Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) pada Anak Usia Sekolah sebagai Upaya Peningkatan Fase Perkembangan Industri
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.769Keywords:
fase industry, perkembangan anak usia sekolah, terapi kelompok terapeutikAbstract
Fase industri pada anak usia sekolah merupakan periode penting dalam perkembangan psikososial menurut Erikson, di mana anak mulai mengembangkan rasa kompeten, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan akademik dan sosial. Namun, beberapa anak mengalami hambatan dalam pencapaian fase ini sehingga memerlukan intervensi yang tepat. Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) merupakan salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan sosial, kognitif, motorik, serta rasa percaya diri melalui aktivitas kelompok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Terapi Kelompok Terapeutik terhadap peningkatan perkembangan fase industri pada anak usia sekolah. Penelitian menggunakan desain pre–post intervention dengan melibatkan anak usia sekolah 26 orang, mengikuti sesi terapi kelompok terapeutik. Pengukuran perkembangan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan indikator perkembangan motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan tugas perkembangan fase industri. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada berbagai aspek perkembangan anak setelah mengikuti terapi kelompok terapeutik. Peningkatan terlihat pada kemampuan motorik halus dan kasar, kemampuan kognitif dan bahasa, interaksi sosial, serta rasa percaya diri. Sebagian besar anak menunjukkan peralihan dari kategori perkembangan “cukup” menjadi “baik” setelah intervensi. Terapi Kelompok Terapeutik terbukti efektif sebagai upaya meningkatkan perkembangan fase industri pada anak usia sekolah. Intervensi kelompok yang terstruktur, suportif, dan berorientasi aktivitas mampu membantu anak meningkatkan kompetensi sosial, keterampilan akademik, dan rasa percaya diri. TKT direkomendasikan sebagai program pengembangan anak di sekolah maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
References
Nova, R., Keliat, B. A., & Mustikasari. (2019). Perkembangan Industri Anak Dengan Pemberdayaan Keluarga , Guru Dan Kader. Konas Jiwa XVI Lampung.
Rahayu, A. N., Susanti, H., & Daulima, N. H. C. (2019). Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik dan Terapi Asertif untuk Pencegahan Perundungan pada Anak Usia Sekola dengan Pendekatan Komunikasi Interpersonal Peplau. Jurnal Kehumasan
Riset Kesehatan Dasar. (2019). Situasi Kesehatan Jiwa DI Indonesia.
Widyaningrum, D. A., Priyoto, P., & Anjarini, A. D. (2020). Upaya Peningkatan Perkembangan Mental
Anak Melalui Terapi Kelompok Terapeutik Pada Siswa SDN 3 Sukowinangun Magetan. Journal of Community Engagement in Health.
Rahmawati, S. (2020). Pengaruh aktivitas kelompok terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia sekolah. Jurnal Pendidikan Anak.
Lestari, D. (2022). Efektivitas terapi kelompok dalam meningkatkan regulasi emosi anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Klinis.
Nurjanah, R. (2021). Terapi bermain kelompok terhadap kemampuan motorik anak usia sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Anak
Suryani, A. (2023). Pengaruh terapi kelompok terhadap keterampilan sosial anak usia sekolah. Jurnal Intervensi Psikososial
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ulfa Suryani, Velga Yazia, Ulfy Marsyah, Indah Suryani, Nico Priatna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

