Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Resisten Obat

Authors

  • Farsida Farsida Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Indah Imanul Kamliah Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Tri Ariguntar Winanningtyas Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Rahmini Shabariah Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.560

Keywords:

faktor risiko, karakteristik pasien, riwayat pengobatan TB, tuberkulosis resisten obat

Abstract

Laporan WHO tahun 2023, terdapat sekitar 400.000 kasus tuberkulosis (TB) resisten obat di dunia. Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban kasus tertinggi, dimana 81% kasus berhasil ditemukan dan 90% telah menerima pengobatan, menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. TB resisten obat terjadi ketika Mycobacterium tuberculosis kebal terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT), sehingga menjadi perhatian utama dalam pengendalian TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien TB resisten obat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dilakukan pada November-Desember 2023 dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 61 pasien TB resisten obat. Data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur mengenai karakteristik pasien tuberkulosis resisten obat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 36–45 tahun, berpendidikan perguruan tinggi, bekerja sebagai ibu rumah tangga atau tidak bekerja, serta sebagian besar memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Pasien umumnya mencari pengobatan saat mengalami gejala batuk atau batuk berdarah dalam dua minggu pertama, mengunjungi puskesmas sebagai fasilitas pertama, memiliki riwayat pengobatan TB sebelumnya, sedang dalam fase lanjutan pengobatan TB resisten obat, dan sebagian besar berperilaku merokok.

References

Andri, J., Febriawati, H., Randi, Y., J, H., & Setyawati, A. D. (2020). Penatalaksanaan Pengobatan Tuberculosis Paru. Jurnal Kesmas Asclepius, 2(2), 73–80. https://doi.org/10.31539/jka.v2i2.1396

Appiah, M. A., Arthur, J. A., Gborgblorvor, D., Asampong, E., Kye-Duodu, G., Kamau, E. M., & Dako-Gyeke, P. (2023). Barriers to tuberculosis treatment adherence in high-burden tuberculosis settings in Ashanti region, Ghana: a qualitative study from patient’s perspective. BMC Public Health, 23(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16259-6

Bayan, U. A.-Q., Prihanto, E. S. D., & Anwar, M. (2022). Karakteristik Pasien Tuberulosis Resistan Obat di RSU Dr. H. Chasan Boesoirie. Kieraha Medical Journal, 4(2), 116–123.

Berniati, B., Sofiani, Y., & Irawati, D. (2020). Pengalaman Pengawas Menelan Obat (PMO) dalam Mendampingi Pasien TB MDR di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. JHeS (Journal of Health Studies), 4(2), 58–64. https://doi.org/10.31101/jhes.1735

Darmastuti, A. T., Sukmana, J., & Pranitasari, N. (2020). Hubungan Perilaku Merokok dengan Angka Kejadian Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kenjeran Surabaya. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 1(2), 77–83. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v1i2.9

Imam, F. R. S., Umboh, J. M. L., & Tuda, J. S. B. (2023). Faktor-faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Multidrug-Resistant Tuberculosis (TB-MDR) di Kota Ternate, Maluku Utara. E-CliniC, 11(3), 260–268. https://doi.org/10.35790/ecl.v11i3.44459

Kemenkes RI. (2022). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis. In Kementerian Kesehatan Republik indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022.

Kemenkes Rl. (2023). Deteksi TBC Capai Rekor Tertinggi di Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/deteksi-tbc-capai-rekor-tertinggi-di-tahun-2022

Manggasa, D., & Suharto, D. (2022). Riwayat Pengobatan dan Komorbid Diabetes Mellitus Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Resisten Obat. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(4), 403–408. https://doi.org/10.33860/jik.v15i4.659

Pulumulo, S., Febriyona, R., & Syamsuddin, F. (2023). Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keberhasilan Pengobatan Pada Tuberkulosis Di Wilayah Puskesmas Telaga Biru. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6596–6605. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.21209

Rita, E., & Qibtiyah, S. M. (2020). Hubungan Kontak Penderita Tuberkulosis Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak. Indonesian Journal of Nursing Science and Practice, 3(1), 35–41.

Wibowo, A., Burhan, E., & Putra, A. C. (2021). Pola Resistansi Kuman Tuberkulosis dan Regimen Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Resisten Obat Di Rumah Sakit Pusat Rujukan Respirasi Nasional Persahabatan Jakarta. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.23960/jkunila511-6

World Health Organization. (2024). Global Tuberculosis Report 2024. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-10-11

How to Cite

Farsida, F., Kamliah, I. I., Winanningtyas, T. A., & Rahmini Shabariah. (2025). Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Resisten Obat. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 93–98. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.560

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.