Status Gizi Balita Beresiko Stunting Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Umur
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.983Keywords:
balita , berat badan, status gizi, stunting, umurAbstract
Status gizi berperan penting dalam tumbuh kembang balita. gizi yang baik dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal sehingga dapat mencegah stunting. Stunting disebabkan kekurangan gizi kronis selama masa 1000 hari pertama kehidupan. Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang sedang diupayakan diturunkan. Memantau status gizi balita secara rutin merupakan salah satu upaya untuk deteksi dini dalam mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status gizi balita stunting berdasarkan indeks berat badan menurut umur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan mengidentifikasi status gizi balita beresiko stunting berdasarkan indeks berat badan menurut umur dengan teknik total sampling pada 68 balita stunting. Data primer didapatkan melalui pengukuran berat badan balita dan umur balita kemudian dikategorikan berdasarkan standar baku WHO. Analisis data univariat digunakan untuk mengidentifikasi status gizi balita beresiko stunting berdasarkan indeks berat badan menurut umur yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan 41,18% balita beresiko stunting memiliki berat badan kurang (underweight) dan 58,82% balita beresiko stunting memiliki berat badan normal.
References
Budiana, T. A., & Supriadi, D. (2021). Hubungan Banyaknya Anggota Keluarga, Pendidikan Orangtua dan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Anak dengan Kejadian Berat Badan Kurang Pada Balita 24-59 Bulan di Puskesmas Cimahi Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 12(1), 38–50. https://doi.org/10.34305/jikbh.v12i1.256
Candra, A. (2020). Pemeriksaan Status Gizi. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Ernawati, A. (2020). Gambaran Penyebab Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 16(2), 77–94. https://doi.org/10.33658/jl.v16i2.194
Masiakwala, E., Nyati, L. H., & Norris, S. A. (2023). The association of intrauterine and postnatal growth patterns and nutritional status with toddler body composition. BMC Pediatrics, 23(1), 342. https://doi.org/10.1186/s12887-023-04155-2
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak.
Novitasari Tsamrotul Fuadah, Nugraha, D., Puspitasari, S., Widyawati, & Vitniawati, V. (2025). ACTING (Aksi Cegah Stunting) Di Desa Sirnajaya Garut. Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2).
Puti Aini Qolbi, Madinah Munawaroh, & Irma Jayatmi. (2020). Hubungan Status Gizi Pola Makan dan Peran Keluarga terhadap Pencegahan Stunting pada Balita Usia 24 –59 Bulan. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal), 10(4), 167–175.
Rosana Melsi, Sumardi Sudarman, & Muharti Syamsul. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Status Gizi Kurang Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar. Jurnal Promotif Preventif , Agustus, 5(1), 23–31.
Sri Olfi Madiko, Rosmin Ilham, & Dewi Mojdo. (2023). Hubungan Status Gizi Balita Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Timur. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 3(1), 155–164.
Sumarlan, S., Muzakkar, M., Nirmalarumsari, C., Silfiana, A., & Sari, R. (2023). Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Peningkatan Tinggi Badan Pada Anak Stunting. Jurnal Promotif Preventif, 6(1), 1-6. https://doi.org/10.47650/jpp.v6i1.679
Yohana Riang Toby, Lina Dewi Anggraeni, & Sada Rasmada. (2021). Analisis Asupan Zat Gizi Terhadap Status Gizi Balita. Faletehan Health Journal, 8(2), 92–101
Yuningsih. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Stunting pada Balita. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 102–109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



