Studi Kasus: Implementasi Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Penglihatan dan Pendengaran

Authors

  • Rahmi Vien Feriarini Lutfi Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak
  • Tiveni Elisabhet Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak
  • Evi Apriani PKJN RSJ DR. Marzoeki Mahdi Bogor

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1673

Keywords:

halusinasi, keperawatan, skizofrenia

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kondisi kompleks yang ditandai dengan perubahan signifikan pada aspek pikir, emosi, dan perilaku individu, sehingga berdampak pada kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Skizofrenia sebagai salah satu gangguan jiwa berat sering disertai gejala psikotik positif, terutama halusinasi, yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain apabila tidak ditangani secara tepat. Perawat memiliki peran penting dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa melalui pendekatan terapeutik untuk membantu pasien mengontrol halusinasi. Studi kasus ini menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori berupa halusinasi pendengaran dan penglihatan melalui penerapan strategi pelaksanaan (SP) 1–4. Studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah satu orang pasien skizofrenia yang dirawat di PKJN RSJ  Marzoeki Mahdi Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta telaah dokumentasi keperawatan dan medis. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama dua hari dengan fokus pada diagnosa utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan. Penerapan strategi pelaksanaan SP 1–4, meliputi pengenalan dan pengendalian halusinasi dengan teknik menghardik, kepatuhan minum obat, bercakap-cakap dengan orang lain, serta keterlibatan dalam kegiatan terjadwal, mampu membantu pasien mengenali dan mengontrol halusinasi secara bertahap. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan perilaku berbicara sendiri, pasien tampak lebih tenang, kooperatif, serta mampu mengikuti aktivitas dengan bimbingan. Kesimpulannya, penerapan strategi pelaksanaan SP 1–4 efektif dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pasien dan mendukung proses pemulihan pasien dengan halusinasi.

References

Arhan, & As, A. (2023). Pendampingan Keluarga Dalam Perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui Inovasi BIJANTA ( Bulukumba Integrasi Kesehatan Jiwa Terpadu ). Journal of Community Services, 5(1), 49–56. http://www.jcs.aktabe.ac.id/index.php/jurnal/article/view/81.

Ayu, K. R., & Sundari, R. I. (2024). Penerapan strategi pelaksanaan dalam pemberian asuhan keperawatan pada penderita skizofrenia paranoid dengan gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Volume 6(Nomor 5). https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/4228/2968

Azizah, & Ma’rifatul, L. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Indomedia Pustaka.

Hany, B., Rehman, B., & Rivzi, A. (2024). Schizophrenia. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023.

Mabruro, N., Hafifah, V. N., & Heru, M. J. A. (2024). Intervensi Terapi Psikoreligius (Dzikir) terhadap Penyintas Gangguan Jiwa dengan Halusinasi Pendengaran di RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 5(1), 115–124.

National Institute of Mental Health. (2024). Schizophrenia. National Intitutes of Health.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2018). Standar intervensi keperawatan Indonesia. DPP PPNI.

Rahayu, A. (2021). Studi Kasus: Implementasi Terapi Zikir Pada Tn. A Dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran.

Rahmawati, A. N., & Dewi., L. (2023). Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran dengan Penerapan Terapi Generalis. Community Health Nursing Journal, 1(1), 31–36.

Regiana, A., Azmy, R. A., & Mareti, S. (2025). Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia Paranoid dengan Halusinasi Pendengaran melalui Intervensi Pelatihan Aktivitas Terjadwal. Journal of Health Matters, 10–17.

Santosa, A. N. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa pada Nn. M Masalah Utama Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Penglihatan dengan Diagnosa Medis Szikoafektif Tipe Manik di Ruang Flamboyan Rumah Sakit Jiwa Menur Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya.

Siregar, R. N. (2023). Modul Praktikum Keperawatan Jiwa.

Suharli, A. B. (2023). Penerapan Intervensi Terapi Afirmasi Positif pada Pasien dengan Harga Diri Rendah Kronik: Studi Kasus Deskriptif. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 6(2), 597–607.

Afdalia, F., & Sundari, R. I. (2025). Penerapan Teknik Menghardik Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia. 7, 329–336.

Rahim, A. A., & Yulianti, S. (2024). Implementasi Teknik Menghardik Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah Implementation of Reprimanding Techniques to Control Auditory Hallucinations in Schizophrenia Patients at Madani Hospital , Central Sulawesi Province. 7(11), 4274–4280. https://doi.org/10.56338/jks.v7i11.6644

Rodin, M. A., & Syamson, M. M. (2024). Efektifitas Teknik Menghardik Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Puskesmas Lamuru Kabupaten Bone. 3(1), 29–34.

Surahmat, R., Akhriansyah, M., Agustina, N., & Arisandi, W. (2025). Pendampingan ODGJ dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Melalui Penerapan Aktivitas Terjadwal di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang. 7(2), 412–420. https://doi.org/10.36565/jak.v7i2.936

Toh, W. L., Bere, M., & Rossell, S. L. (2022). Distinguishing multimodal versus multisensory hallucinations in psychosis: Key definitions and a way forward. Australian & New Zealand Journal of Psychiatry, 56(5), 445–450.

WHO. (2022). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/schizophrenia.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Lutfi, R. V. F., Elisabhet, T., & Apriani, E. (2026). Studi Kasus: Implementasi Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Penglihatan dan Pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 507–512. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1673

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.