Gambaran Stres Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri

Authors

  • Panca Nuriz Zaneni Universitas Harapan Bangsa
  • Noor Yunida Triana Universitas Harapan Bangsa
  • Febi Septiani Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.935

Keywords:

anak berkebutuhan khusus, dukungan orang, sekolah luar biasa, stres orang tua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat stres yang dialami oleh orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, di mana data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner oleh 83 orang tua murid yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden terdiri dari 1 orang remaja akhir (1,3%), 22 orang dewasa awal, dan 57 orang dewasa akhir (71,3%). Dari total responden, 71 orang (88,8%) adalah perempuan dan 9 orang (11,2%) adalah laki-laki. Tingkat stres yang dialami oleh orang tua terbagi dalam kategori stres ringan sebanyak 14 orang (17,5%) dan stres sedang sebanyak 66 orang (82,5%). Penelitian ini memberikan gambaran yang jelas mengenai tantangan yang dihadapi oleh orang tua dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus, termasuk kekhawatiran yang sering dialami oleh ibu, seperti rasa cemas akan masa depan anak dan pandangan negatif dari lingkungan sekitar. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak terkait dalam meningkatkan dukungan bagi orang tua dan anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

References

Abdullah, K. (2018). Berbagai Metodologi dalam Penelitian Pendidikan dan Manajemen. Gunadarma Ilmu.

Adawiah, R. (2017). Pola asuh orang tua dan implikasinya terhadap pendidikan anak: Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 33–48.

Adiputra, I. G., Suprastha, N., & Tania, L. (2021). The Influence Of Financial Knowledge, Financial Attitude Dan Locus Of Control On Financial Behavior Of E-Wallet Users In Jakarta. Journal of Contemporary Issues in Business and Government, 27(1), 3318–3332. https://cibg.org.au/3318

Aisyah, N., & Amalia, D. R. (2020). Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Perspektif HAM & Pendidikan Islam di MINU Purwosari Metro Utara. Attactive: Innovative Education Journal, 2(1), 1–12. https://attractivejournal.com/index.php/ aj/article/download/37/28

Amatullah, A. (2022). Analisis Implementasi Pendidikan Berbasis Inklusif sebagai Upaya Mencegah Diskriminasi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 16038–16045.

Ambarwati, R., & Yuliantika, R. (2020). Efektivitas Terapi Menggambar Dan Mewarnai Berkelompok Terhadap Perkembangan Psikososial Anak Retardasi Mental. Jurnal Keperawatan GSH, 9(2), 1–6. https://jurnal.akpergshwng.ac.id/index.php/kep/article/download/23/23

Astutik, D., & Wahyudi, A. B. (2015). Deskrispi Kalimat Imperatif dalam Bahasa Lisan Ustadz Maulana dengan Tema “Bersedekah pada Orang Tua” dan “Di Balik Sebuah Musibah” di Youtube. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dewi, N. K. Y., Kusumaningtiyas, D. P. H., & Priastana, I. K. A. (2022). Gambaran Pola Asuh Orang Tua Remaja Retardasi Mental Di SLBC Kemala Bhayangkari Tabanan. Indonesian Journal of Global Health Research, 2(4), 11–18. https://idjhr.triatmamulya.ac.id/index.p hp/idjhr/article/download/46/45

Faradina, N. (2016). Penerimaan diri pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 1–10.

Kementerian Sosial. (2020). Kemensos Dorong Aksesibilitas Informasi Ramah Penyandang Disabilitas. Kemensos. Go. Id.

Lutfatulatifah, L. (2020). Dominasi Ibu Dalam Peran Pengasuhan Anak Dibenda Kerep Cirebon. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 2(1), 67.

https://doi.org/10.24235/equalita.v2i1.7057

Nofitasari, A. (2016). Hubungan antara regulasi emosi dengan self efficacy pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Universitas Negeri Malang.

Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Tahun (2011).

Purnomo, J. C., & Kristiana, I. F. (2016). Hubungan antara dukungan sosial suami dengan stres pengasuhan istri yang memiliki anak retardasi mental ringan dan sedang. Jurnal Empati, 5(3), 507–512. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati

/article/download/15392/14884

Rahmani, R. P., & Hawadi, L. F. (2019). Strategi Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Penalaran Induksi Dalam Pendisiplinan Anak Pra Sekolah Melalui Seminar Online. Journal of Psychological Science and Profession, 3(3), 167.

https://doi.org/10.24198/jpsp.v3i3.24511

Riandita, A. A. (2017). Tingkat stres ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Universitas Muhammadiyah Malang.

Siregar, A. M. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dimasa Pandemi Covid-19 Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Dinas Sosial Kota Medan). Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.

Sujito, E. (2017). Dinamika Penerimaan Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. [Universitas Muhammadiyyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/58798/17/8. NASKAH PUBLIKASI.pdf

Swarjana. (2022). Konsep Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Persepsi, Stres, Kecemasan, Nyeri, Dukungan Sosial, Kepatuhan, Motivasi, Kepuasan, Pandemi COVID-19. Andi.

Ulva, M., & Amalia, R. (2020). Proses Pembelajaran Matematika Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Autisme) Di Sekolah Inklusif. Journal on Teacher Education, 1(2), 9–19. https://doi.org/10.31004/jote.v1i2.512.

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Zaneni, P. N., Triana, N. Y., & Septiani, F. (2025). Gambaran Stres Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 207–212. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.935

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.