Perawatan Kulit dengan Lidah Buaya sebagai Penyembuhan Luka Bakar dan Pelembab
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1150Keywords:
lidah buaya, luka bakar, pelembab kulitAbstract
Perawatan kulit merupakan aspek penting dalam kesehatan dan penampilan, terutama di tengah meningkatnya paparan lingkungan ekstrem. Tren global saat ini mengarah pada penggunaan bahan alami yang dinilai lebih aman dan memiliki risiko efek samping lebih rendah dibandingkan bahan kimia sintetis. Salah satu bahan alami yang telah dimanfaatkan secara luas adalah lidah buaya (Aloe vera), karena kandungan zat aktifnya yang beragam. Tinjauan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran lidah buaya dalam perawatan kulit, dengan fokus utama pada mekanisme kerjanya sebagai pelembab kulit dan sebagai agen penyembuh luka ringan. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis yang bersumber dari basis data Google Scholar dan PubMed. Literatur yang digunakan dibatasi pada rentang publikasi tahun 2015 hingga 2025, dengan kata kunci: Pelembab kulit, luka bakar, dan lidah buaya. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan panduan metodologi PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Proses tersebut menghasilkan total 200 literatur yang kemudian disaring ketat sehingga hanya 15 literatur yang digunakan untuk tinjauan ini. Lidah buaya ditemukan efektif sebagai pelembab kuat berkat kandungan air dan polisakarida yang tinggi, yang signifikan dalam meningkatkan hidrasi kulit. Selain itu, gelnya mengandung saponin yang bertindak sebagai agen antibakteri dan merangsang aktivitas TGF-B pada fibroblast, yang mempercepat proliferasi sel dan regenerasi jaringan, menjadikannya agen penyembuh luka yang potensial. Berdasarkan tinjauan literatur, lidah buaya memiliki khasiat ganda sebagai pelembab alami dan penyembuh luka ringan melalui mekanisme regeneratif dan antibakteri. Meskipun efektivitasnya telah diakui, inovasi formulasi farmasetik (seperti krim) diperlukan untuk mengoptimalkan pemakaiannya dan mengatasi kendala aplikasi langsung.
References
Abidin, Z., Kurdi, F., & Istiqomah, I. N. (2021). EFEKTIVITAS PEMBERIAN LIDAH BUAYA PADA PASIEN LUKA BAKAR DI DESA YOSOWILANGUN LUMAJANG: The Effectiveness of Giving Aloe Vera to Burn Patients in Yosowilangun Lumajang. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(1), 77-84. https://doi.org/10.33023/jikep.v7i1.554
Aulia, L., & Pane, Y. S. (2023). Effect of Aloe vera extract in post-burn skin repair in rats [ version 3 ; peer review : 2 approved , 1 not approved ]. May, 1–19.
Dan, F., Krim, E., Buaya, L., Vera, A., & Kulit, S. P. (2021). FORMULASI DAN EVALUASI KRIM LIDAH BUAYA (ALOE VERA Linn) SEBAGAI PELEMBAB KULIT. 5(2), 18–23.
Eny Widhia Agustin (2024) “Kosmetik Herbal Bahan Alami yang Berfungsi Sebagai Pelembab Kulit Berdasarkan Kajian Pustaka”, Jurnal Ventilator, 2(4), pp. 235–245. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i4.1568
Hasbi, M. R. R., Waspodo, N. N., & sdar, M. A. (2024). EFEKTIVITAS PEMBERIAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 8(1), 1081–1087. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.26815
Hasanah, N., Indah, F., Anggraeni, D., Ismaya, N., & Puji, L. (2020). Perbandingan Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Dengan Perbedaan Konsentrasi. Edu Masda Journal, 4(2), 132-144. doi:https://doi.org/10.52118/edumasda.v4i2.104
Indra, J., No, G., & Harapan, P. (2018). pre test post test control group design ,. 6(2), 25–34.
Iskandar, Benni, et al. "Formulasi dan Evaluasi Krim Lidah Buaya (Aloe Vera Linn) sebagai Pelembab Kulit." Pharmasipha, vol. 5, no. 2, Sep. 2021, pp. 18-23, doi:10.21111/pharmasipha.v5i2.5774.
Kurnia Heti, C. S., Rahayu, K. W., Reptiana, D. C., Suswidiantoro, V., Safutri, W., Dwiningrum, R., & Rosanti, A. S. (2025). Studi Efektivitas Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Etanolik Lidah Buaya (Aloe vera) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Farmasi, 9(1), 1–10. http://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/JFA
Marhaeni, L. S. (2020) “POTENSI LIDAH BUAYA (Aloe vera Linn) SEBAGAI OBAT DAN SUMBER PANGAN”, Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 13(1). Available at: https://ejournal.borobudur.ac.id/index.php/3/article/view/746
Mulianingsih, A. M., & Ambarwati, N. S. S. (2021). Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Bahan Baku Perawatan Kecantikan Kulit. Jurnal Tata Rias, 11(1), 91–100. https://doi.org/10.21009/11.1.11.2009
Rahmi, A., Utami, R.Y., Hervina, H. & Lubis, H.M.L., 2020. Perbandingan efektivitas pemberian silver sulfadiazine dengan gel lidah buaya (Aloe vera) 99% pada tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan galur Wistar sebagai pengobatan luka bakar. Jurnal Implementa Husada, 1(1), pp.42-49. doi:10.30596/jih.v1i1.4541.
Razia, S., Park, H., Shin, E., Shim, K., Cho, E., Chol, M., & Yeou, S. (2022). Synergistic effect of Aloe vera flower and Aloe gel on cutaneous wound healing targeting MFAP4 and its associated signaling pathway : In-vitro study. Journal of Ethnopharmacology, 290(December 2021), 115096. https://doi.org/10.1016/j.jep.2022.115096
Sari, D. P., Siringoringo, C., & Huda, M. K. (2022). Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Obat Herbal Penyembuh Luka. Journal of Natural Sciences, 3(3), 128–136. https://doi.org/10.34007/jonas.v3i3.299
Sutrisno, L. (2018). Formulasi sediaan pelembab ekstrak lidah buaya (Aloe vera l.) dengan kombinasi gliserin dan propilen glikol dalam basis vanishing cream [CD-ROM] (Doctoral dissertation, Widya Mandala Catholic University Surabaya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



