Implementasi Penyuluhan HIV AIDS kepada Remaja

Authors

  • Rita Kombong STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Faysal Kastella STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Wa Ode Nurlina STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Gloria Latuperissa STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.2055

Keywords:

HIV/AIDS, pencegahan, pengetahuan, penyuluhan, remaja

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang signifikan. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kerentanan terhadap infeksi oportunistik. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena berada pada fase perkembangan dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang pesat, serta tingginya rasa ingin tahu yang tidak selalu diimbangi dengan pengetahuan kesehatan reproduksi yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan yang tepat. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai HIV/AIDS, meliputi cara penularan, pencegahan, pengobatan, serta pentingnya perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan kepada remaja di Passo dengan pendekatan ceramah interaktif dan tanya jawab dengan jumlah peserta sebanyak 7 remaja. Materi mencakup pengertian HIV/AIDS, tanda dan gejala, cara penularan, pencegahan, serta peran remaja dalam mengurangi risiko. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 40% sebelum penyuluhan menjadi 90% setelah penyuluhan. Sebagian besar peserta mampu memahami aspek penting terkait HIV/AIDS, termasuk gejala, penularan, pencegahan, dan pengobatan. Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai HIV/AIDS.

 

References

American Gene Technologies. (2023). Why Is It So Difficult to Find an HIV Cure? American Gene Technologies. https://www.americangene.com/blog/why-is-it-so-difficult-to-find-an-hiv-cure/

Belle, J. A., & Gamedze, N. N. (2019). Behavioral factors contributing to the transmission of HIV and AIDS amongst young women of Mbabane in Swaziland. African Health Sciences, 19(3), 2302–2311. https://doi.org/10.4314/ahs.v19i3.2

Costa, A. B., Henriques, L., Feijo, M., & Vaites, A. M. (2022). HIV Voluntary Counseling and Testing (VCT-HIV) Effectiveness for Sexual Risk-Reduction Among Key Populations: A Systematic Review and Meta-analysis. EClinical Medicine, 52.

Hafizah, Y., Salman, Y., & Hidriya, H. (2022). GAMBARAN Candida albicans PADA URIN REMAJA DI PANTI ASUHAN X BANJARMASIN. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 4(2), 54–60.

Hulu, V. T., Salman, S., Supinganto, A., Amalia, L., Khariri, S. E., Nilasari, N., Siagian, N., Hastuti, P., & Syamdarniati. (2020). Epidemiologi Penyakit Menular: Riwayat, Penularan dan Pencegahan. In A. Rikki (Ed.), Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents. Yayasan Kita Menulis.

Kemenkes RI. (2020). Infodatin HIV AIDS. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–8. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-2020-HIV.pdf

Kumar, M., Kumar, G., Kumar, R., Muni, S., Choubey, S., Kumar, S., & Kumari, N. (2023). A Comparative Analysis of Microscopy, Culture, and the Xpert Mycobacterium tuberculosis/Rifampicin Assay in Diagnosing Pulmonary Tuberculosis in Human Immunodeficiency-Positive Individuals. Cureus, 15(8), e42962. https://doi.org/10.7759/cureus.42962

Mahamboro, D. B., Fauk, N. K., Ward, P. R., Merry, M. S., Siri, T. A., & Mwanri, L. (2020). HIV Stigma and Moral Judgement: Qualitative Exploration of the Experiences of HIV Stigma and Discrimination among Married Men Living with HIV in Yogyakarta. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(2). https://doi.org/10.3390/ijerph17020636

Mardalena, M., & Apriani, S. (2020). Membangun Perilaku Anti Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)- Human Immunodeficiency Virus (HIV) Pada Kelompok Remaja. BERDIKARI : Jurnal Inovasi Dan Penerapan Ipteks, 8(1), 41–47. https://doi.org/10.18196/bdr.8175

Nurwati, N., & Rusyidi, B. (2019). Pengetahuan Remaja Terhadap HIV-AIDS. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 288. https://doi.org/10.24198/jppm.v5i3.20607

Sabilla, M., & Nurfadhilah. (2022). Pengetahuan Komprehensif Remaja Tentang Hiv Di Kota Tangerang Selatan Menuju End AIDS 2030. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 11–17.

Sri Wahyuni, N. W., Negara, I. M. K., & Putra, I. B. A. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang HIV/AIDS Dengan Minat Ibu Hamil Melakukan Voluntary Counselling And Testing (VCT) Di Puskesmas Ubud II. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(1), 21–27. https://doi.org/10.37294/jrkn.v7i1.441

Yuliyanasari, N. (2017). Global Burden Desease – Human Immunodeficiency Virus – Acquired Immune Deficiency Syndrome ( Hiv-Aids ). Qanun, 01(October 2016), 65–77. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/qanunmedika/article/download/385/294

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Kombong, R., Kastella, F., Nurlina, W. O., & Latuperissa, G. (2026). Implementasi Penyuluhan HIV AIDS kepada Remaja. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(1), 161–166. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.2055

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.