Studi Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Skizofrenia

Authors

  • Indra Gunawan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Saryomo Saryomo Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Rossy Rosnawanty Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.724

Keywords:

dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, pendidikan, skizofrenia, usia

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang membutuhkan terapi antipsikotik jangka panjang. Ketidakpatuhan minum obat menjadi tantangan utama karena dapat memicu kekambuhan, rehospitalisasi, dan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Seluruh pasien skizofrenia yang terdaftar (n=58) dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner karakteristik demografis dan kuesioner kepatuhan minum obat yang telah teruji validitas (r=0,618–0,839) dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha=0,964). Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 26–45 tahun (69%), perempuan (60,3%), berpendidikan menengah ke bawah (69%), berpendapatan <2 juta/bulan (75,9%), serta memiliki kepatuhan rendah (43,1%). Terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,042), jenis kelamin (p=0,031), pendidikan (p=0,004), dan pendapatan (p=0,032) dengan kepatuhan minum obat. Pasien lanjut usia, laki-laki, dan yang memiliki pendidikan serta pendapatan lebih tinggi cenderung lebih patuh.

References

Association, A. P. (2024). The American Psychiatric Association practice guideline for the treatment of patients with borderline personality disorder. American Psychiatric Pub.

Bae, S. Y., & Chang, P.-J. (2021). The effect of coronavirus disease-19 (COVID-19) risk perception on behavioural intention towards ‘untact’tourism in South Korea during the first wave of the pandemic (March 2020). Current Issues in Tourism, 24(7), 1017–1035.

Chang, S.-C., Goh, K. K., & Lu, M.-L. (2021). Metabolic disturbances associated with antipsychotic drug treatment in patients with schizophrenia: State-of-the-art and future perspectives. World Journal of Psychiatry, 11(10), 696.

Clifford, L., Crabb, S., Turnbull, D., Hahn, L., & Galletly, C. (2020). A qualitative study of medication adherence amongst people with schizophrenia. Archives of Psychiatric Nursing, 34(4), 194–199.

Deng, M., Zhai, S., Ouyang, X., Liu, Z., & Ross, B. (2022). Factors influencing medication adherence among patients with severe mental disorders from the perspective of mental health professionals. BMC Psychiatry, 22(1), 22.

Fitri, A., Roga, A. U., Manurung, I. F. E., Ratu, J. M., & Jutomo, L. (2025). Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Skizofrenia Paranoid di RSKD Jiwa Naimata. Jurnal Promotif Preventif, 8(4), 785–797.

Hidayati, N. O., Aprianti, F., & Widianti, E. (2023). Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6), 2609–2614.

Kusumaratna, R., & Suyanto, J. (2024). Analisis kepuasan pengguna layanan pemerintah elektronik (e-Government) dan implikasinya terhadap peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Wellness Jurnal Kesehatan Dan Pelayanan Masyarakat, 1(1), 26–32.

Marmot, M. (2017). The health gap—the challenge of an unequal world. Nihonhyouronsha, 46, 1312.

McCutcheon, R. A., Reis Marques, T., & Howes, O. D. (2020). Schizophrenia - An Overview. JAMA Psychiatry, 77(2), 201–210. https://doi.org/10.1001/Jamapsychiatry.2019.3360

Moniem, I., & Kafetzopoulos, V. (2025). Sex differences in schizophrenia: symptomatology, treatment efficacy and adverse effects. Frontiers in Psychiatry, 16, 1594334.

Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267.

Riyaldi, M. A. (2023). Implementasi Literasi Kesehatan Mental Pasien Rehabilitasi Psikososial Rumah Sakit Jiwa Islam Jakarta. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 9(2), 117–132.

Salam, M. A., Badr, E., Monier, E., & Mohamed, A. (2022). Schizophrenia diagnosis using optimized federated learning models. IJCSNS, 829.

Sazali, M. F., Rahim, S. S. S. A., Mohammad, A. H., Kadir, F., Payus, A. O., Avoi, R., Jeffree, M. S., Omar, A., Ibrahim, M. Y., & Atil, A. (2022). Improving tuberculosis medication adherence: the potential of integrating digital technology and health belief model. Tuberculosis and Respiratory Diseases, 86(2), 82.

Sosilo, E., Hermanto, H., & Rahayu, S. M. (2025). Analisis Faktor Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Kontrol Berobat Pasien Skizoprenia Di Poli Jiwa RSUD Dr. Murjani Sampit. Jurnal Dinamika Kesehatan Komunitas Dan Klinik, 2(2), 21–30.

Suhaily, N. I. M. (2023). Hubungan Peran Perawat Terhadap Perawatan Diri Pasien Skizofrenia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Aceh. Universitas Bina Bangsa Getsempena.

Yao, L., Liu, H., & Tian, X. (2022). Medication adherence among community-dwelling schizophrenia patients during the COVID-19 pandemic: a cross-sectional study. Psychiatry Research, 317, 114841.

Downloads

Published

2025-11-21

How to Cite

Gunawan, I., Saryomo, S., & Rosnawanty, R. (2025). Studi Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 39–46. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.724

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.