Perbandingan Lama Rawat Inap Pasien di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah

Authors

  • Risnadhia Risnadhia Universitas Bina Bangsa
  • Reni Muhka Universitas Bina Bangsa
  • Fevi Padhila Universitas Bina Bangsa
  • Rachmad Aprilio Universitas Bina Bangsa
  • Nova Listya Wahananingtyas Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1482

Keywords:

lama rawat inap, MUI, rumah sakit islam, rumah sakit syariah

Abstract

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang bergerak dibidang kesehatan perorangan. Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya beragama islam. Hal ini menyebabkan meningkatnya pertumbuhan Rumah Sakit Islam meningkat. Dengan adanya peningkatan tersebut maka MUI membentuk fatwa terkait Rumah Sakit Islam Syariah pada fatwa MUI No 107/DSNMUI/X/2016 yang mengatur tentang syarat dan kriteria Rumah Sakit Islam Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingan Lama rawat inap pasien di Rumah Sakit Islam Syariah dan Non Syariah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitative deskriptif. Responden penelitian adalah data Rekam Medis pasien dengan diagnosis appenditomi di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah pada tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu rekam medis di rumah sakit syariah dan non syariah pada tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis Univariat untuk melihat lama rawat inap pasien dan Analisis bivariat dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov dengan hasil nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) yang dapat diartikan data tidak terdistribusi normal dan Uji homogenitas menggunakan uji levene dengan hasil signifikansi 0,118 (p>0,05) yang berarti data homogen. Dari hasil uji normalitas dan uji homogenitas maka uji yang digunakan adalah uji Mann Whitney test. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden di kedua Rumah Sakit perempuan dengan mayoritas kelas III dengan rata rata lama rawat inap selama 2.31 dan 2.51. Berdasarkan uji mannwhitney beda mean kedua rumah sakit adalah 0.2 dengan nilai pvalue sebesar 0.29. Apabila dilihat dari beda mean maka Rumah Sakit Syariah cenderung lebih cepat dalam proses penyembuhan. Namun apabila dilihat dari uji mann-whitney maka tidak ada nilai yang signifikan antara lama rawat inap di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah.

References

BPS.Yogyakarta. (2025). Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Dan Jenis Kelamin Di Provinsi DI Yogyakarta, 2019.

Christi Evana Doda, Topan Sugara, & Fera, T. (2025). Hubungan Lama Perawatan Pasca Apendektomi Pada Pasien Apendisitis Akut Dan Apendisitis Perforasi Di Rsud Dr. H. Chasan Boesoirie Tahun 2019-2022.

Desmiany Duri, I., & Anggita, F. (2021). Gambaran Penggunaan Tempat Tidur Menurut Ruangan Di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu.

DSN-MUI. (2016). Fatwa No. 107/DSN-MUI/X/2016 Tentang Pedoman Rumah Sakitberdasarkan Prinsip Syariah.

Eriantono, M., Alfarisi, R., Willy, J., Refolinda, S. A., Bedah, D., Sakit, R., Amin, P. B., Anestesiologi, D., & Korespondensi, *. (2020). Perbedaan Lamanya Rawat Inap Pasien Post Appendektomi Pada Appendiksitis Akut Dan Appendiksitis Perforasi (Vol. 1, Number 4).

Heltiani, N. (2021). Analisa Bed Trun Over (BTO) Di Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Periode 2019. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 112. Https://Doi.Org/10.33560/Jmiki.V9i2.312

Ilkes, J., Jurnal, (, Kesehatan, I., Dwi Darmawan, W., Wibowo, T. H., Susanto, A., Studi, P., Program, K., Fakultas, S., Universitas, K., & Banyumas, H. B. (2024). Hubungan Mobilisasi Dini Dengan Penyembuhan Luka Post Operasi Apendiktomi Di Rumah Sakit Islam Purwokerto. 15(2).

