Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Ny. D dengan Stroke Iskemik Fokal

Authors

  • Rahma Febria Tri Utami Universitas Harapan Bangsa
  • Adiratna Sekar Siwi Universitas Harapan Bangsa
  • Indri Heri Susanti Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1662

Keywords:

asuhan keperawatan, gangguan mobilitas fisik, range of motion (ROM), stroke iskemik

Abstract

Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan global yang memberikan kontribusi besar terhadap angka kematian dan kecacatan jangka panjang. Stroke iskemik terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke jaringan otak karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi secara optimal. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan neurologis seperti penurunan kekuatan otot, kelumpuhan, serta keterbatasan mobilitas. Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi fungsi fisik pasien, tetapi juga menghambat kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien stroke iskemik dengan masalah gangguan mobilitas fisik berdasarkan Standar Diagnosis, Intervensi, dan Luaran Keperawatan Indonesia (SDKI, SIKI, dan SLKI). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta telaah rekam medis. Subjek penelitian adalah seorang pasien perempuan (Ny. D) dengan diagnosis medis stroke iskemik fokal yang menjalani perawatan di Iryou Houjin Aiwakai (Ikeda En), Jepang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengkajian, intervensi, dan evaluasi keperawatan dengan teori dan standar keperawatan yang berlaku. Hasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada ekstremitas kanan, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan rentang gerak sendi. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa latihan Range of Motion (ROM) aktif dan pasif secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot serta mempertahankan fleksibilitas sendi. Evaluasi menunjukkan bahwa setelah tiga hari pelaksanaan latihan ROM, terjadi peningkatan kemampuan mobilisasi, perbaikan rentang gerak, serta meningkatnya kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, latihan Range of Motion (ROM) yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan mobilitas fisik pasien stroke iskemik serta mendukung proses rehabilitasi melalui peran aktif perawat dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkelanjutan.

References

Abdillah, A., Istiqomah, I. N., Kurnianto, S., & Khovifah, N. (2022). The effectiveness of range of motion (ROM) on increasing muscle strength in stroke patients: literature review. Nurs Health Sci J, 2(2), 137-142.

Aditama, M. A., & Muntamah, U. (2024). Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Hemiparesis dengan Stroke Non Hemoragik. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1), 7-14.

Angelina Nur Kholifah, Siti Haniyah, & Ikit Netra Wirakmi. (2025). Physical Mobility Disorder in Patient Tn. S With Non-Hemorrhagic Stroke in Room A RS Iryou Houjin Aiwakai (Ikeda En) Okinawa Japan. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 17(3), 511–515. https://doi.org/10.35960/vm.v17i3.1600

Anita Shinta Kusuma, O. S. (2020). Implementation of Early Passive Range of Motion (ROM) Exercise Procedures in Non-Hemorrhagic Stroke (NHS) Patients. Syntax Literate, 5(10), 1015–1021.https:/ literate/article/view/1706/1614

Annita, Kudri, A., & Deswita. (2020). Perbedaan Kadar Hemoglobin, Nilai Hematokrit Dan Jumlah Eritrosit Pada Stroke Iskemik Dan Stroke Hemoragik Differences of Hemoglobin Level, Hematocrite Value and the Number of Erythrocyte in Ischemic and Hemorrhagic Stroke. Jurnal Kesehatan MedikaSaintika, 11(2), 247–252. http://dx.doi.org/10.30633/jkms.v11i1.767

ASA. (2023). About Stroke. ASA. https://www.stroke.org/en/.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bella, C., Inayati, A., & Immawati, I. (2021). Penerapan Range of Motion (Rom) Pasif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 216-222.

Choi, A. Y., Lim, J. H., & Kim, B. G. (2024). Effects of muscle strength exercise on muscle mass and muscle strength in patients with stroke: a systematic review and meta-analysis. Journal of exercise rehabilitation, 20(5), 146–157. https://doi.org/10.12965/jer.2448428.214

Daulay, N. M., & Hidayah, A. (2021). Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif Terhadap Kekuatan Otot dan Rentang Gerak Sendi Ekstremitas Pada Pasien Pasca Stroke. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 6(1), 22–26. https://doi.org/10.51933/health.v6i1.395

Eka Pratiwi Syahrim, W., Ulfah Azhar, M., & Risnah, R. (2019). Efektifitas Latihan ROM Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke: Study Systematic Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(3), 186–191. https://doi.org/10.56338/mppki.v2i3.805

Feigin, V. L., Brainin, M., Norrving, B., Martins, S., Sacco, R. L., Hacke, W., Fisher, M., Pandian, J., & Lindsay, P. (2022). World Stroke Organization (WSO): Global Stroke Fact Sheet 2022. International Journal of Stroke, 17(1), 18–29. https://doi.org/10.1177/17474930211065917

Gomez-Cuaresma, L., Lucena-Anton, D., Gonzalez-Medina, G., Martin-Vega, F. J., Galan-Mercant, A., & Luque-Moreno, C. (2021). Effectiveness of stretching in post-stroke spasticity and range of motion: systematic review and meta-analysis. Journal of personalized medicine, 11(11), 1074.

