Hubungan Ketinggian Level Blok Spinal Anestesi dengan Kejadian Mual Muntah pada Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah

Authors

  • Putri Sekar Wangi Sekar Universitas Harapan Bangsa
  • Asmat Burhan
  • Indah Susanti Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.925

Keywords:

ketinggian level blok, mual muntah, sectio caesarea, spinal anestesi

Abstract

Anestesi spinal merupakan metode yang umum digunakan pada sectio caesarea karena efeknya cepat dan efektif, namun sering menimbulkan mual muntah. Salah satu faktor yang berperan adalah ketinggian blok, di mana blok yang terlalu tinggi dapat menyebabkan hipotensi, peningkatan aktivitas vagal, dan stimulasi pusat muntah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan ketinggian blok spinal dengan kejadian mual muntah pada pasien sectio caesarea di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelasional cross-sectional dengan 55 responden sesuai kriteria inklusi. Data diperoleh melalui observasi level blok spinal dan kondisi mual muntah selama intraoperatif meliputi distribusi ketinggian blok serta frekuensi dan kategori mual muntah, untuk melihat kecenderungan hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki ketinggian blok ≤ T6 sebanyak 31 orang (56,4%), dan mual muntah berat dialami oleh 22 responden (40%). Uji Spearman menghasilkan nilai korelasi r = –0,755 dengan p < 0,001, yang menunjukkan hubungan kuat dan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara ketinggian blok spinal dan kejadian mual muntah pada pasien sectio caesarea.

References

Aditya Setyawan, D. (2022). Statistika Kesehatan Analisis Bivariat Hipotesis Penelitian (Vol. 1). Tahta Media Group.

Amir, F., & Yulianti, S. (2020). Hubungan paritas dan usia terhadap persalinan Sectio Caesarea di RSU Bahagia Makassar Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 4(2), 75–84. https://doi.org/10.37337/jkdp.v4i2.179

Anggreni, D. (2022). Penerbit STIKes Majapahit Mojokerto buku ajar.

Apsari, R. K. F., Jufan, A. Y., & Sari, D. D. (2023). Manajemen intraoperative nausea and vomiting (IONV) pada pasien seksio sesarea dengan anestesi spinal. Jurnal Komplikasi Anestesi, 9(2), 78–84. https://doi.org/10.22146/jka.v9i2.8350

Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Asri, A., Nm1 Universitas, S., Bangsa, H., Keperawatan, S., Program, A., Terapan, S., Harapan Bangsa, U., Susanto3, A., & Kunci, K. (2024). Gambaran komplikasi pasca spinal anestesi dengan sub arachnoid block (SAB) di RS Khusus Bedah Jatiwinangun Made Suandika2. Journal of Nursing and Health, 1–8.

Azzahra, L., Mintarsih, S., Enikmawati, A., Nurhayati, H., & Ma’ruf, M. (2024). Hubungan antara hipotensi dengan kejadian post operative nausea and vomiting (PONV) pada pasien Sectio Caesarea dengan spinal anestesi. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 21(2), 127–132. https://doi.org/10.26576/profesi.v21i2.239

Butterworth, J. F., Wasnick, J. D., & Mackey, D. C. (2018). Morgan and Mikhail’s Clinical Anesthesiology (6th ed.). McGraw-Hill Education. https://books.google.co.id/books?id=bda5swEACAAJ

Chekol, B., Zewudu, F., Eshetie, D., Temesgen, N., & Molla, E. (2021). Magnitude and associated factors of intraoperative nausea and vomiting among parturients who gave birth with cesarean section under spinal anesthesia at South Gondar zone Hospitals, Ethiopia. Annals of Medicine and Surgery, 66(April), 102383. https://doi.org/10.1016/j.amsu.2021.102383

Dewi, N. H., Rustiawati, E., & Sulastri, T. (2021). Perbedaan tekanan darah antara hidrasi preload dengan tanpa preload cairan ringer laktat pada pasien pasca anestesi spinal di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Ilmiah Keperawatan, 2(1), 1–8.

Fadilah, N. (2023). Buku ajar statistika dasar. Buku Ajar Statistika Dasar, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/2017/978-979-3401-73-7

Farrah Fadhilah, G., & Sari, I. (2021). Analisis perawatan partus sektio Caesarea pasien rawat inap Jamkesmas Ina-CBG’s di RSU Muhammadiyah Cirebon. Jurnal Sosial Sains, 1(8), 838–845. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i8.173

Fitria, W. E., Fatonah, S., & Purwati, P. (2019). Faktor yang berhubungan dengan Bromage score pada pasien spinal anastesi di ruang pemulihan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(2), 182. https://doi.org/10.26630/jkep.v14i2.1304

Fristika, Y. O. (2023). Analisa faktor yang berhubungan dengan tindakan persalinan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Bhayangkara (Moh. Hasan) Palembang tahun 2022. Journal of Public Health Innovation, 3(02), 107–114. https://doi.org/10.34305/jphi.v3i02.732

Ghozali, I., & Danayati, N. (2023). Segmental thoracic spinal anesthesia (TSA) untuk operasi open reduction with internal fixation (ORIF) pada pasien fraktur humerus dekstra: Laporan kasus. Medula, 13, 1025–1032.

