Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise dalam Menurunkan Keluhan Dyspnea pada Pasien di IGD: Studi Kasus

Authors

  • Nandhita Eka Putri Restutiraka Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Nur Chayati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Yuli Eko Romaningsih RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1832

Keywords:

diaphragmatic breathing exercise, dyspnea, pasien

Abstract

Dyspnea merupakan keluhan yang sering dialami pasien dengan gangguan sistem pernapasan dan dapat menurunkan kenyamanan serta kualitas hidup. Penanganan yang tepat diperlukan untuk membantu memperbaiki pola napas dan meningkatkan fungsi pernapasan pasien. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan diaphragmatic breathing exercise sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis pada pasien dengan keluhan dyspnea di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga pasien. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi asuhan keperawatan sebelum dan sesudah intervensi. Pelaksanaan Diaphragmatic Breathing Exercise (DBE) dilakukan sebanyak 5 siklus, dengan setiap siklus terdiri atas 1 menit latihan dan diikuti dengan istirahat selama 2 menit. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi pernapasan pasien sebelum dan sesudah intervensi, meliputi frekuensi respirasi, saturasi oksigen, penggunaan otot bantu napas, serta keluhan subjektif sesak napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan yang ditandai dengan penurunan frekuensi respirasi dari rentang 28–34 kali per menit menjadi 25–29 kali per menit serta peningkatan saturasi oksigen dari 89–93% menjadi 94–97%, berkurangnya penggunaan otot bantu napas, serta penurunan keluhan sesak napas pada seluruh pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa diaphragmatic breathing exercise dapat membantu mengurangi keluhan dyspnea serta meningkatkan kenyamanan pasien sehingga kualitas hidup pasien meningkat.

References

Górski, P., Białas, A. J., & Piotrowski, W. J. (2024). Aging Lung: Molecular Drivers and Impact on Respiratory Diseases—A Narrative Clinical Review. Antioxidants, 13(12). https://doi.org/10.3390/antiox13121480

Goutama, E., & Chandra Widjanantie, S. (2023). The Effect of Diaphragm Breathing Exercises on Physiological and Psychological Stress. Indonesian Journal of Physical Medicine and Rehabilitation, 12(02), 197–205. https://doi.org/10.36803/indojpmr.v12i02.344

Irawati, N. P. E. (2022). Penerapan Relaksasi Diaphragmatic Breathing Exersice Terhadap Dyspnea Pada Asuhan Keperawatan Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Madago Nursing Journal, 3(2).

Kholidah, W. S., Mohtar, S., & Mahmudah, R. (2025). Pengaruh diaphragma breathing exercise terhadap masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Health Sciences and Pharmacy Journal, 9(2), 99–103. https://doi.org/10.32504/hspj.v9i2.1182

Kwon, C. Y., Won, J., & Lee, B. (2026). The health effects of diaphragmatic breathing: A systematic review. Complementary Therapies in Medicine, 96(December 2025), 103317. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2025.103317

Lomauro, A., & Aliverti, A. (2021). Sex and gender in respiratory physiology. European Respiratory Review, 30(162). https://doi.org/10.1183/16000617.0038-2021

Nasirmoghadas, A., Monjazebi, F., Nasiri, M., Feyzi, A., & Borhani, F. (2025). Comparison of diaphragmatic breathing exercises and incentive spirometry on the functional status of heart failure patients: a randomized controlled trial. BMC Cardiovascular Disorders, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12872-024-04464-z

Roring, A., Pangkahila, E. A., & Doda, D. V. D. (2024). Hubungan antara karakteristik individu dan fungsi paru di posyandu lansia Kecamatan Langowan Timur. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, 12(2), 595–600. https://doi.org/10.35790/jkkt.v12i2.56367

Sadhana, W., & Yulistiarini, Y. (2025). Efek Latihan Diapraghmatic Breathing Exercise Terhadap Saturasi Oksigen Pasien PPOK di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Tahun 2024. Health Research Journal of Indonesia, 3(3), 114–119. https://doi.org/10.63004/hrji.v3i3.618

Silveyra, P., Babayev, M., & Ekpruke, C. D. (2026). Sex, hormones, and lung health. 106(1), 53–86. https://doi.org/10.1152/physrev.00026.2024.Sex

Sundari, S., Imania, D. R., & Wardhani, R. R. (2025). Pengaruh Pemberian Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Penurunan Level Stress Pada Remaja Dengan Metode Telephysiotherapy The Effect Of Diaphragmatic Breathing Exercise On Reducing Stress Levels In Adolescents With Telephysiotherapy Method. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 8(2655–0830), 87–92. https://ejournal.medistra.ac.id/index.php/JKF.

Zagoto, D. Y., Sengkey, L. S., & Mogi, T. I. (2022). Pengaruh Latihan Incentive Spirometry Dan Diaphragmatic Breathing Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional Pasca-Covid-19.

Downloads

Published

2026-04-22

How to Cite

Eka Putri Restutiraka, N., Chayati, N., & Romaningsih, Y. E. (2026). Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise dalam Menurunkan Keluhan Dyspnea pada Pasien di IGD: Studi Kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 97–102. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1832

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.