Pemberdayaan Ibu Menyusui melalui Integrasi Terapi Komplementer Manual dengan Teknik Psychoeducation dan Mind Mapping
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.879Keywords:
ibu menyusui, komplementer manual, mind mapping, pendampingan, psychoeducationAbstract
RW 05 Kelurahan Andalas memiliki data cakupan pemberian ASI terendah pada tahun 2023 yaitu dari 20,1%. Kejadian stunting untuk daerah ini masih tinggi yaitu sekitar 25%. Data ini cukup mengkhawatirkan karena pemberian ASI sangat berhubungan dengan kejadian stunting pada anak. Permasalahan mitra didapatkan bahwa kelompok ibu menyusui belum mengetahui cara untuk mengatasi masalah selama masa menyusi seperti ASI tidak keluar, bendungan ASI, payudara nyeri dan puting luka. Ibu tidak memahami terapi komplementer manual yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dan belum ada teknik yang menarik dalam pemberian edukasi sebelumnya. Rendahnya pemberian ASI masih menjadi fenomena masalah di daerah ini, sehingga dibutuhkan pemberdayaan ibu menyusui dalam penggunaan terapi manual dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu tentang pentingnya ASI serta mencegah terjadinya stunting pada anak . Tujuan Kegiatan adalah meningkatkan keyakinan dan pengetahuan ibu dalam pemberian ASI melalaui penggunaan terapi komplemeter. Kegiatan dilakukan dengan metode pemberdayaan ibu menyusui melalui integrasi terapi komplementer manual dengan teknik pscycoeducation dan mind mapping di RW 05 Kelurahan Andalas dengan sasaran 15 orang ibu menyusui . Kegiatan diawali dengan persiapan, pelaksanaan pemberdayaan dan evaluasi. nilai terendah 34 dan tertinggi 50. Nilai posttest didapatkan nilai terendah 55 dan tertinggi 67. Nilai rata-rata pretest yaitu 41 dan posttest yaitu 59,8. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan keyakinan diri, nilai rata-rata sebanyak 18,8. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa self efficacy ibu menyusui meningkat secara signifikan setelah kegiatan. Ibu merasa lebih yakin dalam memberikan ASI, lebih tenang saat menghadapi stres, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kendala menyusui.
References
Akmal, D., & Yanistian, S. S. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang gizi balita terhadap status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Selogiri Kabupaten Wonogiri. Pena Medika Jurnal Kesehatan, 10(1).
Blyth, R., Creedy, D., Dennis, C., Moyle, W., Pratt, J., De Vries, S., et al. (2002). Effect of maternal confidence on breastfeeding duration: A prospective cohort study. Birth, 29(4), 278–284.
Buzan, T. (2018). The ultimate book of mind maps. HarperCollins.
Dennis, C. L. (2003). The breastfeeding self-efficacy scale: Psychometric assessment of the short form. Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing (JOGNN), 32(6), 734–744.
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2023). Profil Kesehatan Kota Padang. Dinas Kesehatan Kota Padang.
Fitriani, A. U., & Mauyah, N. (2022). Pemberian ASI eksklusif dan usia pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 810–817.
Fitria, N., & Suryani, E. (2020). Efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(2), 78–84.
Ildayanti, I., & Wahyuni, A. S. (2025). Kombinasi terapi payudara dan pijat oksitosin untuk optimalisasi laktasi pada ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Fatimah, 1(1), 12–25.
Imanda, A. (2018). Pengaruh intervensi psikoedukasi dan mind mapping terhadap kontrol sosial orang tua dalam penggunaan gadget anak (Skripsi). Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Listyarini, A. D., Handayani, O. W. K., & Farida, E. (2025). The effect of group guidance with the mind mapping method on increasing the knowledge of fertile age couples in efforts to prevent stunting. Proceedings of International Conference on Health Science, Practice, and Education, 391–400.
Otsuka, K., Taguri, M., Dennis, C. L., Wakutani, K., Awano, M., Yamaguchi, T., et al. (2008). Effect of social support on breastfeeding outcomes. Pediatrics International, 50(2), 253–258.
Rahman, Y., & Ramli, Z. (2021). Psychoeducation and breastfeeding self-efficacy among postpartum mothers. Indonesian Journal of Health Research, 2(1), 34–42.
Riksani, R. (2012). Keajaiban pijat oksitosin untuk ibu menyusui. Salemba Medika.
Sapkota, S., Kobayashi, T., Yasuoka, J., Takahashi, Y., & Mori, R. (2014). Impact of psychoeducation on breastfeeding outcomes: A randomized controlled trial. International Breastfeeding Journal, 9(1), 4–10.
Xanda, A. N., Safitri, O., & Panduwinata, R. (2019). Psikoedukasi kesehatan dalam melakukan perawatan payudara pada ibu nifas. Journal of Psychological Perspective, 1(2), 67–72.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rini Rahmayanti, Fitri Wahyuni, Dwi Puspasari, Rahmat Syarief, Radiatul Husna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.