Identifikasi Faktor Ekstrinsik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.805Keywords:
aktivitas fisik, diabetes melitus tipe II, dukungan sosial, faktor ekstrinsikAbstract
Diabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu penyakit kronis yang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk dari luar atau faktor ekstrinsik pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ekstrinsik yang berpotensi mempengaruhi angka kejadian pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II pada pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah responden sebanyak 48 pasien Diabetes Melitus Tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan dan diuji dengan analia univariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar pasien memiliki akses yang baik terhadap layanan Kesehatan (100%), mendapatkan dukungan sosial dalam kategori sedang (25,0%) hingga baik (75,0%), pola makan dalam kategori sedang (95,8%) hingga kurang baik (4,2%), dan aktivitas fisik dalam kategori sedang (95,8%) hingga rendah (4,2%). Simpulan penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang masih memerlukan perhatian dan pembenahan lebih lanjut, terutama bagi tenaga Kesehatan dipuskesmas. Faktor-faktor tersebut meliputi dukungan sosial, pola makan dan aktivitas fisik pada pasien Diabetes Melitus tipe II.
References
Anwar, A. N. I. A., Gani, A. B., Makmun, A., Sam, A. D. P., & Kanang, I. L. D. (2023). Gambaran Penderita Amputasi Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2019-2023. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(8), 573–580. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i8.341
Aschner, P., Karuranga, S., James, S., Simmons, D., Basit, A., Shaw, J. E., Wild, S. H., Ogurtsova, K., & Saeedi, P. (2021). The International Diabetes Federation’s guide for diabetes epidemiological studies. Diabetes Research and Clinical Practice, 172, 108630. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2020.108630
Badi’ah, A. (2020). Pengantar Promosi Kesehatan. In A. Munandar (Ed.), CV. Media Sains Indonesia (Vol. 5, Issue 3). CV. Media Sains Indonesia.
Djawa, O. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care pada Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Depok III Sleman Yogjakarta. Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(1), 1–10.
Hananto, S. Y., Putri, S. T., & Puspita, A. P. W. (2022). Studi Kasus : Penatalaksanaan Diabetes Self Management Education (DSME) Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan, 20(4), 128–137. https://doi.org/10.35874/jkp.v20i4.1111
Komariah, K., & Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, Dm, 41–50. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.412
Lestari, Zulkarnain, & Sijid, S. A. (2021). Diabetes Melitus : Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change Gowa, November, 237–241.
Manto, O. A. D., Nestriani, N. W. E. N., & Latifah, L. (2023). Hubungan Perilaku Perawatan Kaki Terhadap Kejadian Ulkus Kaki Diabetik. Journal of Nursing Invention, 4(1), 42–47. https://doi.org/10.33859/jni.v4i1.300
Maros, H., & Juniar, S. (2016). Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta. 45, 1–23.
P2PTM. (2022). Penyakit Diabetes Melitus. P2ptm.Kemkes.Go.Id.
Prasetya, S. A., Irawan, A., & Rahman, S. (2023). Hubungan Motivasi Terhadap Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Journal of Nursing Invention, 4(1), 15–24. https://doi.org/https://doi.org/10.33859/jni.v4i1
Putra, A. P., Maulina, N., & Nadira, C. S. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Dan Hipertensi Dengan Luas Infark Miokard(Berdasarkan Skor Selvester) Pasien Sindrom Koroner AkutDi Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara Tahun 2019. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 22(2), 38–45. https://doi.org/10.24815/jks.v22i2.22124
Rosdina, S., Saputra, B., & Roslita, R. (2024). Hubungan Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Latihan Fisik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Health Care : Jurnal Kesehatan, 13(1), 47–58.
Salahudin, R., & Amelia, A. (2024). Hubungan antara self care manajement dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Journal of Nursing Practice and Education, 4(2), 375–382. https://doi.org/doi.org/10.34305/jnpe.v4i2.1109
Trisnawati, Anggraini, R. B., & Nurvinanda, R. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 4(2), 85–94. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijnhs.v4i2
Trisnawati, S. K., & Setyorogo, S. (2013). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 6–11.
Utomo, A. A., Rahmah, S., & Amalia, R. (2020). Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 : A Sistematic Review. AN-Nur: Jurnal Kajian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 01(1), 44–53.
Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1), 11–15. https://doi.org/10.56742/nchat.v1i1.3
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



