Edukasi Keamanan Pangan dan Higiene Produksi pada Pelaku Usaha

Authors

  • Woro Supadmi Universitas Ahmad Dahlan
  • Arif Budi Setianto Universitas Ahmad Dahlan
  • Haafizah Dania Universitas Ahmad Dahlan
  • Ginanjar Zukhruf Saputri Universitas Ahmad Dahlan
  • Prita Anggraini Kartika Sari Universitas Ahmad Dahlan
  • Deasy Vanda Pertiwi Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.1986

Keywords:

higiene, keamanan pangan, pelaku usaha, produksi

Abstract

Desa Nglanggeran merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul yang memiliki potensi wisata alam serta sumber daya manusia. Adanya UPH Maju Mapan sebagai salah satu unit usaha pengembangan produk susu kambing etawa memiliki peran bersama para pelaku usaha (UMKM) dalam penguatan ekonomi masyarakat. Hasil olahan susu kambing etawa masih tergolong sederhana sehingga dibutuhkan pendampingan terkait optimalisasi produksi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi tentang keamanan pangan dan higiene produksi pada UPH Maju Mapan dan Komunitas UMKM Desa Nglanggeran. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah atau penyuluhan secara tatap muka, diikuti sejumlah 22 peserta pelaku UMKM. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pengisian kuesioner pengetahuan dan pemahaman peserta terkait keamanan pangan dan higiene produksi sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek kesehatan dan penyakit kulit, serta pada aspek higiene produksi. Evaluasi juga dilihat dari respon diskusi tanya jawab peserta yang menunjukkan antusiasme. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan edukasi dan pendampingan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang keamanan pangan dan higiene produksi.

References

Arifudin, O., et al., (2020). Peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.

Bistara, N., & Ainiyah, N. (2018). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus di Posyandu Lansia Cempaka Kelurahan Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(1), 47–58. https://doi.org/10.33086/jhs.v11i1.117

European Commission, (2012). Health Promotion and Disease Prevention. Brussels.

Fitriani, F., Nisa, K., Wirawan, A.A., (2024). Upaya meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit melalui edukasi kesehatan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020. Pangan yang Sehat dan Aman untuk Mencegah Berbagai Penyakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Nur Prima, F., et al., (2025). Pendampingan UMKM susu kambing etawa dalam meningkatkan nilai jual produk. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Patandung, V. P., Terok, K. A., Bawataa, A., Mansuhure, S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Maria, G., Florence, J., Kolongan, K., Vii, L., Tengah, K. T., Tomohon, K., & Utara, S. (2024). Penyuluhan Kesehatan tentang Minum Herbal Jahe Merah untuk Meningkatkan Kesehatan Tomohon yaitu Diabetes Melitus dan Hipertensi . Kota Tomohon menempati. 21(1), 67–73.

Purwati, A. E., & Asmarani, S. U. (2023). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Jahe Merah untuk Mengurangi Emesis Gravidarum dengan Media Informasi Leaflet. 03(04), 245–252.

Puteri, A., Farmasi, F., Andalas, U., Peternakan, F., & Andalas, U. (2023). Inovasi Pengolahan Jahe Menjadi Serbuk Jahe Instan Untukminuman Herbal Bagi Masyarakat Di Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 6(3), 216–227.

Putri, A.R., et al., (2022). Efektivitas edukasi berbasis praktik terhadap perubahan perilaku kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan.

Rahmawati, D., et al., (2021). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.Republika Online. 2023. Survei FEB UI: 61 Persen Pemilik UKM Berusia di Atas 40 Tahun. 14 Februari.

Sofiana, L., Cahyani, A. W., Salsabila, A. M., et al. (2023). Edukasi pencegahan hipertensi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia.

Sukraandini, N. K. (2022). The effect of Usada Taru Premana combination with acupressure on immunity in the COVID-19 pandemic ( Pesarumana Presada ). International Journal of Health Sciences, 6(March), 5531–5538.

World Health Organization, 2015. Estimates of the Global Burden of Foodborne Diseases. WHO, Geneva.

World Health Organization, (2020). Five Keys to Safer Food Manual. WHO, Geneva.

World Health Organization. (2019). Health Literacy Development for the Prevention and Control of Noncommunicable Diseases. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Hypertension. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Supadmi, W., Setianto, A. B., Dania, H., Saputri, G. Z., Sari, P. A. K., & Pertiwi, D. V. (2026). Edukasi Keamanan Pangan dan Higiene Produksi pada Pelaku Usaha . Jurnal Peduli Masyarakat, 8(2), 67–74. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i2.1986

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.