Handayani, D., & Dominica, D. (2019). Gambaran Drug Related Problems (DRP’s) pada Penatalaksanaan Pasien Stroke Hemoragik dan Stroke Non Hemoragik di RSUD Dr M Yunus Bengkulu. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 5(1), 36.

Hasan, A. M., Rahmayani, F., & Rudiyanto, W. (2022). Pengaruh kadar LDL dan HDL pada stroke. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1245-1252.

Hosseini, Z. S., Peyrovi, H., & Gohari, M. (2019). The Effect of Early Passive Range of Motion Exercise on Motor Function of People with Stroke: a Randomized Controlled Trial. Journal of Caring Sciences, 8(1), 39–44. https://doi.org/10.15171/jcs.2019.006

Li S. (2023). Stroke Recovery Is a Journey: Prediction and Potentials of Motor Recovery after a Stroke from a Practical Perspective. Life (Basel, Switzerland), 13(10), 2061. https://doi.org/10.3390/life13102061

Merdiyanti, D., Ayubbana, S., & Sari HS, S. A. (2021). Penerapan Range of Motion (Rom) Pasif Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik. Jurnal Cendikia Muda, 1,98-102. http://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/viewFile/18 7/98

Mutiarasari, D. (2019). Ischemic Stroke: Symptoms, Risk Factors and Prevention. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 1(2), 36–44.

Platz, T. (2021). Clinical pathways in stroke rehabilitation: evidence-based clinical practice recommendations.

Ridlo, U. (2023). Metode penelitian studi kasus: teori dan praktik. Publica Indonesia Utama.

Salmawanti, Y., & Siyamti, D. (2025). Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Range Of Motion pada Stroke Non Hemoragik (Studi Kasus). Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 3(1), 20-27.

Setiawan, L., & Hartiti, T. (2020). Penatalaksanan Ketergantungan pada Pasien Stroke. Ners Muda, 1(1), 1. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5510

Song, L., Wang, X., Ouyang, M., Sun, L., Chen, X., Arima, H., ... & INTERACT2 Investigators. (2021). Associations of an abnormal physiological score with outcomes in acute intracerebral hemorrhage: INTERACT2 study. Stroke, 52(2), 722-725.

South East Asian Medical Information Center. (2020). Stroke prevalence and mortality statistics in Southeast Asia. SEAMIC.

Wahyu Hidayah, F., Fatma Nurfadilah, F., & Nova Hadayani, R. (2022). Implementasi Range Of Motin (ROM) Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Dengan Masalah Gangguan Aktivitas dan Istirahat. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(8), 2355-2361.

Wawan Kurniawan, S. K. M., & Aat Agustini, S. K. M. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Keperawatan; Buku Lovrinz Publishing. LovRinz Publishing.

Wiegand, A. A., Dukhanin, V., Gonzalez, N., McDonald, K. M., Peterson, S., & Gleason, K. T. (2023). Patient and care partner assessments of diagnostic excellence in the emergency department: a cognitive interview study. International Journal of Nursing Studies Advances, 5, 100129.

World Health Organization. (2021). World Stroke Day. https://www.who.int/news- room/fact-sheets/detail/falls.

World Health Organization. (2023). Stroke (cerebrovascular accident). Regional Office for the Eastern Mediterranean. https://www.emro.who.int/health-topics/stroke-cerebrovascular-accident/index.html

Yuniarsih. (2020). Asuhan Keperawatan Pada Klien Yang Mengalami Stroke Hemoragik Dengan Hambatan Mobilitas Fisik Di Ruang Krissan Rsud Bangil Pasuruan. Molecules, 2(1), 1–12.

Downloads

Published

2026-04-22

How to Cite

Utami, R. F. T., Siwi, A. S., & Susanti, I. H. (2026). Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Ny. D dengan Stroke Iskemik Fokal. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 109–122. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1662

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.