Pengaruh Implementasi Budaya Keselamatan Pasien terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap

Authors

  • Rizka Aroza Universitas Respati Indonesia
  • Alih Germas Kodyat Universitas Respati Indonesia
  • Ahdun Trigono Universitas Respati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jlh.v6i4.445

Keywords:

budaya keselamatan pasien, kinerja, perawat

Abstract

ABSTRAK

Pembentukan komite mutu rumah sakit dan penerapan budaya keselamatan pasien melalui langkah strategis sesuai regulasi nasional merupakan fondasi penting dalam meningkatkan mutu layanan, mencegah kejadian tidak diharapkan, dan memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi budaya keselamatan pasien terhadap kinerja perawat di Unit Rawat Inap RS Tk III Dr. Bratanata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 132 perawat sebagai responden. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner budaya keselamatan pasien dan kinerja perawat, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan metode regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat budaya keselamatan pasien berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 74,7. Regresi linear sederhana menunjukkan bahwa seluruh dimensi budaya keselamatan meliputi komunikasi, pelaporan insiden, respons terhadap kesalahan, pembelajaran memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perawat (p < 0,05). Budaya keselamatan juga terbukti mendorong peningkatan jumlah pelaporan insiden secara sukarela, sebagai indikator partisipasi aktif dalam menjaga mutu layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi budaya keselamatan pasien berpengaruh nyata terhadap peningkatan kinerja perawat di unit rawat inap, dengan pelaporan insiden sebagai elemen yang paling terlihat. Sepuluh aspek budaya keselamatan dapat menjelaskan 26,4% variasi dalam kinerja. Diperlukan upaya manajerial dalam mendukung komunikasi terbuka, sistem pelaporan yang aman, serta pembinaan berkelanjutan agar budaya keselamatan dapat tertanam secara sistemik.

References

Anggi, A.N., Kur’aini, N. and Krisdianto, M.A. (2021), “Analisis Budaya Keselamatan Pasien Berbasis HSOPSC (Hospital Survey on Patient Safety Culture) sebagai”, Assosiasi Dosen Muhammadiyah Magister Administrasi Rumah Sakit, Vol. 6 No. 2, pp. 35–49.

Azyabi, A., Karwowski, W. and Davahli, M.R. (2021), “Assessing Patient Safety Culture in Hospital Settings”, International Journal of Environmental Research and Public Health, Vol. 18 No. 5, p. 2466, doi: 10.3390/ijerph18052466.

El-Sayed Ammar, H., Ismail Zaki Keshk, L. and E. A. El Dahshan, M. (2025), “Inclusive Leadership and Its Relation to Teamwork Practices and Patients’ Safety Culture from Nurses’ Perspective”, Egyptian Journal of Health Care, Vol. 16 No. 2, pp. 444–460, doi: 10.21608/ejhc.2025.430000.

Hakami, A., Hussain, F., Bakheet, A., Alghamdi, K. and AlAtrash, K. (2023), “Nursing Research Priorities based on the Nurse-sensitive Indicators: Scoping Review”, The Open Nursing Journal, Vol. 17 No. 1, doi: 10.2174/18744346-v17-e230508-2023-29.

Kaya, S., Banaz Goncuoglu, M., Mete, B., Asilkan, Z., Mete, A.H., Akturan, S., Tuncer, N., et al. (2023), “Patient Safety Culture: Effects on Errors, Incident Reporting, and Patient Safety Grade”, Journal of Patient Safety, Vol. 19 No. 7, pp. 439–446, doi: 10.1097/PTS.0000000000001152.

Kementerian Kesehatan Indonesia. (2017), Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien.

Kementerian Kesehatan Indonesia. (2020), Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 80 Tahun 2020 Tentang Komite Mutu Rumah Sakit.

Kementerian Kesehatan Indonesia. (2024), Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/43463/2024. Pedoman Survei Budaya Keselamatan Pasie.

Lu, L., Ko, Y.-M., Chen, H.-Y., Chueh, J.-W., Chen, P.-Y. and Cooper, C.L. (2022), “Patient Safety and Staff Well-Being: Organizational Culture as a Resource”, International Journal of Environmental Research and Public Health, Vol. 19 No. 6, p. 3722, doi: 10.3390/ijerph19063722.

Parand, A., Dopson, S., Renz, A. and Vincent, C. (2014), “The role of hospital managers in quality and patient safety: a systematic review”, BMJ Open, Vol. 4 No. 9, p. e005055, doi: 10.1136/bmjopen-2014-005055.

Paripih W, Martiana T and Dhamanti I. (2023), “Mengukur Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang Menggunakan Menggunakan Survei HSOPSC”, Urnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, Vol. 14 No. 2.

Shameela, A. and Sulistiadi, W. (2024), “The Role of Teamwork in Building Patient Safety Culture at Hospital ‘X’ in South Jakarta, Indonesia”, International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), Vol. 7 No. 1, doi: 10.35654/ijnhs.v7i1.765.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Aroza, R., Kodyat, A. G., & Trigono, A. (2025). Pengaruh Implementasi Budaya Keselamatan Pasien terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap. Journal of Language and Health, 6(4), 369–374. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i4.445

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.