Analisis Manajemen Linen terhadap Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Authors

  • Heru Sasongko Universitas Respati Indonesia
  • Alifiety Putu Garnida Universitas Respati Indonesia
  • Ismail Sangadji Universitas Respati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jlh.v6i4.338

Keywords:

manajemen linen, nosocomial, pencegahan infeksi

Abstract

Pengelolaan linen di rumah sakit merupakan bagian penting dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Linen rumah sakit merupakan salah satu faktor risiko potensial dalam penularan infeksi nosokomial apabila tidak dikelola dengan baik. Infeksi nosokomial ini akan memiliki efek yang tidak menguntungkan diantaranya meningkatnya biaya pelayanan kesehatan dan memperpanjang masa rawat pasien.   Oleh karena itu perlu dilakukan observasi penelitian khususnya Di RSUD Kayen Pati. Tujuan untuk menganalisis manajemen linen serta merumuskan strategi dalam upaya pengelolaan linen dalam kaitannya dengan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSUD Kayen Pati. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen yang dikenal sebagai triangulasi data untuk menjamin validitas dan reliabilitasnya. Informan sebanyak 6 orang yang dipilih menggunakan Teknik Purposive Sampling dimana informan dipilih berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Analisa dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan linen di RSUD Kayen Pati masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana prasarana, keterbatasan tenaga khusus yang terlatih dalam pengelolaan linen, terbatasnya anggaran pengadaan bahan habis pakai yang dipergunakan pencucian linen serta masih tercampurnya linen dengan benda asing. Manajemen linen di RSUD Kayen Pati perlu diperkuat melalui perencanaan dan perbaikan sarana prasarana, perencanaan anggaran pengadaan bahan habis pakai, perencanaan serta peningkatan sumber daya manusia, pelatihan, serta pengawasan yang lebih ketat untuk meminimalkan risiko infeksi nosokomial. Hal ini harus dilaksanakan dan direncanakan dalam strategi jangka pendek, menegah dan panjang oleh pihak manajemen RSUD Kayen Pati.

References

Abdussamad. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Andriyani, S. (2021). Pentingnya pemilahan linen sebagai upaya pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Rumah Sakit, 18(3), 235–242.

Astuti, R. (2021). Pengaruh sistem pengawasan terhadap kualitas pengelolaan linen rumah sakit. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 15(2), 88–95.

Bryce, E. A., Lee-Johnson, J., & Winkle-Wagner, R. (2022). Antimicrobial efficacy and durability of copper formulations over one year of hospital use. Infection Control and Hospital Epidemiology, 43(1), 79–87. https://doi.org/10.1017/ice.2021.52

Darwel, Adams, D., & Hidayanti, R. (2019). Pengelolaan linen rumah sakit daerah Dr. Adnaan WD Payakumbuh Sumatera Barat. Human Care Journal, 4(3), 123. https://doi.org/10.32883/hcj.v4i3.231

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2004). Pedoman manajemen di rumah sakit linen. Jakarta: Depkes RI.

Fadilah, S. (2020). Pengelolaan linen dalam pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Rumah Sakit, 12(3), 45–53.

Gaskew, A. N., Lee-Johnson, J., & Winkle-Wagner, R. (2020). Critical theory and qualitative data analysis in education. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315158860

Handayani, R. (2021). Evaluasi prosedur pengelolaan linen di rumah sakit X. Jurnal Manajemen Kesehatan, 17(2), 112–119.

Harahap. (2020). Penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Harzani, S., et al. (2022). Gambaran pengelolaan linen unit laundry di Rumah Sakit Umum X tahun 2022. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 3(1), 55. https://doi.org/10.24853/eohjs.3.1.55-66

Husnah, W. (2022). Hubungan motivasi kerja dan kinerja pegawai di Balai Kota Makassar. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 161–167. https://doi.org/10.30872/ls.v3i2.2122

Indah, M. (2021). Komunikasi antarbagian dalam pengelolaan linen rumah sakit. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 20(1), 65–72.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2004). Persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI. http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/cbdv.200490137/abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kossaify, A., Rasputin, B., & Lahoud, J. C. (2020). The function of a medical director in healthcare institutions: A master or a servant? Health Services Insights, 6, 105. https://doi.org/10.4137/hsi.s13000

Kurniawan, A. (2020). Pengelolaan infrastruktur pengangkutan linen di rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 14(1), 101–109.

Kusnan, A., et al. (2022). Pengantar pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI). https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/408807-pengantar-pencegahan-dan-pengendalian-in-18724088.pdf

Liem, L., et al. (2023). Infection control. In Complications of pain-relieving procedures: An illustrated guide (pp. 80–89). https://doi.org/10.1002/9781119757306.ch12

Lindström Group. (2024). The role of healthcare linen in patient care. https://lindstromgroup.com/the-role-of-healthcare-linen-in-patient-care/

Mbau, R., et al. (2022). Analysing the efficiency of health systems: A systematic review of the literature. Applied Health Economics and Health Policy, 21(2), 205. https://doi.org/10.1007/s40258-022-00785-2

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/pmk_no._27_ttg_pedoman_pencegahan_dan_pengendalian_infeksi_di_fasyankes_.pdf

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit.

Ningsih, S., Sriatmi, A., & Suhartono. (2023). Manajemen pengelolaan linen di instalasi laundry rumah sakit di Indonesia. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 337–350. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.695

Nurhaliza, A. (2020). Evaluasi fasilitas pengelolaan linen di rumah sakit. Jurnal Pelayanan Kesehatan, 10(4), 112–118.

Prasetyo, D. (2019). Pelatihan PPI dalam pengelolaan linen di rumah sakit. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 14(2), 102–109.

Presiden Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit.

Putri, A., Nugroho, D., & Lestari, H. (2020). Manajemen linen rumah sakit dalam pencegahan infeksi nosokomial. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(3), 145–152.

Salmona, M., & Kaczynski, D. (2024). Qualitative data analysis strategies. In How to conduct qualitative research in finance. Edward Elgar Publishing. https://doi.org/10.4337/9781803927008.00021

Sari, D. P., & Rahman, F. (2019). Analisis faktor risiko kontaminasi linen di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 55–64.

Saraswati, T. (2020). Tantangan pengelolaan linen di rumah sakit. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 18(3), 75–82.

Sollova, D., & Demukaj, V. (2019). Organizational socialization process and its impact on new employees’ job satisfaction, commitment, and retention intentions. Kosovo Research Institute. http://www.kosovo.rit.edu

Suhartono, A. (2020). Pengelolaan linen rumah sakit dan dampaknya terhadap pengendalian infeksi nosokomial. Jurnal Kesehatan Rumah Sakit, 15(2), 120–130.

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. Qosim: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

Tawfeeq, H. H., Ashwaq Altehini, S., Almutairi, R. A., & Alenazi, K. (2020). Infection control guidelines for reprocessing of linens in healthcare settings (central laundry) topic page.

Wijayanti, L. (2021). Sosialisasi kebijakan PPI dalam pengelolaan linen. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 17(1), 50–59.

World Health Organization. (2020). Infection prevention and control (IPC). https://www.who.int/health-topics/infection-prevention-and-control

Yusuf, M., et al. (2023). Teori manajemen. Cendekia Muslim Press.

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Sasongko, H., Garnida, A. P., & Sangadji, I. (2025). Analisis Manajemen Linen terhadap Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Journal of Language and Health, 6(4), 63–74. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i4.338

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.