Edukasi dan Deteksi Dini Fibroadenoma Mammae Berbasis Komunitas

Authors

  • Dewi Ari Sasanti Politeknik Borneo Medistra
  • Karnilan Lestari Ningsi Sam Politeknik Borneo Medistra
  • Ayu Wulandari Politeknik Borneo Medistra
  • Laila Nor Jamil Politeknik Borneo Medistra

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.2366

Keywords:

fibroadenoma mammae, remaja, SADARI

Abstract

Fibroadenoma mammae (FAM) merupakan tumor jinak payudara yang paling sering ditemukan pada wanita usia reproduktif, terutama remaja dan dewasa muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang Fibroadenoma Mammae, langkah pencegahan dini, serta keterampilan melakukan Skrining SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan media booklet, ceramah, diskusi, demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan tanggal 20 Juni 2026 di BOS Mall Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan sasaran 30 anggota Sanggar Tari Serumpun Lima, di mulai dengan pembukaan, pre-test, edukasi teori dan demonstrasi deteksi dini dengan SADARI , di akhiri post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Nilai total pre-test sebesar 236 meningkat menjadi 291 pada post-test. Hasil menunjukkan persentase peningkatan sebesar 23,30%, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta mengenai deteksi dini Fibroadenoma Mammae meskipun belum signifikan. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang baik selama sesi diskusi dan demonstrasi SADARI. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas mampu meningkatkan pengetahuan remaja mengenai Fibroadenoma Mammae dan deteksi dini melalui SADARI. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas untuk meningkatkan efektivitas edukasi dan kesadaran kesehatan payudara pada masyarakat.

References

Mahendra Mahendra, Zulhendry Zulhendry, Dina Ramsky, & Dian Takwa Harahap. (2024). Case Report of Benign Breast Tumor: Fibroadenonma Mammae. International Journal of Medicine and Health, 3(3), 109–114. https://doi.org/10.55606/ijmh.v3i3.4177

Fitri, A. E., Daan Khambri and Afriwardi (2022) “Risk Factor Analysis Of Fibroadenoma Mammae In Adolescent Girls In 2021”, Science Midwifery, 10(2), pp. 1788–1792. Available at: https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/545 (Accessed: 9 June 2026).

Yuwaldi, Desri. (2024). Sistem Informasi Berbasis Kesehatan : Pengembangan Model E-Health Untuk Pengenalan Fibroadenoma Mammae (FAM) Pada Remaja Dan Dewasa Awal Di Provinsi Riau. Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan. https://doi.org/10.56467/jptk.v7i1.132

Mesakh, B. D., Binti, C. G. S., Banjarnahor, D. P. P., Rambung, E., & Adrianto, H. (2024). Fibroadenoma Mammae: Prevensi Berdasarkan Karakteristik dan Faktor Risiko. Jurnal Kedokteran Meditek, 30(1), 45–52. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v30i1.2613

Puspa Pamella Suci, Putri, I. S., & Mulatsih, D. (2025). Deteksi Kelainan Fibroadenoma Mammae (FAM) melalui Pemeriksaan Ultrasonografi dan Hubungannya dengan Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Hormonal di Kalangan Wanita Indonesia. JRI (Jurnal Radiografer Indonesia), 8(1), 36-40. https://doi.org/10.55451/jri.v8i1.393

Oktaviany, V., Lindayani, E., & Faozi, A. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Fibroadenoma Mammae dengan Motivasi Melakukan Sadari di SMAN 1 Gantar. Jurnal Ners, 8(2), 1941–1949. https://doi.org/10.31004/jn.v8i2.28108

Abeng, A., Sunarti, S., & Saputri, L. (2026). Effectiveness of Peer Group Education on Breast Self-Examination Skills for Early Detection of Fibroadenoma Mammae: A Quasi-Experimental Study among Adolescent Girls in Indonesia. ancasakti ournal f ublic ealth cience nd esearch, 6(2), 106-112. https://doi.org/10.47650/pjphsr.v6i2.2454

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2024). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (6th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529

World Health Organization. (2021). WHO Guideline on Self-Care Interventions for Health and Well-being (Updated Edition). Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sasanti, D. A., Sam, K. L. N., Wulandari, A., & Jamil, L. N. (2026). Edukasi dan Deteksi Dini Fibroadenoma Mammae Berbasis Komunitas. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(2), 177–182. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.2366

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.