Penerapan Terapi Okupasi Menggambar terhadap Penurunan Gejala Halusinasi Pendengaran: Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2461Keywords:
gangguan persepsi sensori, halusinasi pendengaran, terapi okupasi menggambarAbstract
Halusinasi pendengaran adalah salah satu tanda yang sering dijumpai pada individu dengan gangguan mental dan dapat berpengaruh pada kemampuan dalam berkomunikasi, fokus, serta aktivitas sehari-hari. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi halusinasi adalah terapi okupasi melalui menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan terapi okupasi menggambar dalam mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran pada pasien yang mengalami gangguan persepsi sensori. Intervensi dilaksanakan selama periode tiga hari dengan menggabungkan metode pengelolaan halusinasi dan terapi okupasi yang berfokus pada menggambar. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan pengukuran menggunakan Auditory Vocal Hallucination Rating Scale, kemudian ditelaah secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah pemberian terapi okupasi menggambar berdasarkan hasil pengkajian, implementasi, evaluasi, dan skor Auditory Vocal Hallucination Rating Scale yang menunjukkan adanya penurunan dari 32 menjadi 19, terjadi pengurangan tanda serta gejala halusinasi seperti berkurangnya frekuensi mendengar suara tanpa sumber yang nyata, menurunnya perilaku berbicara dan tertawa sendiri, serta meningkatnya kemampuan konsentrasi dan kemampuan pasien untuk mengalihkan perhatian melalui aktivitas menggambar. Pada seorang pasien yang didiagnosis dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Soerojo Magelang.
References
Adrias, T. S. (2022). Penerapan Art Therapy Menggambar Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pada Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Halusinasi …. Madago Nursing Journal, 2(October), 42–48.
Alferina, R. (2023). Pengaruh Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Penurunan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pendengaran Di Rs X Jakarta. 81.
Astusi, F., Izzati, U., & Iskardyani, D. (2024). Laporan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Pengenalan dan Penanganan Anemia pada Remaja Di Kelurahan Kaliagung. 22210020.
Astuti, A. P., Supriatun, E., Ayu, G., & Ariani, P. (2024). Buku Ajar Keperawatan Jiwa.
Bartels-Velthuis, A. A., Willige, G. van de, Jenner, J. A., & Wiersma, D. (2012). Consistency and Reliability of The Auditory Vocal Hallucination Rating Scale ( AVHRS ). 305–310. https://doi.org/10.1017/S2045796012000108
Elvariani, A., Manurung, A., Anggraini, N., Jl, A., Barlian, K. H., No, K. M., & Palembang, K. S. (2025). Penerapan Art Therapy : Menggambar pada Pasien Halusinasi Pendengaran ( Studi kasus di Paviliun Cempaka RS Ernaldi Bahar Palembang ). 3.
Fekaristi, A. A. (2021). Art Therapy Melukis Bebas Terhadap Perubahan Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia: Art Painting Of Hallucination Changes In Skizofrenia Patient. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 262–269.
Firmawati. (2023). Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pada Pasien Dengan Gangguan Presepsi Sensori Halusinasi Di Rsud Tombulilato. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 15–24. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.268
Gina Sri, A., Imas, R., & Efri, W. (2025). Jurnal Riset Ilmiah. 2(2), 730–742.
Herlina, W. S. (2024). Penerapan Terapi Menghardik dan Menggambar terhadap Tanda dan Gejala pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Cendikia Muda, 4(4), 625–633. https://doi.org/10.36763/healthcare.v9i1.60
Husna, F. M., Sundari, R. I., & Rahmawati, A. N. (2024). Implementasi Terapi Musik Untuk Menurunkan Gejala Halusinasi. 1651–1662.
Khasanah, U., Hasanah, U., & Immawati. (2026). Implementasi Relaksasi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation) terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Halusinasi Pendengaran. 6, 671–680.
Kristiati, A. (2020). Pusat Rehabilitasi YAKKUM Buku saku Kesehatan Jiwa (p. 38).
Kusumo, S. (2023). Buku Ajar Asuhan keperawatan Jiwa Pada Pasien Halusinasi.
Melinda, C. A., & Apriliyani, I. (2023). Penatalaksanaan Terapi Okupasi pada An.W dengan Halusinasi Pendengaran RSJ Soerojo Magelang. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(11), 4123–4128.
Oktaviani, S. (2022). Penerapan terapi Menghardik Dan Menggambar pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Journal Cendikia Muda, 2(September), 407–415. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/viewFile/365/226
Pradana, V. W. (2023). Penerapan Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Tanda dan Gejala Pasien Halusinasi Pendengaran di Ruang Kutilang RSJD Provinsi Lampung. Jurnal Cendikia Muda, 3(1), 149–154.
Qori Jabal, R., & Retno Yuli, H. (2020). Penerapan Terapi Menggambar Pada Pasien Universitas Muhammadiyah Klaten. 79–86.
Risit, W. F. (2026). Penerapan intervensi minum obat teratur terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia kompleks , multifaktorial , dan progresif , ditandai oleh gangguan proses pikir , ( Kementerian Kesehatan RI , 2023 ). Salah satu gejala p. 3(March), 59–68.
Sianturi, R. (2024). Aplikasi Penerapan Art Therapy Pada Pasien Halusinasi. 119.
SIKI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
WHO. (2025). Mental Disorder. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




