Pendampingan Kelompok Guru Tk St Fransiskus Assisi Deli Tua untuk Meraih Ngencees
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v7i6.253Keywords:
ecoenzym, kulit buah, guru TK St Fransiskus AssisiAbstract
Kulit buah masih banyak ditemukan berserak di wilayah Delitua, hal ini dapat menyebabkan munculnya penyakit. Delitua merupakan wilayah yang mudah menemukan buah-buahan dan jika buah-buahan tersebut dikonsumsi akan menghasilkan sampah buah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang eco enzym kepada mitra dan melakukan praktek pembuatan eco enzyme secara mandiri. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara presentasi, diskusi, simulasi dan praktek. Kegiatan ini meliputi FGD, edukasi, simulasi, review, mandiri dan ujicoba serta pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh bahwa adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang manfaat ecoenzym 80%, pengetahuan cara membuat eco enzym 70%. Kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan baru bagi mitra dan memberikan peluang menambah keahlian mereka dalam mengolah sampah kulit buah menjadi produk eco enzym yang bermanfaat.
References
Apindiati, R. K. (2024). Edukasi dan Pelatihan Produksi Ekoenzim Berbasis Limbah Buah Pada Siswa SMPN 8 Kubu Raya. Journal of Community Development, 5(1), 115-121.
Agustin, Y., & Afriyani, R. (2023). Edukasi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Untuk Pembuatan Eco-Enzim Cair Sebagai Pembersih Lantai. Ukhuwah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 16-22.
Edinov, S., Fauzi, R., & Yuliana, L. (2024). Pelatihan Pemanfaatan Alternatif Pengelolaan Sampah Menjadi Ekoenzim untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Masyarakat. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 269-276.
Gaspersz, M. M., & Fitrihidajati, H. (2022). Pemanfaatan ekoenzim berbahan limbah kulit jeruk dan kulit nanas sebagai agen remediasi LAS detergen. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(3), 503-513.
Ismail, H., Arsya, M., Sugiarto, S., Rifai, D. A., & Rahmawati, R. (2023). Eco enzyme hasil pengolahan sampah sayuran dan buah-buahan sebagai produk serbaguna. Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 79-88.
Rangkuti, K., Risnawati, R., Siregar, S., Habib, A., Aprianti, I., & Lubis, E. (2023). Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Berbasis Limbah Sayuran Dan Buah Bagi Petani Bawang. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(9), 3122-3130.
Rohyani, I. S., Anjani, N., Sari, I. P., Atika, B. D. N., & Wulandari, N. Y. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pembuatan Ekoenzim Berbasis Rumah Tangga di Desa Lajut. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 214-217
Sofyan, A., Rachman, I. A., Hasan, A. D. A., & Hartono, G. (2024). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah sebagai Ekoenzim (Pupuk Organik Cair). Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan, 2(2), 75-81.
Sihite, I. F. (2024). Eco Enzyme dengan Kulit Buah dan Sayuran Beserta Manfaatnya untuk Kehidupan Manusia. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 48-53.
Viza, R. Y., Sisca, V., Handayani, P., & Ratih, A. (2023). Pengolahan limbah kulit buah menjadi eco-enzyme pada siswa smkn 10 merangin. ADMA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3 (2), 261–272.
Zultaqawa, Z., & Firdaus, I. N. (2023). Manfaat eco enzyme pada lingkungan. CRANE: Civil Engineering Research Journal, 4(2), 10-14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mestiana Br Karo, David Napitupulu, Helinida Saragih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.