Penerapan Relaksasi Otot Progresif Kombinasi Senam Kaki pada Pasien Diabetes Melitus

Authors

  • Ulfa Annisa Permata Sari Universitas Muhammadiyah Malang
  • Zaqqi Ubaidillah Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.496

Keywords:

diabetes melitus tipe 2, senam kaki, terapi otot progresif

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin atau produksi insulin yang tidak mencukupi. Meningkatnya prevalensinya menyoroti perlunya pendekatan komplementer dalam manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi relaksasi otot progresif dan latihan kaki dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien T2DM. Sebuah studi kasus deskriptif dilakukan dengan melibatkan Tn. A, seorang pasien berusia 52 tahun yang didiagnosis dengan T2DM yang tidak terkontrol. Data dikumpulkan melalui pengukuran kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi, menggunakan alat glukometer yang dicatat setiap hari. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, di mana kadar glukosa darah pra dan pasca intervensi diukur secara sistematis dan kemudian ditelaah dengan membandingkan tren penurunan kadar glukosa. Terjadi penurunan nyata dalam kadar glukosa darah, menurun dari 260 mg/dL sebelum terapi menjadi 135 mg/dL setelah tiga hari intervensi gabungan. Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kontrol glikemik setelah penerapan terapi. Relaksasi otot progresif yang dikombinasikan dengan latihan kaki terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada kasus ini, menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat berfungsi sebagai terapi non-farmakologis komplementer yang berharga bagi pasien T2DM untuk mendukung manajemen diabetes secara keseluruhan.

References

Anisah, T., Tanjung, A. I., & Iting, I. (2023). Pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Suka Makmur. Malahayati Health Student Journal, 3(1), 203–213. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i1.9194

Fitriyani, R., & Lestari, A. (2023). Manajemen mandiri pasien diabetes melitus melalui intervensi nonfarmakologis berbasis komunitas. Jurnal Keperawatan Nusantara, 11(1), 45–52. https://doi.org/10.32528/jkn.v11i1.3456

Ginting, D. S., Sutejo, J., & Silalahi, R. D. (2022). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe II di Rumah Sakit Estomihi Medan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(2).

Hamidah, N. Y., Sari, I. M., & Purnamawati, F. (2023). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus di RSUD Dr. Soeratno Gemolong. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(8), 345–354.

International Diabetes Federation (IDF). (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: IDF. https://diabetesatlas.org

Khairunnisa, N. F., & Punjastuti, B. (2022). Upaya menurunkan kadar gula darah dengan terapi relaksasi otot progresif terhadap pasien diabetes melitus tipe 2. Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta.

Martuti, B. S. L., Ludiana, & Pakarti, A. T. (2021). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Metro. Jurnal Cendikia Muda, 1(4).

Pratiwi, E. D., Susilo, R., & Hidayah, N. (2022). Pengaruh kombinasi relaksasi otot progresif dan senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(2), 112–120. https://doi.org/10.31227/jiki.v10i2.5087

Rachmawati, D., & Handayani, S. (2021). Efektivitas senam kaki diabetes terhadap kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2 di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 33–40. https://doi.org/10.15294/jkk.v9i1.4392

Sari, R. P., & Kusuma, H. (2020). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.30587/jkm.v5i1.2829

Vaningrum, I. W., & Yuniartika, W. (2023). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Puskesmas Kartasura. Jurnal Ilmu Kesehatan.

Widyastuti, N. M. (2022). Terapi relaksasi dalam pengendalian kadar glukosa darah pasien DM tipe 2: Tinjauan literatur. Jurnal Keperawatan Holistik, 6(2), 78–86.

Anisah, M., Hamidah, N. Y., & Khairunnisa, S. (2023). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar glukosa darah. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(5), 517–524.

Avianti, R., & Rumarhobo, R. (2022). Intervensi keperawatan dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Kesehatan, 13(1), 54–62.

Ekasari, N. D., & Dhanny, A. (2022). Faktor yang memengaruhi kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 8(1), 45–53.

Hamidah, N. Y., Purnamawati, F., Sari, I. M., & Lestari, A. (2023). Studi kasus penurunan kadar glukosa darah dengan relaksasi otot progresif. Jurnal Kesehatan RSUD Gemolong, 6(2), 99–107.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2024). Pedoman pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Jakarta: Kemenkes RI.

Downloads

Published

2025-09-29

How to Cite

Sari, U. A. P., & Ubaidillah, Z. (2025). Penerapan Relaksasi Otot Progresif Kombinasi Senam Kaki pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 17–24. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.496

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.