Efektivitas Sistem Monitoring dalam Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Authors

  • Mallisa Juni Aisyah Hasibuan STIKes Sakinah Husada
  • Ika Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa
  • Dara Putri STIKes Sakinah Husada
  • Rahma Lestari STIKes Sakinah Husada
  • Putri Yana STIKes Sakinah Husada

DOI:

https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.2022

Keywords:

efektivitas program, kesehatan masyarakat, penyakit tidak menular, puskesmas, sistem monitoring

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama yang terus meningkat dan memerlukan upaya pencegahan yang efektif, khususnya melalui program di tingkat pelayanan kesehatan primer. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut adalah sistem monitoring yang digunakan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem monitoring dalam program pencegahan penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Teluk Nibung dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen adalah sistem monitoring, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas program pencegahan PTM. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sistem monitoring dengan efektivitas program pencegahan penyakit tidak menular (p = 0,000). Sistem monitoring yang baik memiliki peluang meningkatkan efektivitas program sebesar 3,413 kali dibandingkan dengan sistem monitoring yang kurang baik (OR = 3,413; CI 95%: 1,867–6,238). Temuan ini menunjukkan bahwa sistem monitoring memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas program pencegahan PTM, khususnya dalam mendukung pengelolaan data, evaluasi program, serta pengambilan keputusan di tingkat pelayanan kesehatan primer..

References

AbouZahr, C., & Boerma, T. (2017). Health information systems: The foundations of public health. Bulletin of the World Health Organization, 83(8), 578–583.

Aqil, A., Lippeveld, T., & Hozumi, D. (2019). PRISM framework: A paradigm shift for designing, strengthening and evaluating routine health information systems. Health Policy and Planning, 24(3), 217–228.

Beaglehole, R., Bonita, R., Horton, R., Adams, C., Alleyne, G., Asaria, P., & Lancet NCD Action Group. (2019). Priority actions for the non-communicable disease crisis. The Lancet, 377(9775), 1438–1447. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(11)60393-0

Bosch-Capblanch, X., Garner, P., & Garcia, P. J. (2020). Monitoring and evaluation of health systems strengthening interventions. Health Policy and Planning, 35(Suppl 2), ii15–ii22. https://doi.org/10.1093/heapol/czaa044

Githinji, S., Oyando, R., Malinga, J., Ejersa, W., Soti, D., Rono, J., & Noor, A. M. (2017). Completeness of routine health information systems in public health facilities. BMC Health Services Research, 14(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/1472-6963-14-106

Hodge, A., Firth, S., Marthias, T., Jimenez-Soto, E., & Morgan, A. (2019). Location matters: Trends in inequalities in child mortality in Indonesia. PLoS ONE, 14(7), e0219114. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0219114

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. https://www.kemkes.go.id

Kim, Y. M., Zainullah, P., Mungia, J., Tappis, H., Bartlett, L., & Zaka, N. (2021). Availability and quality of emergency obstetric and newborn care services in Afghanistan. BMC Health Services Research, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06157-5

Lippeveld, T. (2017). Routine health information systems: The glue of a unified health system. International Journal of Medical Informatics, 75(3–4), 213–220.

Mutale, W., Chintu, N., Amoroso, C., Awoonor-Williams, K., Phillips, J., Baynes, C., & Balabanova, D. (2018). Improving health information systems for decision making across five sub-Saharan African countries. Health Research Policy and Systems, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/1478-4505-11-25

Nutley, T., Reynolds, H. W., & Mullen, S. (2019). Improving the use of health data for health system strengthening. Global Health Action, 12(1), 1559878. https://doi.org/10.1080/16549716.2018.1559878

Odei-Lartey, E. O., Boateng, D., Danso, S., Kwarteng, A., Abubakari, A. R., Amenga-Etego, L., & Agyemang, C. (2020). The application of a monitoring and evaluation system for NCD prevention programs. BMC Public Health, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12889-020-09079-7

Peters, D. H., Adam, T., Alonge, O., Agyepong, I. A., & Tran, N. (2018). Implementation research: What it is and how to do it. BMJ, 347, f6753. https://doi.org/10.1136/bmj.f6753

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924

World Health Organization. (2023). Noncommunicable diseases. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases.

Downloads

Published

2025-09-28

How to Cite

Hasibuan, M. J. A., Lestari, I., Putri, D., Lestari, R., & Yana, P. (2025). Efektivitas Sistem Monitoring dalam Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Journal of Language and Health, 6(3), 269–274. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.2022

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.