Pemberdayaan Karang Taruna Desa Jati melalui Manajemen Sampah Organik Berbasis Maggot BSF Untuk Meningkatkan Income Desa

Authors

  • Tatiana Siska Wardani Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Tatiana Siska Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Retna Dewi Lestari Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Devi Pramita Sari Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Susanti Erikania STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.2247

Keywords:

desa jati sukoharjo, karang taruna pemberdayaan, pemberdayaan maggot, pemberdayaan sampah organik

Abstract

Permasalahan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Jati adalah sampah. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berakibat buruk bagi kesehatan lingkungan serta menimbulkan berbagai penyakit. Oleh karena itu diperlukan kerjasama berbagai pihak untuk menangani permasalahan ini. Diantara berbagai jenis sampah, sampah rumah tangga merupakan penyumbang terbesar. Salah satu sampah rumah tangga adalah sampah organik. PKM ini dilaksanakan dalam 6 bulan dengan melibatkan Karang Taruna Jati Desa Jati sebagai mitra berjumlah 35 anggota. Metode pendekatanyang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu bimbingan, pendampingan dan pelatihan. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, serta pemasaran produk hasil pengolahan sampah yaitu kompos cair dan maggot kering. Prosedur kerja untuk realisasi metode yang ditawarkan yaitu melakukan observasi awal kepada mitra, selanjutnya menyusun rencana kerja. Kegiatan yang telah dilakukan yaitu sosialisasi program untuk memberikan gambaran sebelum kegiatan inti dimulai, pendampingan dan bimbingan, monitoring dan evaluasi program. Proses produksi maggot kering selanjutnya telah dilaksanakan secara mandiri oleh Mitra, dan untuk mengevaluasi jalannya kegiatan dilaksanakan monitoring evaluasi agar tujuan yang diharapkan tercapai. Pelatihan serta pendampingan pemasaran dan kewirausahaan juga diberikan untuk mencapai target luaran. Hasil dari program PKM adalah peningkatan keterampilan mitra dalam mengolah sampah menjadi, produk berupa kompos cair dan maggot kering, sarana promosi untuk mitra lengkap dengan peralatan promosi.

References

Ambarningrum, T.B., K., E.S. and Basuki, E. (2019) “Teknologi Biokonversi Sampah Organik Rumah Tangga Menggunakan Larva Lalat Tentara Hitam ( Black Soldier Fly / BSF),” Prosiding : Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan IX, (1), pp. 235–243.

Azmin, N. et al. (2022) “Pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik di Desa Woko Kabupaten Dompu,” Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), pp. 137–142.

Dortmans, B. (2015) “Valorisation of Organic Waste-Effect of the Feeding Regime on Process Parameters in a,” Examensarbete (Institutionen för energi och teknik, SLU), 2015: 06 [Preprint].

Güner, M.Ö. (no date) “Document (2).pdf.”

Ibrahim, G.A. et al. (2017) “Pemberdayaan Karang Taruna Melalui,” Semnas Iib Darmajaya, pp. 11–25.

Mardwita, M. et al. (2019) “Pembuatan kompos dari sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk padat menggunakan komposter,” Suluh Abdi, 1(2).

Pasyimi, Sundari, E. and Munzir, A. (2022) “Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Larva Black Soldier Fly Atau Maggot,” Jurnal Implementasi Riset, 2(1), pp. 44–54.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Wardani, T. S., Siska, T., Lestari, R. D., Sari, D. P., & Erikania, S. (2026). Pemberdayaan Karang Taruna Desa Jati melalui Manajemen Sampah Organik Berbasis Maggot BSF Untuk Meningkatkan Income Desa. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(2), 111–118. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.2247

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.