Ginting, E. I., Diploma, P., Kebidanan, T., Nurul, U., Kutacane, H., Luka, P., & Caesarea, S. (2022). Hubungan antara status gizi dengan penyembuhan luka post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2022. 5(2), 582–588.

Gultom, S. H., Damanik, C. M., Ritonga, Y. S., Nainggolan, S. H., Harahap, A. A., & Medan, U. I. (2024). Pengaruh terapi komplementer akupressur terhadap kejadian mual muntah pasca pembiusan regional blok (spinal anastesi) di Ruang Pulih Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan.

Handayani, L. T. (2018). Study of research ethics in health by involving humans as subjects. The Indonesian Journal of Health Science, 10(1), 47–54.

Handoyo, D., Kusuma Wardani, I., Devi Kusumawati, A., Tulang Bawang Sel No, J., Banjarsari, K., Surakarta, K., & Tengah, J. (2023). Efektivitas aromaterapi lemon essential oil terhadap mual muntah pada pasien post Sectio Caesarea. Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 1, 142–153.

Hanjani, J. S. (2024). Hubungan kejadian penurunan MAP intraoperative dengan kejadian intraoperative nausea and vomiting (IONV) pada pasien dengan spinal anestesi. British Medical Journal, 2(5474), 1333–1336.

Hidayatulloh, U. (2023). Efektifitas pemakaian blanket warmer terhadap pasien menggigil pasca anestesi regional di ruang pemulihan di RSUD Kota Tangerang. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Huda, A. D., Yunita, R., Handoko, G., & Kusyairi, A. (2019). Operasi durante menggunakan anestesi spinal di RS Jatiroto Lumajang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(September 2016), 1–6.

Indradata, F., Dwi Purnomo, H., Thamrin, M. H., Budi Santoso, S., Tri Arianto, A., & Supraptomo, R. (2021). Perbandingan efektivitas anestesi spinal dengan bupivacain 12,5 mg dan bupivacain 5 mg yang ditambah fentanyl 50 mcg pada seksio sesarea. Jurnal Anestesi Obstetri Indonesia, 4(1), 11–17. https://doi.org/10.47507/obstetri.v4i1.55

Karnina, R., & Ismah, M. N. (2021). Gambaran kejadian postoperative nausea and vomiting (PONV) pada pasien pasca tindakan dilatasi kuretase dengan anestesi umum di RSIA B pada tahun 2019. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 2(1), 10. https://doi.org/10.24853/myjm.2.1.10-20

Kim, H., Shin, S. H., Lee, K. H., Kim, K. H., & Kim, T. (2021). Korelasi antara pengukuran antropometri dan sensorik tingkat blok anestesi spinal untuk operasi caesar. 11(5), 0–4. https://doi.org/10.5812/aapm.118627

Kinanti, R. A., Rohmah, A. N., & Rosidah, I. (2024). Pengaruh elevasi kaki terhadap hemodinamik pasca spinal anestesi pada pasien Sectio Caesarea di RS Permata Bunda Purwodadi. The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan, 9(02), 32–42. https://doi.org/10.35720/tscd3kep.v9i02.546

Kurniadita, A., & Donsu, J. D. T. (2021). Anaesthesia Nursing Journal Corelations The Height of The Block with Hemodynamic Intra Spinal Anesthesia in The PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital. Induniasih Anaesthesia Nursing Journal, 1(December 2021), 13–22. https://doi.org/10.29238/anj.v1i1.1157

Kurniadita, A., Donsu;, Tine;, J. D., & Induniasih. (2021). Hubungan ketinggian blok dengan hemodinamik intra spinal anestesi di Rumah Sakit Muhammadiyah Yogyakarta. Caring: Jurnal Keperawatan, 10(1 SE-Article), 21–34.

Kusumah, N., Idris, H., & Sitorus, R. J. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan persalinan Sectio. Jurnal Kesehatan, 13, 97–102.

Loliyana, R., Hadi, M., & Meidasari, E. (2023). Pengaruh pelatihan terhadap produktivitas kerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi (Pada PT. Nisan Abadi Jaya). Jurnal Manajemen Dan Bisnis (JMB), 4(1), 65–74. https://doi.org/10.57084/jmb.v4i1.1052.

Downloads

Published

2025-12-04

How to Cite

Sekar, P. S. W., Burhan, A., & Susanti, I. (2025). Hubungan Ketinggian Level Blok Spinal Anestesi dengan Kejadian Mual Muntah pada Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 257–264. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.925