Manajemen Asuhan Keperawatan pada Pasien Tuberkulosis dengan Gangguan Pola Napas dan Intoleransi Aktivitas: Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.37287/jlh.v7i1.1794Keywords:
bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, perfusi perifer tidak efektif, pola napas tidak efektif;, TBCAbstract
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang menjadi masalah kesehatan utama karena dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan dan penurunan kondisi fisik pasien. Tujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Tuberkulosis di RSUD Sultan Syuriansyah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada satu pasien dengan Tuberkulosis selama 2 hari perawatan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi rekam medis. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi pasien dengan standar asuhan keperawatan (SDKI, SIKI, SLKI). Hasil pengkajian pada pasien Tn. A menunjukkan keluhan sesak napas, batuk berdahak sejak dua minggu, serta mudah lelah saat beraktivitas. Ditegakkan empat diagnosis keperawatan yaitu pola napas tidak efektif, bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan perfusi perifer tidak efektif. Intervensi jalan nafas, batuk efektif, manajeme energi dan perawatan sirkulasi menunjukkan keempat masalah keperawatan teratasi sebagian. Pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Tn. A dengan Tuberkulosis di RSUD Sultan Syuriansyah Banjarmasin, dengan empat masalah keperawatan pola napas tidak efektif, bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan perfusi perifer tidak efektif. telah mendapatkan intervensi namun belum optimal sehingga seluruh masalah keperawatan dinyatakan teratasi sebagian.
References
Anggraini, H., Kurniawan, Y., & Sari, N. P. (2022). Efektif Dengan Pemberian Fisioterafi Dada. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, I(2), 45–53. Retrieved from https://journal-mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/download/106/75
BPS Kota Banjarmasin. (2023). Banjarmasin Dalam Angka 2023. Banjarmasin: Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin.
Dinkes Provinsi Kalsel. (2023). Jumlah Penderita Penyakit TBC. Data Satu Banua.
Handayani, I., & Sumarni, S. (2021). Tuberkulosis. Pekalongan: Penerbit NEM.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Melinda, R., & Wirakhmi, I. N. (2024). ASUHAN KEPERAWATAN POSISI SEMI FOWLER PASCA CRANIOTOMY EVAKUASI ICH. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2559–2566. Retrieved from https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/4376/3050
Putra, I. M. G. D. (2022). Mengenali Gambaran Penyakit Tuberkulosis Paru Dan Cara Penanganannya. E-Jurnal Widya Kesehatan, 4(1), 1–14.
Rammang, S., & Revalina, R. (2024). Edukasi Perilaku Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Di RS Woodward. EJoin: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 118–122.
Rasdhian, C. N. P., Wafirah, N. N. I., Syakira, R. A., Suputra, I. M. E. A., Hanisah, S. F., Fitri, W. A., Pratiwi, N. M. A. C., et al. (2023). 10 Karya Terbaik Miracle Public Health Competition 2023. Yogyakarta: Primajana Education Center.
Salim, A. A. N. F., Latief, S., Syahruddin, F. I., Wiriansya, E. P., & Ana Meliyana. (2023). Hubungan Antara Luas Lesi Foto Thorax Tuberkulosis Paru Dengan Hasil Sputum BTA. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(5), 381–392.
Singh, B., & Reviono, R. (2023). Sitokin dan Kemokin Biomarker Tuberkulosis Laten. Malang: Rena Cipta Mandiri.
WHO. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. World Health Organization.
Wijaya, M. S. D., Mantik, M. F. J., & Rampengan, N. H. (2021). Faktor Risiko Tuberkulosis pada Anak. e-CliniC, 9(1), 124–133.
Yanantika, R. D. (2023). CARA PENULARAN TUBERKULOSIS PARU. plk.unair.ac.id. Retrieved from https://plk.unair.ac.id/cara-penularan-tuberkulosis-paru/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




