Hubungan Mother–Infant Bonding dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 0–6 Bulan

Authors

  • Rina Rahmawati Universitas Prima Indonesia
  • Ilvani Muchtari Maulida Wandira Universitas Prima Indonesia
  • Ezra Marito Universitas Prima Indonesia
  • Juliadi Gea Universitas Prima Indonesia
  • Ester Rouhmauli Agnesia Br Haloho Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i5.2786

Keywords:

ASI eksklusif, ikatan emosional ibu–bayi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penelitian potong lintang, wilayah terpencil

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan direkomendasikan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Keberhasilan menyusui dipengaruhi tidak hanya faktor fisik tetapi juga aspek psikologis, salah satunya ikatan emosional antara ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan ikatan emosional ibu–bayi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel berjumlah 45 responden yang diambil dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Postpartum Bonding Questionnaire. Postpartum Bonding Questionnaire (PBQ) telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Hasil validasi menunjukkan sensitivitas sebesar 0,82 pada faktor umum dan 0,88 pada skala penolakan dan emotional yang berlebihan. Reliabilitas PBQ menunjukkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,63–0,79 dan test-retest sebesar 0,77–0,95 (Brockington et al., 2006). serta daftar pernyataan mengenai pemberian ASI eksklusif. Analisis hubungan dilakukan dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki ikatan emosional yang baik sebanyak 33 orang dan berhasil memberikan ASI eksklusif sebanyak 31 orang. Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara ikatan emosional ibu–bayi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 1,000. Ikatan emosional yang baik belum tentu berkaitan langsung dengan keberhasilan.

References

Brockington, I.F., Fraser, C. and Wilson, D. (2006) 'The Postpartum Bonding Questionnaire: A Validation', Archives of Women's Mental Health, 9(5), pp.

233–242. Available at: https://doi.org/10.1007/s00737-005-0101-9

Fatmawati, D., Pramono, N., & Wahyuni, S. (2019). Pemberian ASI eksklusif dengan bonding attachment pada ibu remaja. Jurnal Kebidanan, 8(2), 95– 102.

Rusli, W., Aminah, Ritonga, W.S., Simanjuntak, T., Lase, W. and Sibarani, Y.T.A.

(2025) 'Hubungan Bonding dengan Kualitas Pemberian ASI Eksklusif di RS Royal Prima Medan', Malahayati Nursing Journal, 7(4), pp. 1529–1536. Available at: https://doi.org/10.33024/mnj.v7i4.19170

Siti, R., dkk. (2024). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan, 5(2), 88–97.

UNICEF Indonesia, & World Health Organization. (2025). Peningkatan angka pemberian ASI di Indonesia: Ibu perlu dukungan lebih. WHO Indonesia.

Wahyuningsih, E., dkk. (2020). Hubungan karakteristik ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Wonogiri II. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 5(2), 114–122.

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Rahmawati, R., Wandira, I. M. M., Marito, E., Gea, J., & Haloho, E. R. A. B. (2026). Hubungan Mother–Infant Bonding dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 0–6 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(5), 11–14. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i5.2786

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.