Studi Kasus: Implementasi Pemberian Air Hangat pada Pasien Anak yang Mengalami Kejang Demam dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

Authors

  • Shella Anugrah Putri Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak
  • Farah Luqyana Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak
  • Wahyu Setiyawan Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak
  • Teti Yustianti RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2381

Keywords:

asuhan keperawatan anak, bersihan jalan napas tidak efektif, kejang demam

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun yang terjadi pada saat kenaikan suhu tubuh, yaitu lebih dari 38°C, yang disebabkan oleh proses di luar otak tanpa ada bukti infeksi pada otak. Studi kasus ini dilakukan pada dua pasien anak, yaitu An. Y dan An. L. Studi kasus ini dilakukan untuk melaksanakan dan membandingkan asuhan keperawatan pada dua  pasien anak yang mengalami kejang demam di  RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Kedua pasien mengalami masalah keperawatan utama yang sama, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi terapeutik yang dilakukan secara kontinu selama tiga hari yaitu pemberian air hangat. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Data yang telah didapatkan kemudian di analisis melalui proses pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada An. Y, masalah bersihan jalan napas teratasi, yang ditandai dengan tidak adanya batuk, sputum minimal, pola napas membaik, dan anak tampak aktif bermain. Sementara pada An. L, masalah bersihan jalan napas belum teratasi karena masih terdapat batuk dan sekret pada hidung. Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh kondisi awal An. L yang mengalami pilek, sekret pada hidung, sputum sulit keluar, dan bunyi napas ronkhi, sehingga memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama. Berdasarkan hasil evaluasi kedua pasien, pemberian air hangat membantu memperbaiki bersihan jalan napas pada pasien anak dengan kejang demam.

References

Afifah, L., Rusmariana, A., & Pratomo, O. S. (2023). Penerapan Pemberian Terapi Inhalasi Nebulizer Terhadap Bersihan Jalan Nafas pada Anak dengan Bronkopneumonia di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 6(1), 516–521. Diambil dari https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/view/1537/1540

Almurdani, A., Rosita, E., Tasnimin, T., Zakiyah, Z., & Andriani, R. (2026). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Penanganan Demam pada Anak Balita di Gampong Blang Neuang , Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Journal of Health and Therapy, 5(2), 1–11. https://doi.org/10.53088/jht.v5i2.2404

Asa, F. (2023). ISPA Pada Anak yang Harus Orangtua Waspadai. Jakarta: Elementa Media.

Cahyaningsih, D. S., Triana, N., & Wati, S. (2025). Buku Asuhan Keperawatan Anak Dengan Gangguan Sistem Neurologi. Jakarta Selatan: Mahakarya Citra Utama. Diambil dari https://play.google.com/books/reader?id=CXJzEQAAQBAJ&pg=GBS.PR4&hl=af

Damayanti, S., Mulyanti, S., & Muttaqiin, Z. (2026). Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Hipertermia pada Bayi K Usia 1 Tahun Yang Mengalami Kejang Demam Di Ruang Mitra Batik 5. Student Health Journal, 3(1), 2–3. Diambil dari https://journal.umtas.ac.id/SENAL/article/download/7434/3138

Dewi, Y. A., Riyadi, R., & Permana, A. D. (2022). Diagnosis dan Tatalaksana ISPA Dengan Telemedis Anak dan Dewasa. Bandung: Unpad Press.

Filiandri, Y., Agustin, N., & Asnaningsih, A. (2023). Pengaruh Implementasi Keperawatan Tapid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Kasus Anak Kejang Demam. Jurnal Keperawatan Merdeka, 3(1), 8–14. Diambil dari https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/view/1635/974

Ginting, A., Sihaloho, E., Ristiani, R., & Simulingga, Y. F. (2024). Peningkatan Kesehatan Balita Melalui Pemeriksaan Rutin dan Edukasi Gizi Seimbang. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(4), 2273–2278. Diambil dari https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/5387/3800

