Edukasi Kesehatan tentang Perempuan Sehat dan Berdampak sebagai Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Perempuan
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2760Keywords:
derajat kesehatan, edukasi, kesehatan, perempuan berdampak, perempuan sehatAbstract
Kesehatan perempuan merupakan indikator utama dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, karena perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga sebagai pengasuh, pengelola kesehatan rumah tangga, serta agen perubahan perilaku hidup sehat. Status kesehatan perempuan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi berikutnya dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan melalui edukasi kesehatan yang komprehensif dan berbasis komunitas. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, dengan sasaran adalah semua perempuan (remaja putri, ibu-ibu dan seluruh kader kesehatan di RT 06 RW 03 Kelurahan Wonokromo Surabaya, sebesar 40 orang.. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan dan permasalahan kesehatan peserta, dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mengenai konsep perempuan sehat dan berdampak, kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, pencegahan penyakit, kesehatan mental, serta perilaku hidup sehat. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi/praktik sederhana, dan pemberian media edukasi yang dapat digunakan peserta secara mandiri. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara komprehensif serta meningkatnya kemampuan peserta dalam menerapkan perilaku hidup sehat dan melakukan pencegahan masalah kesehatan.
References
Baccolini, V., Isonne, C., Salerno, C., Giffi, M., Migliara, G., Mazzalai, E., et al. (2022). The association between adherence to cancer screening programs and health literacy: A systematic review and meta-analysis. Preventive Medicine, 155, 106927. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2021.106927
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2024). Kota Surabaya dalam angka 2024. BPS Kota Surabaya
Candry, N., & Amir, Y. (2023). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Risiko Cedera Dan Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.
Canuto, K., Preston, R., Rannard, S., & others. (2022). How and why do women’s groups (WGs) improve the quality of maternal and child health (MCH) care? A systematic review of the literature. BMJ Open, 12(2), e055756. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-055756
Dağlar, Ö. Ş., & Oskay, Ü. (2022). Sağlık okuryazarlığının kadın sağlığı üzerine etkileri: Bir sistematik derleme [The effects of health literacy on women's health: A systematic review]. İzmir Katip Çelebi Üniversitesi Sağlık Bilimleri Fakültesi Dergisi, 7(3)
Khan, M., Dave, A., Benton, M., Moss, N., & Kaler, M. K. (2024). Health literacy interventions for pregnant women with limited language proficiency in the country they live in: A systematic review. BMC Public Health, 24, 3287. https://doi.org/10.1186/s12889-024-20747-8
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kemenkes RI.
Marmot, M., Friel, S., Bell, R., Houweling, T. A., & Taylor, S. (2008). Closing the gap in a generation: Health equity through action on the social determinants of health. The Lancet, 372(9650), 1661–1669. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(08)61690-6.
Nair, M., et al. (2024). Changing maternal and child nutrition practices through integrating social and behavior change interventions in community-based self-help and support groups: Literature review from Bangladesh, India, and Vietnam. Frontiers in Nutrition, 11. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.146482
Ningrum, E. W., Lusmilasari, L., Huriyati, E., Marthias, T., & Hasanbasri, M. (2024). Improving maternal health literacy among low-income pregnant women: A systematic review. Narra X, 4(2), e886. https://doi.org/10.52225/narra.v4i2.886
Umamah F, Santoso B, Hasina SN, Afiyah RK. Analysis of the characteristics of pregnant women affect nurse interaction with self-hypnosis approach in prevention of preeclampsia. Bali Med J. 2023;12(2):1277-82. doi:10.15562/bmj.v12i2.4306.
Umamah F, Afiyah RK, Anggraini FD, Bistara DN, Djunaedi D. Empowering pregnant mothers to increase self-care as an effort to prevent preeclampsia. Community Serv J Indones. 2022;4(1):28-33. doi:10.36720/csji.v4i1.400.
World Health Organization. (1986). Ottawa Charter for Health Promotion. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2020). WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: World Health Organization
World Health Organization. (2021). Women’s health and well-being in the 21st century. WHO.
World Health Organization. (2024). Health Promotion. Geneva: World Health Organization.
Wood, A., & Mohd. Nor Shahizan Ali. (2022). Media health literacy on preventive health behavior among Indonesian women. International Journal of Media and Communication Research, 3(1), 44–52. https://doi.org/10.25299/ijmcr.v3i1.8138
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faridah Umamah, R. Khairiyatul Afiyah, Nurul Kamariyah, Siti Nur Hasina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

