Sosialisasi Penggunanan APD terhadap Penurunan Angka Kecelakan dan Penyakit Akibat Kerja di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.1941Keywords:
alat pelindung diri (APD), keselamatan dan kesehatan kerja, rumah sakit, sosialisasi, tenaga kesehatanAbstract
Rumah sakit merupakan lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi sangat penting dalam upaya perlindungan tenaga kerja serta pencegahan penularan infeksi. Namun, kepatuhan dalam penggunaan APD masih menjadi tantangan yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran tenaga kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan staf rumah sakit terhadap penggunaan APD melalui kegiatan sosialisasi. PkM menggunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif dengan teknik ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan di RS Prof. Dr. J. A. Latumeten Ambon dengan sasaran 30 tenaga kesehatan dan non-kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi untuk menilai partisipasi dan respon peserta. Adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% pada pre-test menjadi 73,3% pada post-test. Rata-rata nilai peserta juga mengalami peningkatan dari 62,4 menjadi 85,7. Selain itu, peserta menunjukkan respon positif dan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya penggunaan APD dalam mendukung keselamatan kerja. Sosialisasi penggunaan APD terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tenaga kerja.
References
Asmirajanti, M. (2019). Modul Business Home Care. In Jurnal Esa Unggul (Vol. 2, Issue 1). Universitas Esa Unggul. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Course-29234-7_0614.pdf
Badi’ah, A. (2020). Pengantar Promosi Kesehatan. In A. Munandar (Ed.), CV. MEDIA SAINS INDONESIA (Vol. 5, Issue 3). CV. MEDIA SAINS INDONESIA.
Caesarino, R. I., Wahjono, H., & Lestari, E. S. (2019). Tingkat Kepatuhan Perawat Rumah Sakit X Di Semarang Terhadap Pelaksanaan Cuci Tangan. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 8(2), 852–859.
Cahyani, R., & Susilawati, S. (2024). Analisis Faktor Human Error Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Konstruksi. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(7), 10–14. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i7.669
Dewi, N. P. A. R., Suyasa, I. G. P. D., & Wulandari, I. A. (2022). Hubungan Personal Hygiene Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Risiko Kejadian Dermatitis Kontak Pada Pemulung. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 6(3), 118. https://doi.org/10.32419/jppni.v6i3.292
Ervita Nindy, Hanafiah, A., & Alhabsyi, T. (2023). Pengaruh Citra Rumah Sakit, Kualitas Layanan terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien BPJS Rawat Inap. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 80. https://doi.org/https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.525
Fadli, F., Safruddin, S., Ahmad, A. S., Sumbara, S., & Baharuddin, R. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan pada Tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid-19. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 6(1), 57–65. https://doi.org/10.17509/jpki.v6i1.24546
Harfika, M., & Suryani, N. (2023). Penggunaan APD dan Personal Hygiene Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Dermatitis pada Nelayan di TPI Blanakan Subang Jawa Barat. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(3), 207–211. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i3.208
Ma’aarij, M. R. Al, & Nugraha, A. E. (2022). Analisis Human Error Guna Meminimalkan Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode SHERPA dan HEART Studi Kasus: CV Sarana Sejahtera Tehnik. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(5), 99–104. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.6408870
Makawoka, N., Tulusan, F. M. ., & Londa, V. (2021). Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Manado. Jap, VII(107), 99–107.
Matahari, M., Yusran, S., & Akifah, A. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Nelayan Di Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 4(2), 80–87. https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i2.43138
Meilina, & Bernarto, I. (2021). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan PerawatTerhadap Kepuasan Pasien. Jurnal Administrasi Bisnis, 11(1), 1–6.
Rahmawati, A. R., Suparman, R., & Iswarawanti, D. N. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada petugas penunjang non klinik di RSUD Singaparna Medika Citrautama Pendahuluan Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang perorangan secara paripurna yang masyar. Journal of Midwifery Care, 4(2), 71–80. https://doi.org/10.34305/jmc.v4i02.1115
Ropii, A., & Amalia, I. S. (2023). Analisis Hubungan Antara Personal Hygiene Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Gejala Dermatitis Kontak Iritan Pada Pekerja Pabrik Tahu. Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(10), 19–25. https://doi.org/10.26714/pskm.v1iOktober.234
Simbolon, R. R., Harramain, F. P., Rizaldi, M., & Sonjaya, P. (2024). Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas Kerja. PAJAMKEU : Pajak Dan Manajemen Keuangan, 1(3), 17–31.
Surahmawati. (2015). Kualitas Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Barru ( Kasus Pelayanan Rawat Jalan Pasien Pengguna Asuransi Kesehatan ). Al-Sihah : Public Health Science Journal, 7(1), 26–40.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Aisah Latuconsina, Paramita Kurnia Wiguna, Nelma Liklikwatil, Melda Ningsih Sibela, Syavira Julianti Sudrajad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.