Penerapan Terapi Mewarnai pada Anak dengan Paraparesis Inferior selama Menjalani Hospitalisasi

Authors

  • Dita Putri Rahayu Universitas Harapan Bangsa
  • Noor Yunida Triana Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2690

Keywords:

anak, hospitalisasi, paraparesis inferior, terapi mewarnai

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat memengaruhi kenyamanan dan aktivitas anak selama menjalani perawatan di rumah sakit. Anak dengan paraparesis inferior mengalami kelemahan pada kedua ekstremitas bawah yang dapat membatasi mobilitas dan kesempatan untuk melakukan aktivitas bermain secara bebas. Oleh karena itu, diperlukan aktivitas bermain yang dapat disesuaikan dengan kondisi fisik dan tahap perkembangan anak selama menjalani hospitalisasi. Salah satu aktivitas yang dapat diterapkan adalah terapi mewarnai. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak usia sekolah dengan paraparesis inferior yang menjalani perawatan di rumah sakit. Terapi mewarnai diberikan sebagai aktivitas bermain yang disesuaikan dengan usia, kemampuan, kondisi fisik, dan toleransi anak. Pelaksanaan terapi dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih dan mewarnai gambar dengan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadap pasien anak dengan paraparesis inferior selama menjalani hospitalisasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil penerapan menunjukkan bahwa anak mampu mengikuti aktivitas mewarnai sesuai dengan kemampuan dan kondisi fisiknya serta menunjukkan ketertarikan dan keterlibatan selama kegiatan. Terapi mewarnai dapat menjadi salah satu alternatif aktivitas bermain yang dapat diterapkan pada anak dengan parapaesis inferior selama hospitalisasi untuk mendukung keterlibatan anak dalam aktivitas bermain yang sesuai dengan kondisi dan tahap perkembangannya.

References

Aryani, D., & Zaly, N. W. (2021). Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah. (1), 101–108. https://doi.org/10.36565/jab.v10i1.289

Futri, F., & Risdiana, R. (2023). Terapi bermain mewarnai terhadap kecemasan anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi.

Gerungan, N. (2020). Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. (2), 105–113. https://doi.org/10.35974/jsk.v6i2.2404

Hendrita, D., & Bayuningsih, R. (2024). Pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi.

Rahman, A., Fadhilah, S., & Afiqah, N. (2020). Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak prasekolah.

Riani, T., Afdhal, F., & Arsi, R. (2025). The effect of coloring therapy on anxiety in hospitalized preschool children. (2), 198–211. https://doi.org/10.36916/jkm.v10i2.422

Sari, P. I., Pordaningsih, R., Erwinsyah, E., & Prasetya, R. D. (2023). Penerapan terapi bermain mewarnai untuk menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak usia 3–6 tahun: Studi kasus. (1), 109–115. https://doi.org/10.22437/jini.v4i1.25069

Sudirman, A. A., Modjo, D., & Azis, R. A. (2023). Pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. (2), 100–112. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i2.974

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Rahayu, D. P., & Triana, N. Y. (2026). Penerapan Terapi Mewarnai pada Anak dengan Paraparesis Inferior selama Menjalani Hospitalisasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(4), 171–176. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2690

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.