Intervensi Tepid Water Sponge untuk Mengatasi Masalah Hipertermia pada Anak

Authors

  • Susan Widiastuti Universitas Nasional
  • Indi Rahmawati Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.1216

Keywords:

DHF, hipertermi, tepid water sponge

Abstract

Upaya tatalaksana DHF yaitu dengan terapi nonfarmakologi seperti kompres hangat. Terapi indei terbukti dapat menurunkan suhu tubuh apabila dilakukan secara konsisten yaitu 15-30 menit selama 3 hari berturut- turut. Menjelaskan asuhan keperawatan melalui intervensi Tepid Water Sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien Anak dengan diagnosa Dengue Haemoragic Fever.Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar  ibu yang memiliki balita karena hipertermia dapat menerapkannya, sehingga tidak terjadi hal  yang tidak diinginkan sehingga terhindar dari komplikasi yang membahayakan. Pemberian edukasi dan intervensi kepada klien anak yang mengalami demam dengan jumlah 10 orang Tepid Water Sponge pada anak dengan DHF di RS. Buah Hati Ciputat. Sebelum memulai tindakan meminta izin kepada orang tua anak yang mengalami hipertermia, dengan menjelaskan intervensi yang telah dilakukan dan dan melakukan tindakan intervensi Tepid Water Sponge dan melakukan evaluasi kepada anak dan orang tua. Kegiatan ini di harapkan bermanfaat bagi orang tua yang memiliki anak dengan hipertermia.

References

Andriyani, S., Windahandayani, V. Y., Damayanti, D., Faridah, U., Sari, Y. I. P.,

Fari, A. I., Anggraini, N., Suryani, K., & Matongka, Y. H. (2021). Asuhan Keperawatan pada Anak. Kita Menulis.

Carpenito-Moyet, L. J. (2012). Buku Saku Diagnosis Keperawatan (13th ed.). Jakarta: EGC Centre of Health. (2023). Dengue Fever.

Halstead, S. B. (2017). Dengue Virus and The Host Immune Response. Clinical Microbiology Reviews, 30(1), 193–239.https://doi.org/10.1128/CMR.00 034- 16

Indriyani, D. P. R., & Gustawan, I. W. (2020). Manifestasi klinis dan penanganan demam berdarah dengue grade 1: sebuah tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis, 11(3), 1015–1019. https://doi.org/10.15562/ism.v11i3.847

Jannah, M. (2019). Metode Pengumpulan Data Dalam Pengkajian Proses Keperawatan. https://doi.org/10.31219/osf.io/c5dvt

Jing, Q., & Wang, M. (2019). Dengue epidemiology. Journal of Global Health, 3(2), 3745. https://doi.org/10.1016/j.glohj.2019.06.002

Kunoli, F. H. Y. (2020). Asuhan Keperawatan Penyakit Tropis. Jakarta: Trans InfoMedia.

Pratama, A. A., Muniroh, S., Zuliani, Z., Kesehatan, F. I., & Jombang, U. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Klien Demam Berdarah Dengue (Studi Literatur) Nursing Care for Clients of Dengue Hemorrhagic Fever (Literature Study). Journal Well Being, 6(2), 26157519

Schaefer, T. J., Panda, P. K., & Wolford, R. W. (2022b). Dengue Fever.StatPearls Publishing.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia definisi dan Indikator Diagnostik (I). Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik (I). Jakarta Selatan: Dewan Pengurus

Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Widiastuti, S., & Rahmawati, I. (2025). Intervensi Tepid Water Sponge untuk Mengatasi Masalah Hipertermia pada Anak. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(6), 311–314. https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.1216