Social Skill Training (SST) pada Anak dengan Adiksi Gadget dan Conduct Disorder Confined to the Family Context (F91.0) Disertai Gejala Psikotik: Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1833Keywords:
adiksi gadget, anak, conduct disorder, keperawatan jiwa, social skill trainingAbstract
Penggunaan gadget secara berlebihan pada anak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap regulasi emosi dan perilaku, yang dalam jangka panjang dapat berkembang menjadi gangguan perilaku seperti Conduct Disorder Confined to the Family Context (F91.0). Kondisi ini sering disertai perilaku kekerasan dan koping yang tidak efektif sehingga memerlukan intervensi keperawatan yang tepat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Social Skill Training (SST) pada anak dengan adiksi gadget dan F91.0 dalam upaya memperbaiki emosi dan perilaku. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang komprehensif. Subjek penelitian adalah seorang anak laki-laki usia 10 tahun dengan diagnosis medis F91.0 dan diagnosis keperawatan perilaku kekerasan serta koping tidak efektif. Intervensi SST diberikan sebanyak 5 sesi dalam 8 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) dan modifikasi Smartphone Addiction Scale. Analisis data dalam studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema utama, yaitu adiksi gadget, perilaku conduct disorder dalam keluarga, serta gejala psikotik. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pemberian intervensi Social Skill Training (SST). Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skor difficulties dari kategori abnormal menjadi ambang batas serta peningkatan skor strengths setelah pemberian intervensi SST. Kesimpulannya Social Skill Training efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial, menurunkan perilaku agresif, serta memperbaiki koping pada anak dengan adiksi gadget dan gangguan perilaku.
References
Affouneh, S., Mahamid, F. A., Berte, D. Z., Shaqour, A. Z., & Shayeb, M. (2021). The efficacy of a training program for social skills in reducing addictive Internet behaviors among Palestinian university students.
Bachmann, C. J., Scholle, O., Bliddal, M., Odsbu, I., Skurtveit, S., Wesselhoeft, R., Vivirito, A., Zhang, C., & Scott, S. (2024). Recognition and management of children and adolescents with conduct disorder : a real- world data study from four western countries. 6, 1–11.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023 (T. I. dan P. Direktorat Statistik Keuangan (ed.); 12th ed.). Badan Pusat Statistik.
Barus, G. (2022). Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remaja-indonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental/?utm
Brown, T. R., Kablinger, A. S., Trestman, R., Bath, E., Rogers, C., Lin, B. Y., & Xu, K. Y. (2024). Psychiatric comorbidities in children with conduct disorder : a descriptive analysis of real- world data. 1–5. https://doi.org/10.1136/gpsych-2023-101501
Mohammadi, M., Salmanian, M., & Keshavarzi, Z. (2021). The Global Prevalence of Conduct Disorder : A Systematic Review and Meta-Analysis. 205–225.
Santos, M., & Mcgee, C. (2020). European Journal of Educational Research. 10(1), 241–259. https://doi.org/10.12973/eu-jer.10.1.241
WHO. (2022). WHO guidelines on mental health at work. World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/363177
Yumarni, V. (2022). Pengaruh Gadget Terhadap Anak Usia Dini. Jurnal Literasiologi, 8, 107–119.
Yuswatiningsih, E. (2020). Terapi Social Skill Training ( SST ) Untuk Klien Isolasi Sosial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



