Manajemen Perawatan Pasien Diabetes Mellitus dengan Resiko Neuropati Perifer : A Case Study

Authors

  • Fevi Padhila Universitas Bina Bangsa
  • Nova Listya Wahananingtyas Universitas Bina Bangsa
  • Reni Muhka Universitas Bina Bangsa
  • Risnadhia Risnadhia Universitas Bina Bangsa
  • Rachmad Aprilio Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1388

Keywords:

diabetes melitus (DM), manajemen keperawatan, neuropati perifer

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia sehingga menyebabkan neuropati perifer. Neuropati perifer ditandai dengan penurunan sensasi protektif pada ekstremitas bawah sehingga meningkatkan gangguan integritas kulit, ulkus diabetik, hingga amputasi. Menurut WHO, jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia diperkirakan akan melebihi 21 juta jiwa pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan risiko neuropati perifer dalam upaya mencegah cedera dan mempertahankan integritas kulit. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah seorang pasien laki-laki berusia 58 tahun dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 dan risiko neuropati perifer. Pengumpulan data didapatkan dengan menerapkan prinsip etik tindakan keperawatan yaitu confidentiality dengan anamnesa, klasifikasi data, perencanaan, implemantasi, observasi, dan dokumentasi. Hasil Interevensi pemeriksaan tes monofilamen pad Tn. A menunjukkan penurunan sensasi pada 4 dari 10 titik, mengindikasikan gangguan fungsi saraf perifer. Hiperglikemia yang tidak terkontrol (GDS 265 mg/dL dan HbA1c 9,2%) menjadi faktor terjadinya kerusakan saraf. Pasien menunjukkan perilaku manajemen kesehatan yang tidak efektif.

References

Anggraini, S., Rahmah, R., Haryati, D., & Monica, O. T. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga dalam Pemberian Asi Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(6), 1797–1805. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i6.10528

ADA. (2024). American Diabetes Association. Standards of Care in Diabetes, Neuropathy and Foot Care. Diabetes Care.

Agustina Sinurat, N., Rahman, Z., Nirnasari, M., & Hendra Sintindaon, S. (2024). Pengaruh Foot Self Care dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak. Jurnal Keperawatan, 14(2), 67–74. https://doi.org/10.59870/jurkep.v14i2.158

Alshammari, L., O’Halloran, P., McSorley, O., Doherty, J., & Noble, H. (2023). The effectiveness of foot care educational interventions for people living with diabetes mellitus: An umbrella review. Journal of Tissue Viability, 32(3), 406–416. https://doi.org/10.1016/j.jtv.2023.06.001

Appleton, A., & Vanbergen. (2019). Crash Course Sistem Endokrin Metabolisme dan Nutrisi. Elsevier.

Apriilia, D. (2023). Analisis Asuhan Keperawatan Manajemen Sensasi Perifer Pada Ny.O Pasien Diabetes Mellitus Dengan Intervensi Diabetic Foot Spa di Ruang Umar Bin Khattab III RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung. Bhakti Kencana University.

Boulton. A. J. M. (2023). Diabetic neuropathies: Diagnosis and management. The Lancet Diabetes & Endocrinology.

Faren. P. (2022). Hubungan Kadar Glukosa Darah Dengan Kadar Glukosa Urine Metode Benedict (Doctoral Dissertation. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Kang, S.-Y., Um, J.-Y., Chung, B.-Y., Lee, S.-Y., Park, J.-S., Kim, J.-C., Park, C.-W., & Kim, H.-O. (2022). Moisturizer in Patients with Inflammatory Skin Diseases. Medicina, 58(7), 888. https://doi.org/10.3390/medicina58070888

Kemenkes RI. (2020). Tetap Produktif, Cegah, Dan Atasi Diabetes Melitus. 1–6.

Korpowska. K, Majchrzycka. M, & Adamski. Z. (2022). The assessment of prophylactic and therapeutic methods for nail infections in patients with diabetes. Advances in Dermatology and Allergology, 39(6), 1048–1052.

Kurniawati. T, & Budiarto. E. (2022). Pengaturan Dan Pendampingan Diit Pasien Dan Kelompok Risiko Diabetes Mellitus. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(2), 213–218.

Mahendra, Sari Purbaningsih, E., Dian Cahyawati, R., Sumarni, & Sazilli, D. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Gangguan Integritas Kulit/Jaringan Berhubungan Dengan Neuropati Perifer Dm 2 Di Igd Rsd Gunung Jati. MEJORA Medical Journal Awatara, 2(4), 1–7. https://doi.org/10.61434/mejora.v2i4.251

Nurjannah, Saputra. B, & Erianti. S. (2023). Gambaran derajat keparahan neuropati perifer pada pasien diabetes melitus tipe 2. Universitas Hang Tuah Pekanbaru.

Putri, Y. D., Eltrikanawati, T., & Ariyani, A. (2022). Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Gangguan Neuropati Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(4). https://doi.org/10.30651/jkm.v7i4.15667

Ramadona. A, Rustam. E, & Syauqie. M. (2021). Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Munculnya Gejala Neuropati Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Andalas. Jurnal Farmasi Higea, 13(1), 14–22.

Randa. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus (DM) Dengan Resiko Disfungsi Neurovaskuler Perifer Di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

Sari, M., & Nengke, P. (2022). Perawatan Kaki (Foot Care) pada perfusi perifer tidak efektif Diabetes Melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI), 3(1). https://doi.org/10.57084/jikpi.v3i1.853

SDKI. (2019). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan: Penerbit Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Indonesia.

Sholikhah, M. N., & Purwanti, O. S. (2025). Hubungan Antara Perilaku Merokok Dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetik. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 8(1), 40–47. https://doi.org/10.52774/jkfn.v8i1.345

SIKI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (1st ed.). Jakarta : PPNI.

Sitorus, F., Febrika Setia Waruwu, A., Junita Ndraha, F., Triani Mendrofa, P., & Bexty Melyany, F. (2023). Screening Gangguan Saraf Perifer Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II: Studi Deskriptif. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan), 2(2), 80–88. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.687

SLKI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta : PPNI.

Standards of Care in Diabetes. (2024). Retinopathy, Neuropathy, and Foot Care. Diabetes Care.

Sujati, N. K., Akbar, M. A., Anggraeni, H., & Fadhillah, L. (2024). Intervensi Akupresur untuk Neuropati Perifer pada Diabetes Melitus dengan Sindrom Lembab Limpa: Studi Kasus dan.

WGDF. (2023). International Working Group on the Diabetic Foot (IWGDF). Guidelines on the prevention and management of diabetic foot disease.

Wisti, A. (2021). Asuhan Keperawatan Manajemen Sensasi Perifer Pada Pasien Diabetes Melitus Di Ruang Melati RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2021. Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu.

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Padhila, F., Wahananingtyas, N. L., Muhka, R., Risnadhia, R., & Aprilio, R. (2026). Manajemen Perawatan Pasien Diabetes Mellitus dengan Resiko Neuropati Perifer : A Case Study. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 91–98. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1388

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.