Jetslin Simbolon, & Selviani Damayanti Sipayung. (2022). Analisis Kualitas Pengelolaan Mutu Pelayanan Pendaftaran Pasien Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(4), 591–599. Https://Doi.Org/10.55123/Sehatmas.V1i4.937

Katrin Imelda Selan, J., Hadi Kartiko, B., Marlita Martana, D., & Perekam Dan Informasi Kesehatan, P. (2023). Factors Related To The Appendectomy Inpatients Care Length Of Stay At Sanglah Public Hospital Denpasar Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lama Hari Rawat Pasien Apendiktomi di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar (Vol. 02, Number 01). Https://Jurnal.Undhirabali.Ac.Id/Index.Php/Jakasakti/Index

Kemenkes. (2024a). Kelas Rawat Inap Standar Jamin Pelayanan Pasien Tak Dibeda-Bedakan.

Kemenkes. (2024b). Lama Waktu Rawat Inap.

Laksita Revalin, N., Masyarakat, K., & Airlangga, U. (2024). Pengaruh Perbaikan Mutu Terhadap Penurunan Lama Rawat Inap (Length Of Stay) : Literature Review.

MUKISI. (2024). RS Syariah Makin Diminati, Ini Jumlahnya Sampai Hari Ini.

Nugrahini, R. W., & Astutik, N. W. (2024). PERAN RUMAH SAKIT SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KEHIDUPAN SPIRITUAL PASIEN: STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG. Https://Doi.Org/10.30659/Mjis.4.2.83-89

Pili, B. P., Maratning, A., Trihandini, B., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Banjarmasin, S. I. (2021). Pengetahuan Perawat Tentang Spiritual Care Di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Katolik Di Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 6(1).

Purnamasari, R., Irsandy Syahruddin, F., Millaty Dirgahayu, A., & Iskandar, D. (2023). Karakteristik Klinis Penderita Apendisitis. In UMI Medical Journal (Vol. 8, Number 2). Desember.

Reno Rauda, P., Sjaaf, F., & Yulhasfi Febrianto, B. (2024). Karakteristik Apendisitis Pada Usia Muda Dan Usia Lanjut Di RS Siti Ramah Padang Tahun 2023. Http://Journal.Scientic.Id/Index.Php/Sciena/Issue/View/21

Sinanto, R., Nadur, E., & Axmalia, A. (2023). Pendampingan Spiritual Dalam Asuhan Keperawatan Sebagai Upaya Penyembuhan Pasien. Informasi Dan Promosi Kesehatan, 2(1), 18–28. Https://Doi.Org/10.58439/Ipk.V2i1.84

Siswandi, A., Wulandari, M., Erianto, M., Mawaddah, A., Korespondensi, *, & Noviska, A. M. (2020). Hubungan Status Gizi Dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Apendektomi (Vol. 1, Number 3).

Soetarman, L. M., Wagiu, A. M. J., & Tangel, S. J. C. (2026). Perbandingan Luaran Apendektomi Terbuka Dan Apendektomi Laparoskopi Pada Pasien Apendisitis Di Asia Comparison Of Surgical Outcomes Between Open Appendectomy And Laparoscopic Appendectomy In Patients With Appendicitis In Asia. Medical Scope Journal, 8(1), 57–64. Https://Doi.Org/10.35790/Msj.V8i1.615

Wendari, A., Kusumajaya, H., & Faizal, M. (2025). Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Apendisitis Di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2023.

Yogantara, N. T., & Sinulingga, B. (2025). Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Tinggal Pasien Di Departemen Gawat Darurat : Studi Literature Review.

Zahro Ilyas, Z. (2024). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kecepatan Peyembuhan Individu Yang Sedang Sakit. In Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) Eissn (Vol. 2, Number 3). Http://Urj.Uin-Malang.Ac.Id/Index.Php/Mij/Index

Zain, N. H., Hanani, S., Sesmiarni, Z., & Husni, A. (2024). Layanan Pendidikan Spiritual Bagi Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi (Vol. 6). Https://Pusdikra-Publishing.Com/Index.Php/Jres

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Risnadhia, R., Muhka, R., Padhila, F., Aprilio, R., & Wahananingtyas, N. L. (2026). Perbandingan Lama Rawat Inap Pasien di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 467–472. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1482

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.