Han, J. Y., & Han, S. B. (2023). Pathogenetic and Etiologic Considerations of Febrile Seizures. Clin Exp Pediatr, 66(2), 46–53. https://doi.org/10.3345/cep.2021.01039

Indryana, I., Nurhayati, S., & Immawati, I. (2023). Penerapan Pendidikan Kesehatan Tentang Penatalaksanaan Kejang Demam Pada Anak Usia Toddler (1 – 3 Tahun) Di Puskesmas Ganjar Agung Kecamatan Metro Barat. Jurnal Cendikia Muda, 3(1), 123–130. Diambil dari https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/447

Julantika, A., Sari, K., Arianingsih, T., & Rofiqoh, A. (2026). Asuhan Keperawatan Hipertermi Pada An.A Dengan Kejang Demam Dan Penerapan Tepid Water Sponge Di Ruang Subi Kecil Rumkital Dr. MidiyatoSuratani Tanjungpinang. Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, 7(2). https://doi.org/10.53475/jicm.v7i2.242

Katarina, M., Abiyoga, A., & Y, N. P. L. (2025). Asuhan Keperawatan Diagnosa Hipertermi Pada Pasien Anak Demam Menggunakan Kompres Aloe vera Di RSUD Abdoel Wahab Sjahraine. 8(1), 1–11.

Kementerian Kesehatan Indonesia. (2023). Laporan SKI 2023. Jakarta. Diambil dari https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/

Kurnia, M. (2020). Asuhan Keperawatan Pada An.A dengan kejang Demam di Ruang Ibu dan Anak RS Tingkat III dr. Reksodiwiryo Padang. Poltekkes Kemenkes RI Padang. Diambil dari https://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id/index.php?p=fstream-pdf&fid=2337&bid=6856

Listyarini, A. D., Putri, E., Triana, I., & Amalia, H. (2024). Pencegahan dan Penanganan Kejang Demam pada Balita di Desa Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. 3(2), 1435–1440. Diambil dari source: Universitas Ngudi Waluyo https://share.google/xgaOfqk5BAHc1fqQ7

Mariyani, M., & Sinurat, L. (2022). Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam Balita Usia 1-5 Tahun Di Rsud Pademangan Jakarta. 4(April), 826–839. Diambil dari https://share.google/IFQKy1Piodb1O52s7

Mohamad, R. W., Gasper, A. V, Kistimbar, S., Modjo, D., & Miniharian, M. (2025). KESEHATAN ANAK. Kota Kendari: Perkumpulan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Progres Ilmiah Kesehatan. Diambil dari https://media.neliti.com/media/publications/617832-kesehatan-anak-716914bf.pdf

Ningsih, N. F., Mufidah, A., Wilujeng, A. P., & Sudiarti, P. E. (2022). Keperawatan Anak. Bandung: Penerbit Media Sains Indonesia.

Penyami, Y., Firdaus, S. N., Wijayanti, M., Rahmawati, I., Hartono, M., & Inayah, M. (2024). Studi Kasus: Implementasi Manajemen Jalan Napas Pada Anak dengan Pneumonia. The Journal of Cross Nursing, 1(2), 11. Diambil dari https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/LIK/article/view/11404

Priono, A., Immawati, I., & Nurhayati, S. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Anak. Jurnal Cendikia Muda, 4(1), 36–42. Diambil dari source: Jurnal Wacana Kesehatan https://share.google/OllWTK5mPIpPpkbYE

Purwanto, I., & Pamboaji, G. (2023). Gambaran Asuhan Keperawatan pada Pasien yang Mengalami Kejang Demam Sederhana: Studi Kasus. Nursing Analysis: Journal of Nursing Research, 3(1), 19–29.

Ross Anna, Abd. Majid, & Basri. (2021). Pengaruh Pemberian Air Hangat Terhadap Frekuensi Pernapasan Pasien Tb Paru di RSUD Haji Makassar. Jurnal Mitrasehat, 11(1), 129–137. https://doi.org/10.51171/jms.v11i1.277

RSUD dr. Adjidarmo. (2023). Medical Record RSUD dr. Adjidarmo. Rangkasbitung: RSUD dr. Adjidarmo.

