Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Eny Septi Wulandari Dwi Prihatin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.1179

Keywords:

kebersihan organ reproduksi, kesehatan reproduksi, pendidikan kesehatan, pengetahuan, remaja

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari kehidupan anak menjadi kehidupan dewasa yang penuh gejolak. Remaja akan mengalami perubahan fisik, pematangan organ-organ reproduksi, organ reproduksi yang rentan terhadap infeksi saluran reproduksi, kehamilan, penyakit menular seksual, dan penggunaan obat-obatan terlarang. Tujuan kegiatan Pendidikan kesehatan tentang “Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi” pada remaja putri Tahfidzul Qur’an Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Srumbung dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai kesehatan organ reproduksi. Metode kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan tentang Kesehatan reproduksi remaja menggunakan media leaflet dan Power Point. Remaja putri yang mengikuti Pendidikan Kesehatan ini berjumlah 109 siswa dengan pengukuran pre-test dan post-test menggunakan instrument pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 50% setelah pemberian Pendidikan Kesehatan remaja. Hasil dari pengabdian tersebut menunjukkan bahwa pemberian edukasi tentang kesehatan remaja efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi.

References

BKKBN. (2020). Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Fubam, R. M. et al. (2022) ‘Sexual and reproductive health knowledge of secondary school adolescents in Fako, Cameroon’, The Pan African medical journal, 41, p.340. doi: 10.11604/pamj.2022.41.340.31686.

Inggrit (2022) ‘Inggrit.pdf’. PKM CSR, p. e-ISSN : 2655-3570.

Lowe, M. et al. (2021) ‘Sexual and reproductive health of adolescents and young people in the Gambia: a systematic review’, Pan African Medical Journal, 40. doi: 10.11604/pamj.2021.40.221.25774.

Ma, X. et al. (2022) ‘Chinese adolescents’ sexual and reproductive health education: A quasi-experimental study’, Public Health Nursing, 39(1), pp. 116–

125. doi: 10.1111/phn.12914.

Obach, A. et al. (2022) ‘Strengths and challenges of a school-based sexual and reproductive health program for adolescents in Chile’, PLoS ONE, 17(3 March),

pp. 1–18. doi: 10.1371/journal.pone.0265309.

Vickers, M. L. et al. (2023) ‘Sexual and Reproductive Health in Adolescents and Young Adults With Psychotic Disorders: A Scoping Review’, Schizophrenia Bulletin, 49(1), pp. 108–135. doi: 10.1093/schbul/sbac114.

Zepro, N. B. et al. (2023) ‘Sexual and reproductive health services use among adolescents in pastoralist settings, northeastern Ethiopia’, BMC Health Services Research, 23(1), pp. 1–13. doi: 10.1186/s12913-023-09616-z.Albert, C., & Garcı´a-Serrano, C. (2010). Cleaning the slate? School choice and educational outcomes in Spain. High Educ, 559–582. http://doi.org/10.1007/s10734-010-9315-9

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Prihatin, E. S. W. D. (2025). Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi: . Jurnal Peduli Masyarakat, 7(6), 215–220. https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.1179

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.