Potensi Air Rebusan Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai Agen Antihipertensi Alami: Suatu Tinjauan Literatur

Authors

  • Syahna Rizkiya Qatrunnada Universitas Lampung
  • Susianti Susianti Universitas Lampung
  • Linda Septiani Universitas Lampung
  • Indri Windarti Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.832

Keywords:

air rebusan biji ketumbar, agen antihipertensi alami, coriandrum sativum, hipertensi, tekanan darah

Abstract

Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu permasalahan kesehatannya umum terjadinya dari keseluruhan dunia. Terapi farmakologis memang efektif, namun efek samping dan kepatuhan pasien yag rendah mendorong penelitian terhadap bahan alami seperti Coriandrum sativum L. (ketumbar) sebagai agen antihipertensi alternatif. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara naratif efektivitas air rebusan biji ketumbar pada penurunan tekanan darah berdasarkan literatur terkini. Metodologi riset memakai tinjauan Pustaka (literature review) dengan pencariannya sistematis melalui basis data PubMed, ScienceDirect, serta Google Scholar selama periodenya 2020-2025 menggunakan kata kunci “(hypertension OR blood pressure) AND (Coriandrum sativum OR coriander OR coriander seed) AND (blood pressure reduction)”. Pada tahap awal diperoleh sebanyak 12 artikel dari PubMed, 96 artikel dari Google Scholar, serta 3 artikel dari ScienceDirect. Dari 111 artikel tersebut, yag memenuhi kriteria inklusi adalah 5 artikel. Pada beberapa kelompok demografis, termasuk lansia, wanita yang mengalami menopause, dan pasien dengan hipertensi umum, temuan menunjukkan bahwa pemberian rebusan biji ketumbar secara konsisten dan signifikan menurunkannya tekanan darah sistolik serta diastolik. Mekanisme yang mendasari efek antihipertensi ketumbar meliputi peningkatan produksi nitric oxide yang memicu vasodilatasi, efek diuretic ringan, penghambatan saluran kalsium, serta aktivitas antioksidan yang melindungi endotel vascular. Berdasarkan hasil tinjauan ini, air rebusan biji ketumbar berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan efektif bagi penderita hipertensi.

References

Kowalak J.P.(2017). Buku Ajar Patofisiologi. Jakarta : EGC

Millar L.A. (2020). Program Olahraga : Artritis. Yogyakarta : Cutra Aji Parama

Nurarif, A. H.&Kusuma, H. (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA. Jogjakarta: Mediaction.

Nursalam. (2011). Proses dan dokumentasi keperawatan, konsep dan praktek. Jakarta: Salemba Medika.

Padila. (2018). Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam. Yogyakarta : Medical Book

Suari Bunga. (2015). Gambaran Penderita Osteoartritis Di Bagian Bedah Rsud Arifin Achmad Periode Januari 2011 - Desember 2013. JOM FK Volume 2 No. 2.

Sunaryo, Wijayanti, R., Kuhu, M. M., Sumedi, T., Widayanti, E. D., & Sukrillah, U. A., dkk. (2016). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta : Andi Offset

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDIKI). Edisi 1. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Edisi 1. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Edisi 1. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Agus, H. (2021). Perbandingan Pemberian Rebusan Ketumbar dan Jus Semangka terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

Bhagawan, W. S., Ekasari, W., & Agil, M. (2023). Ethnopharmacology of medicinal plants used by the Tenggerese community in Bromo Tengger Semeru National Park, Indonesia. Biodiversitas: Journal of Semeru-National-Park-Indonesia.pdf

Hijriah, N. M., Filianty, F., & Nurhasanah, S. (2022). Potensi Minyak Atsiri Daun Ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai Pendukung Pangan Fungsional: Kajian Literatur. Jurnal Teknotan, 16(1), 43. https://doi.org/10.24198/jt.vol16n1.8

Ifora, I., Sintia, B., & Srangenge, Y. (2021). Pengaruh Penghambatan Enzim Siklooksigenase-2 dan Aktivitas Antiinflamasi dari Ekstrak Daun Ketumbar (Coriandrum sativum L.). Jurnal Kefarmasian Indonesia, 11(1), 17–24.

Nasution, A. D., & Nurhayati. (2025). Pengaruh Air Rebusan Biji Ketumbar Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Lansia Di Rt 001 Rw 05 Desa Lubang Buaya Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Jurnal Afiat Kesehatan Dan Anak, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.34005/afiat.v11i1.4716

Putri, M. M., Lestari, N., & N, T. E. (2024). Efektivitas Pemberian Rebusan Ketumbar Dan Rebusan Kunyit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Buay Nyerupa Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Medika Malahayati, 8(4), 863–872. https://doi.org/10.33024/jmm.v8i4.16945

Putri, S. A., Ramdini, D. A., Wardhana, M. F., Farmasi, P. S., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2023). Literatur Review : Efek Samping Penggunaan Obat Hipertensi Literature Review : Side Effects of Using Hypertension Drugs. Medula, 13(April), 583–589.

Rahmah, T., Martini, & Widiyanti, S. (2024). Pengaruh Pemberian Rebusan Ketumbar Terhadap Hipertensi Pada Ibu Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Margorejo Metro Selatan Tahun 2021. Indonesian Scintific Journal of Midwifery, 2(2), 1–19.

Rana, R., Mehmood, M. H., Shaukat, B., Shahid, S., Malik, A., & ... (2022). Evaluation of the Cardiovascular Effects of Coriandrum sativum and Citrus limon to Treat Arsenic-Induced Endothelial Damage and Hypertension in Rats. Life. https://www.mdpi.com/2075-1729/12/11/1842

Rande, L. P. (2025). Efektivitas Sleep Hygiene terhadap Kualitas Tidur Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lembang. Universitas Sulawesi Barat.

Rofiah, K., Ariyanti, B. S. N. E. D., Harimurti, G. D., & Pribadi, H. A. (2022). The Effect of Decoction of Coriander Seeds on Blood Pressure in Menopausal Women with Hypertension in the Work Area of the Mrican Health Center Kediri in 2022. Journal for Quality in Public Health, 5(2), 526–531.

Tumanduk, W. M., Nelwan, J. E., & Asrifuffin, A. (2019). Faktor Faktor Risiko Hipertensi yang Berperan di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi. Jurnal E-Clinic, 7(2), 119–125.

Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026

Varadharaj, S., Kelly, O. J., Khayat, R. N., Kumar, P. S., Webb, A. J., & Miller, M. R. (2017). Role of Dietary Antioxidants in the Preservation of vascular Function and the Modulation of Health and Disease. Frontiers in Cardiovascular Medicine, 4(November), 1–11. https://doi.org/10.3389/fcvm.2017.00064

World Health Organization. (2025). Hypertension [Fact sheet]. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Downloads

Published

2025-11-25

How to Cite

Qatrunnada, S. R., Susianti, S., Septiani, L., & Windarti, I. (2025). Potensi Air Rebusan Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai Agen Antihipertensi Alami: Suatu Tinjauan Literatur. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 107–114. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.832

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.