Efektivitas Komunikasi terhadap Kepatuhan Perawat dalam Menjalankan Protokol Keselamatan Pasien
DOI:
https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.239Keywords:
efektivitas komunikasi, kepatuhan perawat, protokol keselamatan pasienAbstract
Keselamatan pasien merupakan prioritas utama, namun insiden akibat ketidakpatuhan perawat terhadap protokol masih terjadi, salah satunya karena komunikasi internal yang kurang efektif. Penelitian ini menganalisis pengaruh efektivitas komunikasi terhadap kepatuhan perawat di RS Permata Depok (Mei–Juli 2025) dengan desain kuantitatif analitik cross-sectional pada 107 responden dari 147 perawat yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang valid dan reliabel, serta wawancara mendalam pada informan kunci. Analisis menggunakan regresi linier sederhana, berganda, dan tematik. Hasil menunjukkan efektivitas komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan (R² = 0,407; p = 0,000; B = 0,756) dengan kontribusi 40,7%. Secara simultan, kelima aspek komunikasi signifikan (F = 15,908; p = 0,000), namun secara parsial hanya kejelasan pesan (p = 0,000) dan frekuensi komunikasi (p = 0,040) yang berpengaruh. Wawancara menegaskan briefing rutin terstruktur meningkatkan kepatuhan, meski masih ada hambatan struktural dan organisasional. Disimpulkan bahwa komunikasi yang jelas dan sering meningkatkan kepatuhan.
References
Asmaningrum. (2023). Manajemen Keperawatan. Malang: PT. Literasi Nusantara.
Daft, R. L. (2018). Organization theory and design (13th ed.). Boston: Cengage Learning.
Dhamanti. (2024). Report: Insiden keselamatan pasien di Indonesia tahun 2021. Surabaya.
Effendy, O. U. (2009). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Endriani, C., Kodyat, A. G., & Trigono, A. (2024). Pengaruh komunikasi interpersonal, motivasi dan sikap terhadap pelaksanaan patient safety di rawat inap Rumah Sakit Tingkat IV 02.07.04 Bandar Lampung. Jurnal Manajemen Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 8(2), 233–241. Available from http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/MARSI
Fitria. (2025). Hubungan komunikasi efektif SBAR dengan penerapan sasaran keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Majene [Skripsi]. Majene: Universitas Sulawesi Barat. Available from https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1742/
Greenberg, J., & Baron, R. A. (2008). Behavior in organizations (9th ed.). Upper Saddle River: Pearson Prentice Hall. Available from https://archive.org/details/behaviorinorgani0009gree
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang keselamatan pasien rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Komisi Akreditasi Rumah Sakit. (2022). Standar Akreditasi Rumah Sakit Nasional. KARS.
Marfiyah, S., Purwadhi, & Rubini, R. A. (2024). Pengaruh kepatuhan tenaga kesehatan dalam melakukan standard precautions dan komunikasi efektif SBAR terhadap budaya keselamatan pasien IGD RSUD Aek Kanopan Sumatera Utara. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 597–616.
Mundakir. (2016). Komunikasi pelayanan kesehatan. Yogyakarta: Indomedia Pustaka.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Boston: Pearson Education.
Saefulloh, A., Pranatha, A., & Mulyani, R. (2020). Hubungan komunikasi pada saat handover dengan pelaksanaan indikator patient safety di instalasi rawat inap Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon. Nurscope, 6(1), 27–33. https://doi.org/10.30659/nurscope.6.1.27-33
Suherman, D., et al. (2023). Manajemen keselamatan pasien. Jambi: Sonpedia Publishing.
Wijayanti, et al. (2024). Buku ajar manajemen patient safety. Bandung: Nuansa.
World Health Organization. (2022). Patient safety. Geneva: WHO. Available from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




