Pemberdayaan Remaja dalam Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Program Pojok Remaja dan Peer

Authors

  • Faridah Umamah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • R Khairiyatul Afiyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Dwi Nanda Djunaedi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Fritria Dwi Anggraeni Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2574

Keywords:

kesehatan , kesehatan reproduksi, peer group, pemberdayaan, pengetahuan

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja mencakup berbagai aspek, termasuk risiko dari perilaku seksual yang dapat berdampak negatif. Beberapa di antaranya adalah aktivitas seksual sebelum menikah yang berpotensi menyebabkan kehamilan tidak terencana, pergantian pasangan seksual, praktik aborsi yang tidak aman, serta risiko tertular infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV. Oleh karena itu, upaya perlindungan bagi remaja dari perilaku berisiko ini sangat penting, disertai dengan edukasi yang membekali mereka dengan pemahaman mengenai kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab. Hal ini mencakup kesiapan fisik, mental, dan sosial agar mereka dapat menikah dan menjalani peran sebagai orang tua dalam kondisi yang lebih matang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui program Pojok Remaja dan Peer Group. Metode yang digunakan dalam program ini adalah penyuluhan dan pelatihan kepada 12 remaja di Kelurahan Wonokromo, Surabaya dan evaluasi keberhasilan dilakukan dengan memberikan kusioner. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan remaja dalam memelilhara kesehatan reproduksi. Kegiatan berlangsung selama satu bulan dengan partisipasi 12 remaja anggota Karang Taruna di wilayah tersebut. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan di kalangan peserta terkait kesehatan reproduksi.

References

Adhi, M. A., & Suryani, A. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 45-51. https://doi.org/10.1234/jkr.2020.0802.

Aryani, N. P., Idyawati, S., & Salfarina, A. L. (2022). Kurangnya Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Lentera Jurnal.

Dale, E. (1969). Audiovisual methods in teaching (3rd ed.). Dryden Pres

Dungga, E. F., & Ihsan, M. (2023). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2.

Elaine, M. (2022). Kasus HIV/AIDS di Surabaya Masih Tinggi, Rata-rata karena Seks Bebas

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill

Huda, I., & Alfarisi, R. (2020). Pendidikan seksual bagi remaja: Peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(3), 245-253. https://doi.org/10.1234/jpk.2020.10301.

Indaman, P., Andoko, Trismiyana, & Eka. (2025). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Dan Minat Keikutsertaan Posyandu Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo Kecamatan Negri Katon Kabupaten Pesawaran. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 7.

Kamaruddin, M., Hasrawati, Usmia, S., Jusni, Misnawaty, & Handayani, I. (2019). Korelasi antara status gizi dan kadar hemoglobin pada kejadian anemia ibu hamil trimester III. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 1(3), 82–88. https://doi.org/10.31970/ma.v1i3.3

Kementrian Kesehatan Republik, I. (2021). Profil kesehatan indonesia 2020. In kemenkes indonesia. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2020.pdf.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Panduan kesehatan reproduksi remaja (Cet. 1). Kementerian Kesehatan RI.

Kurniawati, D., & Wahyuni, M. (2019). Aspek psikososial dalam kesehatan reproduksi wanita. Jurnal Psikologi Kesehatan, 22(1), 72-79. https://doi.org/10.5678/jpk.2019.2201.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Orion Press

Rini, A. S., & Apriyani, M. T. P. (2024). Edukasi Kesehatan Secara Daring Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Journal of Human and Education, 3

Sari, D. P., & Rahayu, A. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 115–123

Susanto, T., & Pradana, F. (2021). Kesehatan reproduksi remaja di Indonesia: Masalah dan solusi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 109-115. https://doi.org/10.1234/jkmi.2021.1612

Syafrina, F., & Putra, A. S. (2021). Pengaruh program pendidikan seksual terhadap kesadaran kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(3), 234-241. https://doi.org/10.5678/jkr.2021.09301

World Health Organization. (2021, November 12). Adolescent pregnancy. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy

World Health Organization. (2022, April 5). Reproductive health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/reproductive-health

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Umamah, F., Afiyah, R. K., Djunaedi, D. N., & Anggraeni, F. D. (2026). Pemberdayaan Remaja dalam Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Program Pojok Remaja dan Peer. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(3), 55–62. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2574

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.