Remaja Peduli Gizi: Wujudkan Indonesia Bebas Stunting

Authors

  • Irfandi Rahman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Josepha Mariana Tamaela Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Sahrul Gunawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Mariyo Jane Sanggel Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Muhamad Faizal Arianto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2392

Keywords:

gizi seimbang, pencegahan stunting, pengetahuan remaja

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya terselesaikan di tingkat global maupun di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang dialami anak dalam jangka waktu yang panjang sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Di Indonesia, pencegahan stunting masih menjadi salah satu program prioritas pemerintah karena dampaknya yang signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan kesehatan kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penyebab, dampak, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting serta membangun kesadaran mereka akan pentingnya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan SMP Al Izzah Kota Sorong sebagai mitra. Sasaran kegiatan adalah remaja SMP yang berkolaborasi dengan guru dalam pelaksanaan edukasi kesehatan dan program peduli gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan nilai t hitung sebesar 26,738 dengan nilai signifikansi (p = 0,000; p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja di SMP Al Izzah Kota Sorong. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan merupakan salah satu strategi edukatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya pencegahan stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting.

References

Baroroh, I. (2022). Peningkatan pengetahuan tentang pemenuhan gizi remaja dan edukasi pencegahan stunting. Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 60-64.

BKPK, K. (2025). Potret Stunting di Indonesia. Retrieved from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/potret-stunting-di-indonesia/

Daya, D. K. P. B. (2023). Profil Kesehatan Papua Barat Daya.

Ghasemi, V., Simbar, M., Rashidi Fakari, F., Saei Ghare Naz, M., & Kiani, Z. (2019). The effect of peer education on health promotion of Iranian adolescents: A systematic review. Journal of Pediatric Perspectives, 7(3), 9139-9157.

Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi dan perkembangan remaja di panti asuhan yatim muhammadiyah kecamatan gresik kabupaten gresik jawa timur. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237-248.

Ikasari, F. S., Pusparina, I., & Irianti, D. (2024). Media video animasi meningkatkan sikap remaja tentang gizi seimbang dalam rangka mencegah stunting. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(1), 185-193.

Locke, E. A. (1987). Social foundations of thought and action: A social-cognitive view. In: Academy of Management Briarcliff Manor, NY 10510.

Meherali, S., Rahim, K. A., Campbell, S., & Lassi, Z. S. (2021). Does digital literacy empower adolescent girls in low-and middle-income countries: a systematic review. J Frontiers in Public Health, 9, 761394.

Nugraheni, R. (2024). Program edukasi gizi pada remaja putri untuk mencegah stunting: Tinjauan literatur. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 569-577.

Putri, D. F. E. (2025). Evaluation of Digital-Based Reproductive Education Programs for Improving Adolescent Sexual Knowledge and Behavior. J The Journal of Academic Science, 2(5), 1342-1349.

RI, K. (2023). Gerakan Nasional Aksi Bergizi: Petunjuk Teknis.

Rusilanti, & Riska, N. (2021). Pengaruh Pelatihan Tentang Pemilihan Makanan Sehat Untuk Mencegah Terjadinya Stunting Melalui Edukasi Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 8(02), 175 - 185. doi:10.21009/JKKP.082.06

Siahaya, A., & Tahapary, W. (2024). Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) dan Pelatihan Gizi Seimbang Pada Remaja Putri Untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini. Karya Kesehatan Siwalima, 3(1), 8-15.

Tavip Dwi Wahyuni, A. Y., Pudji Suryani. (2025). Pemberdayaan Remaja Melalui Peer Educator Berbasis Literasi Digital Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Remaja In. Penerbit Nuansa Fajar Cemerlang: Jakarta

UNICEF. (2022). Youth as Agents of Change in Health Promotion.

WHO. (2020). Nutrition in Adolescence: Issues and Challenges for the Health Sector.

WHO. (2021). Stunting: Causes and Consequences. Geneva.

Widuri, A. R. (2021). Evaluasi Koordinasi Penanganan Dan Pencegahan Stunting Terintegrasi Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) SDGS Di Kabupaten Lampung Tengah. Universitas Lampung,

Yana, E., Prasetyo, D., & Zulvayanti, Z. (2024). Utilization Of Digital-Based Educational Media To Increase Adolescent Reproductive Health Knowledge: A Literature Review. J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 34(2), 464-479.

Downloads

Published

2026-09-09 — Updated on 2026-09-09

How to Cite

Rahman, I., Tamaela, J. M., Gunawan, S., Sanggel, M. J., Arianto, M. F., & Hutomo, W. M. P. (2026). Remaja Peduli Gizi: Wujudkan Indonesia Bebas Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(3), 31–36. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2392

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.