Analisis Lama Tatalaksana Gawat Darurat Pasien terhadap Length of Stay di IGD

Authors

  • Resa Juniawinata Universitas Sari Mulia
  • Bagus Rahmat Santoso Universitas Sari Mulia
  • M. Sobirin Mohtar Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1333

Keywords:

IGD, length of stay, tatalaksana gawat darurat, waktu tindakan

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian krusial dalam rumah sakit yang menangani kasus dengan tingkat kegawatan tinggi. Salah satu indikator mutu pelayanan IGD adalah Length Of Stay (LOS), yaitu lamanya pasien berada di IGD. Waktu tindakan medis atau lama tatalaksana yang panjang dapat berdampak terhadap peningkatan LOS, yang pada akhirnya menurunkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. LOS yang panjang juga dapat menyebabkan overcrowding, keterlambatan penanganan pasien baru, dan risiko keselamatan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama tatalaksana gawat darurat pasien terhadap LOS di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain prospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang ke IGD RSUD Ulin selama periode September hingga November 2024 dengan rata-rata 1.509 pasien/bulan. Sampel berjumlah 121 pasien, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini sebagian besar responden (76,9%) memiliki LOS ≥ 6 jam dan < 24 jam. Rata-rata waktu tindakan adalah 65 menit. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara lama tatalaksana dan LOS (p = 0,885). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lama tatalaksana tidak berpengaruh signifikan terhadap LOS.

References

Al-Wahid. (2022). Analisis lama tatalaksana respon tim medis terhadap length of stay kasus kegawatdaruratan di IGD RSUD Cibinong. Jurnal Keperawatan Darurat Indonesia, 7(2), 45–52.

Ardiansyah, F., Rahmawati, L., & Putra, A. (2023). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Bahar, I., Suryani, T., & Hidayat, R. (2023). Response time pelayanan gawat darurat dan dampaknya terhadap outcome pasien. Jurnal Keperawatan Darurat, 8(2), 112–119. https://doi.org/10.31219/jkd.2023.08.02.112

Bernstein, S. L., Aronsky, D., Duseja, R., Epstein, S., Handel, D., Hwang, U., McCarthy, M., John McConnell, K., Pines, J. M., Rathlev, N., Schafermeyer, R., Zwemer, F., Schull, M., & Asplin, B. R. (2020). The effect of emergency department crowding on clinically oriented outcomes. Annals of Emergency Medicine, 76(5), 602–611. https://doi.org/10.1016/j.annemergmed.2020.07.024

Daud, A., Hasyim, M., & Malik, S. (2021). Workload perawat IGD dan hubungannya dengan keterlambatan pelayanan. Jurnal Keperawatan Klinis, 9(1), 66–74.

Dwisari, A., & Sari, L. (2024). Overcrowding dan hubungannya dengan length of stay pasien IGD. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 45–52. https://doi.org/10.7454/jki.v27i1.1379

Fadhilah, A., & Dhamanti, I. (2024). Faktor overcrowding di IGD rumah sakit Indonesia. Health Policy Journal, 12(3), 56–64.

Green, J., Knight, J., & Parker, T. (2022). Emergency department length of stay: Impact of hospital flow and bed management. Australasian Emergency Care, 25(4), 215–222. https://doi.org/10.1016/j.auec.2022.07.003

Harahap, S., Lubis, R., & Nasution, A. (2022). Waktu konsultasi dan transfer pasien sebagai determinan length of stay di IGD. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 8(1), 33–41.

Jha, A., Prasad, S., & Kumar, N. (2021). Factors affecting emergency department length of stay in India: A prospective study. International Journal of Emergency Medicine, 14(1), 22. https://doi.org/10.1186/s12245-021-00350-w

Khalilati, R., Fitriani, N., & Yusuf, M. (2022). Analisis waktu tindakan emergensi dan hubungannya dengan outcome pasien. International Journal of Nursing, 14(2), 98–106. https://doi.org/10.1016/j.ijnur.2022.06.004

Kurniawan, A., & Bastian, D. (2024). Turnaround time laboratorium dan dampaknya terhadap length of stay. Jurnal Diagnostik Medik, 9(1), 23–31.

Mutmainnah, A. (2019). Faktor yang berhubungan dengan length of stay pasien di IGD RSU Wisata UIT Makassar. Jurnal Keperawatan Makassar, 5(2), 77–85.

Purawijaya, Y., Handayani, M., & Suryono, A. (2023). Analisis length of stay pasien IGD RSUD Hermina Ciputat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(4), 211–220. https://doi.org/10.24893/jkmas.v11i4.211

Soesana, E., Rahardjo, F., & Setiawan, D. (2023). Etika penelitian kesehatan. Jurnal Bioetik, 4(1), 12–19.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahab, A., Syahrul, H., & Rahman, T. (2021). Length of stay sebagai indikator mutu IGD. Journal of Emergency Nursing, 47(6), 845–852. https://doi.org/10.1016/j.jen.2021.05.006

Wahyuningsih, R. (2023). Kualitas pelayanan gawat darurat dan length of stay pasien. Jurnal Keperawatan Klinis, 10(1), 14–21.

World Health Organization (WHO). (2022). Emergency care systems framework. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Juniawinata, R., Santoso, B. R., & Mohtar, M. S. (2026). Analisis Lama Tatalaksana Gawat Darurat Pasien terhadap Length of Stay di IGD. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 9–18. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1333

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.