RSUD dr. Adjidarmo. (2024). Medical Record RSUD dr. Adjidarmo. Rangkasbitung: RSUD dr. Adjidarmo.

RSUD dr. Adjidarmo. (2025). Medical Record RSUD dr. Adjidarmo. Rangkasbitung: RSUD dr. Adjidarmo.

Safina, L., Koerniawan, D., & Frisca, S. (2026). Pemberian Minum Air Hangat dalam Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas pada Pasien Asma di Instalasi Gawat Darurat. Journal of Educational Innovation and Public Health, 4(April). Diambil dari https://prin.or.id/index.php/Innovation/article/view/8702/6306

Sari, F. W. (2022). Asuhan Keperawatan Dengan Bersihan Jalan Napas Pada Kasus Kejang Demam Terhadap An.A Diruang Edelweis RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara Tanggal 21-23 Februari 2022. Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Program Studi Keperawatan Kotabumi. Diambil dari https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/1960/

Sawires, R., Buttery, J., & Fahey, M. (2022). A Review of Febrile Seizures: Recent Advances in Understanding of Febrile Seizure Pathophysiology and Commonly Implicated Viral Triggers. National Library of Medicine, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.3389/fped.2021.801321

Sekarini, S., Kumalasari, G., Sita, D. N. L. D. A., & Alfino, I. F. (2025). Persepsi Dan Sikap Orang Tua Tentang Tanda Gejala Dan Penanganan Pertama Kegawatdaruratan Kejang Demam Dan Diare Pada Anak Di Rumah. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 8(1), 37–49. https://doi.org/10.48079/jika.v8i1.129

Silvana, S., Sipayung, N. P., & Sianipar, E. L. (2026). Gambaran Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Pertolongan Pertama Kejang Demam pada Anak Di RSUP . H . Adam Malik Medan 2022. Jurnal Kesehatan Indonesia Peduli, 02(01), 250–258. Diambil dari https://ojs.gelcipnus.org/index.php/jkip/article/view/200/283

Sumarni, S., & Utami, T. A. (2026). Analisis Penerapan Fisiotherapi Dada Dan Edukasi Pemberian Minum Air Hangat Pada Balita Bronkhopneumonia Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Rawat Inap Rs X Bsd: Laporan Kasus. Malahayati Nursing Journal, 8(1), 421–429. Diambil dari https://share.google/fOkcGMrILC0ZzxgsI

Suryagustina, S., Prisawati, P., & Indrawan, I. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Keluarga dalam Penanganan Kejang Demam pada Anak: Literature Review. Ahmarmetastasishealth Journal, 2(2), 52–62. https://doi.org/10.53770/amhj.v2i2.119

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). SDKI. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). SIKI. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). SLKI. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Wakiah, A. (2024). Asuhan Keperawatan Pasien Pneumonia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di IGD Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Universitas Muhammadiyah Gombong, 5(1), 70–80.

Wijiastuti, A. Y. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Bronkopneumonia Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang Aster Rs Prof. Dr. Margono Soekardjo PurwokertoAsuhan Keperawatan Pada Pasien Bronkopneumonia Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan N. Universitas Muhamadiyah Gombong, (8.5.2017), 2003–2005. Diambil dari https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/LIK/article/view/11404

Zulharmaswita, Z., Deswita, D., Herawati, N., Gafar, A., Syahrun, S., Hardoni, Y., & Adinda, D. P. (2025). Nursing Care for Babies with Febrile Convulsion in the Child Room. Journal of Applied Holistic Nursing Science, 1(2), 59–64. https://doi.org/10.70920/jahns.v1i2.183

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Putri, S. A., Luqyana, F., Setiyawan, W., & Yustianti, T. (2026). Studi Kasus: Implementasi Pemberian Air Hangat pada Pasien Anak yang Mengalami Kejang Demam dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(4), 193–202. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2381

Similar Articles

<< < 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.