Studi Deskrifitif: Perbandingan Kemandirian Komunitas dalam Melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Stunting
DOI:
https://doi.org/10.37287/jlh.v6i4.1048Keywords:
kemandirian, komunitas, pencegahan, stuntingAbstract
Pencegahan dan pengendalian stunting memerlukan pendekatan holistik yang mencakup pendidikan dan promosi kesehatan, pemberdayaan komunitas masyarakat. Pemberdayaan komunitas masyarakat memainkan peran kunci dalam upaya pencegahan dan pengendalian stunting yang saat ini masih belum dimaksimalkan. Upaya menggabungkan berbagai potensi masyarakat diharapkan dapat mengurangi angka stunting secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian komunitas mayarakat dalam pencegahan dan pengendalian stunting di provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif komparatif di wilayah yang berbeda yakni Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Populasi pada penelitian ini yakni ketua atau pengurus komunitas masyarakat. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample yakni 20 orang. Variabel utama adalah kemandirian komunitas dalam pencegahan dan pengendalian stunting, yang diukur melalui indikator kemandirian I, II, III dan IV. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur. Prosedur pengumpulan data meliputi persiapan dan pelaksanaan. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas masyarakat di Provinsi NTT memiliki tingkat kemandirian dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian kasus stunting mayoritas berkategori baik yakni 16 Komunitas (80.0%). Sedangkan komnitas masyarakat di Provinsi NTB semua Komunitas (100.0%) memiliki tingkat kemandirian Komunitas dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian kasus stunting mayoritas berkategori baik. Kesimpulan yakni komunitas di provinsi dengan prevalensi stunting lebih tinggi memiliki tingkat kemandirian pencegahan dan pengendalian kasus stunting lebih rendah jika dibandingkan dengan provinsi dengan prevalensi stunting lebih rendah.
References
Brayan, P., & Medan, K. (2022). Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Puskesmas Pulo Brayan Kota Medan Tahun 2022. Darma Agung Husada, 9(2), 40–47.
Irfan, I., Handayani, F., Pujiyanti, R., & Artama, S. (2024). The Role of Posyandu Cadres and e-PPGBM Application Operators in Early Detection of Stunting in Kupang City , Nusa Tenggara Timur. Buletin Penelitian Kesehatan, 52(1), 39–53. https://doi.org/10.33860/bpk.v52i1.3965
Jati, T. W. U., Sukin, M., & Ultanti, A. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019-2023. Jurnal Statistika Terapan, 4(2), 83–93.
Maulany F.R et al. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Akses Kesehatan (Vol. 01, Issue 03, pp. 206–221).
Mintawati, H. (2022). Pembinaan Dan Pencegahan Stunting Di Desa Cisaat Kabupaten Sukabumi. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(2), 109–120. https://jurnalp4i.com/index.php/healthy/article/view/1193
Ngambut, K., Wanti, W., Telan, A. B., Resi, E. M., Mandala, S., Upa, P., Irfan, I., Theodolfi, R., & Pantaleon, M. G. (2025). Kolaborasi Sektoral Dalam Penyuluhan Pencegahan Stunting Di Gereja Talitakumi Desa Raknamo Kabupaten Kupang. 5(0), 74–80. https://doi.org/https://doi.org/10.53690/ipm.v5i02.404
Nining Handayani et. (2021). Analisis Faktor Determinan Stunting di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Midwifery Update (MU), 3(1), 1–7. http://jurnalmu.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/jurnalmu/article/view/102
Oktavian, A. F., & Setianto, B. (2022). Analisis Faktor yang Memengaruhi Pelaksanaan Keselamatan Pasien. Jurnal Sosial Dan Sains, 2(8), 831–842. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v2i8.471
Sari, D., Oktafiani, H., … K. W.-J. (Journal of, & 2022, undefined. (2022). Mari Entaskan Resiko Stunting Pada Masa Pandemi Covid-19 (Mi Kriting Devi-19). Journal.Ummat.Ac.Id, 5(2), 536–545. http://journal.ummat.ac.id/index.php/JCES/article/view/5699
Suratri, M. A. L., Putro, G., Rachmat, B., Nurhayati, Ristrini, Pracoyo, N. E., Yulianto, A., Suryatma, A., Samsudin, M., & Raharni. (2023). Risk Factors for Stunting among Children under Five Years in the Province of East Nusa Tenggara (NTT), Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2). https://doi.org/10.3390/ijerph20021640
Tyarini, I. A., Setiawati, A., Rahagia, R., & Maidelwita, Y. (2024). Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia ( JPMEI ). 1, 100–106. https://doi.org/10.61099/jpmei.v1i3.56
Yanti, N. D., Betriana, F., & Kartika, I. (2020). REAL in Nursing Journal ( RNJ ) Faktor Penyebab Stunting Pada Anak : Real in Nursing Journal(RNJ), 3(May), 1–10. https://doi.org/10.32883/rnj.v3i1.447.g227
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




