Determinan Kejadian Perdarahan Postpartum pada Ibu Nifas: Sebuah Systematic Literature Review

Authors

  • Sri Mulyati Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Aticeh Aticeh Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Raudhatul Munawarah Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Nur Fitri Ayu Pertiwi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Endah Dian Marlina Poltekkes Kemenkes Jakarta III

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i3.2301

Keywords:

determinan; ibu nifas, perdarahan postpartum, systematic review

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia, namun determinan yang mempengaruhinya masih dilaporkan secara bervariasi pada berbagai penelitian sehingga diperlukan sintesis bukti yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan kejadian perdarahan postpartum pada ibu nifas berdasarkan artikel penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan kerangka Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan pada basis data dan portal jurnal nasional dengan kata kunci determinan dan faktor risiko perdarahan postpartum, kemudian disaring berdasarkan kriteria inklusi berupa tahun terbit 2020 sampai 2026 dan desain penelitian asli. Proses telaah artikel dilakukan melalui penilaian kualitas metodologi menggunakan instrumen critical appraisal yang relevan, dilanjutkan dengan ekstraksi data karakteristik studi dan tabulasi hasil untuk disintesis secara naratif. Proses seleksi menghasilkan dua belas artikel yang memenuhi kriteria dari tiga puluh artikel yang teridentifikasi pada tahap awal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa paritas, anemia dalam kehamilan, dan jarak kehamilan yang terlalu rapat merupakan determinan yang paling konsisten dan memiliki kekuatan hubungan tertinggi, sementara usia ibu yang ekstrem, riwayat preeklampsia, retensio plasenta, dan partus lama berperan sebagai determinan pendukung. Kesimpulannya, determinan kejadian perdarahan postpartum bersifat multifaktorial sehingga deteksi dini sejak masa antenatal sangat diperlukan untuk menurunkan risiko perdarahan postpartum pada ibu nifas di Indonesia.

 

References

Ardianti, F. K., Sari, R. D. P., & Utama, W. T. (2023). Perdarahan Postpartum et Causa Atonia Uteri: Literature Review. JK Unila, 7(2), 128–132.

Bahara, G. W., Ngob, N. F., & Sulistiawati. (2024). HUBUNGAN JARAK PERSALINAN DENGAN PERDARAHAN POSTPARTUM. J. Kedokteran Mulawarman, 11(3), 119–124.

Bayuana, A., Anjani, A. D., Nurul, D. L., Selawati, S., Saiâ€TMdah, N., Susianti, R., & Anggraini, R. (2023). Komplikasi Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir: Literature Review. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 26. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.517

Dewiyana, D., & Anggondowati, T. (2024). Hubungan Riwayat Komplikasi Kehamilan dengan Kejadian Perdarahan Pasca Salin di Indonesia (Analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 8(1). https://doi.org/10.7454/epidkes.v8i1.1103

Dwiyanti, F., Karmila, D., Mahayani, I. A. M., & Utami, S. (2023). Hubungan Paritas Dan Kunjungan Anc Dengan Perdarahan Postpartum Di Rsud Kota Mataram. Malahayati Health Student Journal, 3(9), 2819–2832. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i9.11020

Husen, B. (2021). Analisis faktor risiko perdarahan post partum di RSUD Labuang Baji Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Serambi Sehat, 14(3).

Istiningsih, T., Herlinadiyaningsih, & Batu, K. L. (2024). Faktor Risiko Terjadinya Perdarahan Post Partum di UPTD RSUD Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(2), 110–117. https://doi.org/https://doi.org/10.37294

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.

Organization, W. H. (2022). Postpartum haemorrhage (PPH) summit BT - Project brief. World Health Organization.

Organization, W. H. (2023). Anaemia. World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/anaemia

Organization, W. H. (2024). Maternal mortality. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Page, M. J., Mckenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Mayo-wilson, E., Mcdonald, S., Mcguinness, L. A., Stewart, L. A., Thomas, J., Tricco, A. C., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement : An updated guideline for reporting systematic reviews Asbj ø rn Hr o. International Journal of Surgery, 88(March), 105906. https://doi.org/10.1016/j.ijsu.2021.105906

Pratiwi, F., Adhisty, Y., Widarti, S., & Sukaesih, R. (2025). PENDAHULUAN Masalah kesehatan ibu merupakan salah satu topik yang masih menjadi perhatian dunia . Hal ini terbukti dengan adanya pembahasan mengenai kesehatan ibu dan program pembangunan Sustainable Development Goals ( SDGs ) maupun program Millenium Deve. Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta, VI(1). https://jurnal.lppm-mmy.ac.id/index.php/jik

prawirohardjo, sarwono. (2016). Ilmu Kebidanan (Issue li).

Putri, A. S., Haryanti, D., Mariana, S., & Rosa Riya. (2023). Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Perdarahan Post Partum pada Ibu Bersalin di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 4(3), 177–184. https://doi.org/10.33650/trilogi.v4i3.6324

Sanjaya, R., & Fara, Y. D. (2021). Usia , Paritas , Anemia Dengan Kejadian Perdarahan Postpartum. CITRA DELIMA : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung, 5(1), 33–37. http://jurnalilmiah.stikescitradelima.ac.id/index.php/JI

Sianturi, C. S. Q., & Susanto, R. (2024). Hubungan Preeklampsia Dan Kejadian Perdarahan Pasca Salin di RSUD Bahteramas. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 5662–5669.

Susiloningtyas, I., & Staf, Y. P. (2022). Kajian Pengaruh Manajemen Aktif Kala Iii Terhadap Pencegahan Perdarahan Postpartum (Sistematik Review ). Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50(128), 63–72.

Syamsuriyati, Maimunah, S., Kasjono, H. S., & Sunartono, J. J. K. (2024). Determinan faktor risiko yang mempengaruhi perdarahan post partum di wilayah makassar. JURNAL ILMIAH KEBIDANAN IMELDA, 10(2), 74–83. http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN

Vionada, E., Mahayani, I. A. M., Apriliana, & Haritsa, D. (2024). Hubungan Berat Badan Bayi, Paritas Dan Riwayat Preeklampsia Dengan Kejadian Perdarahan Postpartum Di RSUD Kota Mataram. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(22), 364–378. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.14564853

Yatiningsih, S. S., Shammakh, A. A., S., A. M., & Maharani, I. A. M. (2023). Hubungan Usia, Paritas, Dan Riwayat Sesar Dengan Kejadian Retensio Plasenta Pada Ibu Post Partum Di Rsud Kota Mataram. Cakrawala Medika: Journal Of Health Sciences, 02(01), 50–61. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/i ndex.php/cmj

Yuanita, D., Nurfa’izah, D. A., & Situmorang, H. E. (2024). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Postpartum Di Rsud Yowari Kabupaten Jayapura. Healthy Papua, 7(1), 461–475.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Mulyati, S., Aticeh, A., Munawarah, R., Pertiwi, N. F. A., & Marlina, E. D. (2026). Determinan Kejadian Perdarahan Postpartum pada Ibu Nifas: Sebuah Systematic Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(3), 143–150. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i3.2301

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 

You may also start an advanced similarity search for this article.