Efektivitas Pengkajian Besson Stroke Score dan National Institute of Health Stroke Scale dalam Perolehan Diagnosa Keperawatan Aktual Pasien Stroke

Authors

  • Shaila Chaidir Universitas Sari Mulia
  • M. Sobirin Mohtar Universitas Sari Mulia
  • Angga Irawan Universitas Sari Mulia
  • M. Riduansyah Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1607

Keywords:

BSS, durasi, NIHSS, stroke

Abstract

Pasien stroke yang datang ke IGD perlu mendapatkan tindakan pengkajian oleh perawat secara cepat, tepat, dan efisien. Hal ini dapat dicapai melalui penggunaan instrumen pengkajian yang sesuai. Banyaknya metode pengkajian stroke yang memiliki komponen berbeda-beda membuat perawat perlu membandingkan skala yang paling efektif dalam mendukung diagnose keperawatan, seperti Besson Stroke Score (BSS) dan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS). Tujuan untuk mengetahui efektivitas pengkajian BSS dan NIHSS dalam lama durasi pengkajian serta waktu perolehan jumlah diagnosa keperawatan aktual pada pasien stroke di IGD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental post-test only design. Jumlah responden sebanyak 30 orang yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian, stopwatch, Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengkajian BSS dan NIHSS terhadap durasi pengkajian dan perolehan diagnosa keperawatan, dengan nilai p-Value sebesar 0,001 (<0,05). Pengkajian BSS lebih efektif dan efisien karena komponennya lebih sedikit, sehingga cocok untuk situasi darurat. Sementara itu, NIHSS membutuhkan waktu lebih lama namun memberikan hasil neurologis yang lebih mendalam, sehingga mendukung diagnosa yang lebih akurat dan mendetail, terutama untuk pasien yang membutuhkan evaluasi lanjutan seperti rawat inap.

References

BasantaGautam, MD, Shrestha, TM, & BikashShrestha, MD Membedakan Stroke Non-Hemoragik dari Stroke Hemoragik di Daerah Pedesaan Nepal Menggunakan Skor Besson.

Besson, G., Robert, C., Hommel, M., & Perret, J. (1995). Is It Clinically Possible To Distinguish Nonhemorrhagic Infarct From Hemorrhagic Stroke ? Stroke , 26(7), 1205-1209.

Brott, T., Adams Jr, H. P., Olinger, C. P., Marler, J. R., Barsan, W. G., Biller, J., & Hertzberg, V. (1989). Measurements of acute cerebral infarction: a clinical examination scale. Stroke, 20(7), 864-870.

Budianto, P., Prabaningtyas, H., Putra, S. E., Mirawati, D. K., Muhammad, F., & Hafizan, M. (2021). Stroke Iskemik Akut: Dasar Dan Klinis. Fakultas Kedokteran Sebelas Maret.

Darmanto, J., Bayhakki, B., & Gusti, R. P. (2023). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Perawat dalam Menggunakan NIHSS pada Pasien Stroke di Ruangan Stroke Unit. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 739-746.

Fitriana, E. E., & Haryanto, H. (2024). The Effectiveness of The National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) in Determining Nursing Diagnoses in Stroke Patients: A Scoping Review. Journal of Nursing Science Update, 12(1), 26-34

Goswami RP, Karmakar PS, Ghosh A. Bedside utility of clinical scoring systems in classifying stroke. Indian journal of medical sciences. 2013;67(5-6):137-145.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khotimah, N. K., Azhar, M. U., & Musdalifah, M. (2023). Studi Deskriptif Karakteristik dan Diagnosis Keperawatan pada Pasien Stroke Berbasis SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia). Jurnal Kesehatan, 16 (1), 1180-1186.

Lengga, S., Sugiyanto, S., Anisyah, L., & Hasana, A. R. (2023). Profil Pengobatan Stroke Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit “X” Kota Malang Periode Januari - Desember 2021. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2 (11), 4578-4586.

Mohtar, M. S., Rahman, S., Apriannor, A., & Auliyah, G. R. (2021). Efektifitas Metode Pengkajian Siriraj Stroke Score (SSS) dan National Institute Of Health Stroke Scale (NIHSS) Dalam Penetapan Diagnosa Keperawatan Aktual Pasien Stroke Di Ruang IGD. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(2), 529-547.

Mohtar, M. S. (2019). Duration Relationship Help Damage of Patients with Stroke Neorological in Ulin Hospital Banjarmasin. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 10 (1), 224-238.

Putri, P. H., Purnama, D., Hadi, D. S., Fitri, D. S., Yuswanita, A., Fitrihanny, L. F., & Ayu, L. A. S. (2024). Case Report: Embolic Stroke. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 2297-22308.

PPNI, T. P. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

WHO. (2023). Stroke, Cerebrovascular accident. Diunduh pada tanggal 04 Februari 2023, Pukul 19.00 WIB dalam web site: http://www.emro.who.int/healthtopics/strokecerebrovascularaccident/index.html.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Chaidir, S., Mohtar, M. S., Irawan, A., & Riduansyah, M. (2026). Efektivitas Pengkajian Besson Stroke Score dan National Institute of Health Stroke Scale dalam Perolehan Diagnosa Keperawatan Aktual Pasien Stroke . Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 481–488. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1607

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.