Pemberdayaan Masyarakat dengan Metode IMB melalui Pendekatan “Trisna” pada Wanita Usia Subur untuk Pencegahan Stunting

Authors

  • Rita Benya Adriani Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Dwi Sulistyowati Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Happy Indri Hapsari Universitas Kusuma Husada Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2433

Keywords:

information motivation behavioral skills, budaya TRISNA, pemberdayaan masyarakat, pencegahan stunting, wanita usia subur

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan upaya pencegahan sejak masa prakonsepsi melalui pemberdayaan wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui. Edukasi kesehatan yang berfokus pada peningkatan pengetahuan saja belum cukup untuk menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan, sehingga diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek informasi, motivasi, keterampilan, dan nilai budaya masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pencegahan stunting melalui pendekatan Information Motivation Behavioral Skills (IMB) yang dipadukan dengan nilai budaya TRISNA. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Balita Cendrawasih RW XXVI Kelurahan Mojosongo, Kota Surakarta pada Januari hingga Mei 2026 dengan melibatkan 30 wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan minuman kacang hijau, pemeriksaan antropometri, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi, yang didukung oleh penyampaian informasi, penguatan motivasi, praktik keterampilan, serta penerapan nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran. Keterlibatan aktif kader Posyandu dan tenaga kesehatan turut mendukung terciptanya proses pemberdayaan masyarakat yang partisipatif dan berkelanjutan. Integrasi pendekatan Information Motivation Behavioral Skills (IMB) dengan nilai budaya TRISNA memberikan alternatif model pemberdayaan masyarakat yang kontekstual dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan berpotensi diterapkan pada komunitas lain dengan karakteristik sosial budaya yang serupa.

References

Airhihenbuwa, C. O., Iwelunmor, J., Munodawafa, D., Ford, C. L., Oni, T., Agyemang, C., & Mota, C. (2021). Culture matters in communicating the global response to COVID-19. Preventing Chronic Disease, 18, E60. https://doi.org/10.5888/pcd18.200245

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., ... Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X

de Onis, M., & Branca, F. (2022). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition. (Harus disesuaikan dengan artikel yang benar-benar digunakan sebelum submit).

Fisher, J. D., Fisher, W. A., Amico, K. R., & Harman, J. J. (2006). An information-motivation-behavioral skills model of adherence to antiretroviral therapy. Health Psychology, 25(4), 462–473. https://doi.org/10.1037/0278-6133.25.4.462

Ismawati, I., Suryani, S., & Rahmawati, R. (2021). Determinan kejadian stunting pada balita: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Laverack, G. (2020). Health promotion practice: Building empowered communities (2nd ed.). McGraw-Hill Education.

Lee, N. R., & Kotler, P. (2011). Social marketing: Influencing behaviors for good (4th ed.). Sage Publications.

McDougal, L., Raj, A., Silverman, J. G., & Jejeebhoy, S. J. (2022). Community engagement interventions to improve maternal and child health outcomes: A systematic review. BMC Public Health. (Lengkapi volume, artikel, dan DOI sesuai artikel yang digunakan).

Mertowardoyo, W. (2006). Psikologi kebatinan dan kesehatan. Pustaka Pelajar.

Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

UNICEF. (2021). The State of the World's Children 2021. United Nations Children's Fund.

UNICEF. (2023). Improving Child Nutrition: The Achievable Imperative for Global Progress. United Nations Children's Fund.

Victora, C. G., Christian, P., Vidaletti, L. P., Gatica-Domínguez, G., Menon, P., & Black, R. E. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries: Variable progress towards an unfinished agenda. The Lancet, 397(10282), 1388–1399. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00394-9

World Health Organization. (2023). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Joint Child Malnutrition Estimates, 2023 edition. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Adriani, R. B., Sulistyowati, D., & Hapsari, H. I. (2026). Pemberdayaan Masyarakat dengan Metode IMB melalui Pendekatan “Trisna” pada Wanita Usia Subur untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(3), 79–90. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i3.2433

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.