Hubungan antara Body Shaming dengan Tingkat Kepercayaan Diri pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.762Keywords:
body shaming, bullying, kepercayaan diri, remajaAbstract
Body shaming merupakan tindakan merendahkan fisik seseorang yang dapat memengaruhi kepercayaan diri, terutama pada remaja yang berada dalam tahap perkembangan identitas diri. Namun, tidak semua remaja yang mengalami body shaming mengalami penurunan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Antara Body Shaming dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja SMP. Jenis penelitian yaitu Kuantitatif Analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel sebanyak 163 orang remaja kelas VIII SMP Negeri 3 Banjarmasin dipilih menggunakan Teknik Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner body shaming dan kepercayaan diri yang sudah di uji validitas. Analisis data dilakukan melalui uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan 54,6% dengan proporsi terbanyak berasal dari kelas B 13,5%. Mayoritas responden masuk Body Shaming kategori sedang (71,2%). Hasil tingkat kepercayaan diri mayoritas kategori tinggi (82,8%). Hasil uji hubungan Body Shaming dengan Tingkat Kepercayaan Diri didapatkan p-value 0,172 artinya tidak ada hubungan antara body shaming dengan tingkat kepercayaan diri. Meskipun banyak remaja mengalami body shaming kategori sedang, mayoritas tetap memiliki kepercayaan diri tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri remaja tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman negatif, melainkan juga oleh faktor lain seperti penerimaan diri dan dukungan sosial.
References
Alini, A., & Meisyalla, L. N. (2021). Gambaran Kejadian Body Shaming Dan Konsep Diri Pada Remaja Di Smkn 1 Kuok. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 1170–1179. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.2371
Alini, A., Meisyalla, L. N., Fadhliyah, N., & Nopriyadi, N. (2021). Gambaran Kejadian Body Shaming Dan Konsep Diri Pada Remaja Di Smkn 1 Kuok [Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau]. https://staff.universitaspahlawan.ac.id/upload/riset/76-lampiran.pdf
Alisa, S. N., Anjaswarni, T., Subekti, I., & Bachtiar, A. (2022). Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Tingkat Spiritualitas dengan Tingkat Ansietas pada Remaja di SMA Islam Nurul Ulum Gayam Bojonegoro. Media Informasi, 18(2), 179–184.
Auliya, R. U. (2020). Kenakalan Orangtua Penyebab Kenakalan Remaja. Media.Neliti.Com, 92–103. https://media.neliti.com/media/publications/324443-kenakalan-orangtua-penyebab-kenakalan-re-726324fe.pdf
Dafiq, N., Sarina, M. D., Suriati, E. S., & Dewi, Y. (2023). Literature Review : Faktor Pemicu Stres Pada Remaja. Jurnal Wawasan Kesehatan, 8(2), 45–49.
Gunawan, S., & Tadjudin, N. S. (2022). Edukasi Seks dan Kesehatan Reproduksi Remaja pada Siswa/Siswi SMP Tarakanita 2 Jakarta. Serina IV UNTAR 2022, 1341–1346.
KPAI, T. (2020). Sejumlah Kasus Bullying Sudah Warnai Catatan Masalah Anak di Awal 2020, Begini Kata Komisioner KPAI. Kpai.Go.Id. https://www.kpai.go.id/publikasi/sejumlah-kasus-bullying-sudah-warnai-catatan-masalah-anak-di-awal-2020-begini-kata-komisioner-kpai
Maidartati, Hayati, S., Anggraeni, D. E., Irawan, E., Damayanti, A., & Silviani, D. A. R. (2022). Gambaran Sedentary Lifestyle Pada Remaja Di SMA Kota Bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 10(2), 250–265.
Mayrene, G., & Junaidi, N. (2023). Pengaruh Content Marketing Aplikasi Tiktok Terhadap Pembentukan Brand Awareness Pada English Academy By Ruangguru. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6). https://doi.org/https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i6
Pitayanti, A., & Hartono, A. (2021). Hubungan Body Shaming Dengan Kecemasan Remaja di SMAN Tegalombo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Health Science Development Journal, 2(2), 21–26.
Prabowo, A. (2016). Kesejahteraan Psikologis Remaja Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2), 246–260.
Rahmadani, T. A., & Harahap, N. (2023). Dampak Cyberbullying Di Media Sosial Pada Perilaku Reaktif Remaja Di Desa Sei Rotan. Jurnal Noken : Ilmu-Ilmu Sosial, 8(2), 214–227. https://doi.org/https://doi.org/10.33506/JN.V8I2.2372
Rahmawaty, F., Silalahiv, R. P., T, B., & Mansyah, B. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Pada Remaja. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 276–281. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx
Ramadhani, P., & Purba, A. W. D. (2024). Gambaran Dampak Psikologis Body Shaming Pada Remaja. Jurnall ISLAMIKA GRANADA, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.51849/ig.v4i2.179
Saputra, T. A. (2020). Bentuk Kecemasan Dan Resiliensi Mahasiswa Pascasarjana Aceh-Yogyakarta Dalam Menghadapi Pandemi COVID-19. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 6(1), 55–61.
Sari, T. I., & Rosyidah, R. (2020). Pengaruh Body Shaming Terhadap Kecenderungan Anorexia Nervosa Pada Remaja Perempuan di Surabaya. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 11(2), 125–223. https://doi.org/https://doi.org/10.21107/personifikasi.v11i2.9105
Savira, I. P., & Hasmira, M. H. (2021). Kajian Semiotika Body Shaming oleh Teman Sebaya di Kota Padang. Jurnal Perspektif: JurnalKajian Sosiologi Dan Pendidikan, Universitas Negeri Padang, 4(4), 976–989. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/perspektif.v4i4.549
Septiani, A. P., & Sosialita, T. D. (2023). Literature Review : Analisis Dampak Body Shaming terhadap Kecemasan. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, X. https://repository.unair.ac.id/128055/1/111911133073_Adelia Putri Septiani %28Revisi%29.pdf
UNICEF. (2020). Perundungan di indonesia: Fakta-fakta Kunci, Solusi, dan Rekomendasi. Unicef.Org, Februari. https://www.unicef.org/indonesia/media/5691/file/Fact Sheet Perkawinan Anak di Indonesia.pdf
Wahyuni, S., & Pratiwi, N. W. (2022). Depresi, Stres, Kecemasan, dan Faktor Demografi terhadap Kejadian Hipertensi Usia 35-65 Tahun: Studi Cross-Sectional. Judika (Jurnal Nusantara Medika), 6(1), 46–55. https://doi.org/10.29407/judika.v6i1.17942
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



