Gambaran Emosi dan Perilaku pada Remaja Saat Hospitalisasi

Authors

  • Dita Eliza Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Dian Nur Wulanningrum Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • S. Dwi Sulisetyawati Universitas Kusuma Husada Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2648

Keywords:

emosi dan perilaku, hospitalisasi, remaja

Abstract

Hospitalisasi merupakan kondisi krisis yang dapat memicu stres, kecemasan, dan gangguan emosional pada remaja akibat perubahan lingkungan serta keterpisahan dari aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi emosi dan perilaku remaja selama menjalani perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik responden serta skor kesulitan dan skor kekuatan pada remaja selama hospitalisasi di Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel berjumlah 43 pasien remaja yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel berurutan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Strength and Difficulties Questionnaire untuk usia 11–18 tahun. Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) digunakan sebagai instrumen penelitian dan telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas pada penelitian sebelumnya. Uji validitas dilakukan melalui analisis butir, pada aspek Strengths nilai daya diskriminasi setiap aitem berkisar 0,0391-0,503 sedangkan pada aspek Difficulties berkisar antara 0,000-0,530. Hasil uji reliabilitas kuesioner SDQ dengan menggunakan Cronbach Alpha menunjukkan nilai reliabilitas pada aspek Strengths berupa 0,675, sedangkan pada aspek Difficulties  sebesar 0,705. Data dianalisis secara univariat menggunakan Microsoft Excel dan perangkat lunak pengolahan data statistik. Sebagian besar responden berusia 11–13 tahun sebanyak 21 orang (48,8%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 22 orang (51,2%), dan menjalani perawatan selama 2 hari sebanyak 24 orang (55,8%). Skor kesulitan sebagian besar berada pada kategori ambang sebanyak 20 orang (46,5%), sedangkan skor kekuatan sebagian besar berada pada kategori ambang sebanyak 19 orang (44,2%). Gambaran emosi dan perilaku remaja selama hospitalisasi cenderung berada pada kategori ambang hingga tidak normal.

References

Annisavitry, Y., & Budiani, M. S. (2017). Hubungan antara kematangan emosi dengan agresivitas pada remaja. Character: Jurnal Penelitian Psikologi., 4(1), 1–6.

Atiah, K., Martunis, & Nurhasanah. (2024). Kontribusi Regulasi Emosi Terhadap Perilaku Prososial Siswa SMA Woyla Raya. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 13(2), 92–99.

Atmaja, W. P., Suroso, & Arifiana, I. Y. (2025). Kecerdasan Emosional dalam Melihat Perilaku Prososial Remaja di Surabaya. Jurnal Psikologi Indonesia, 3(01), 1–10.

Badan Pusat Statistik. (2018). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2018. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Efendi, S. K. N. M. K., Ananda Setiawati, S. K., DR. H. Soekardjo., M. A. A. S.K. N. M. K. F. A. S. K. N. M. K., & Adab, P. (2024). Mengatasi Krisis Emosional Agregat Remaja Melalui Edukasi Kesehatan Mental (N. Duniawati (ed.)). Penerbit Adab.

Fiteli, I. (2024). Gambaran Respon Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah Yang Pertama Kali Dirawat Inap Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Profesional, 12(1), 84–110. https://doi.org/10.33650/jkp.v12i1.8220

Florensa, Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja (Overview of Adolescent Emotional Mental Health). Jurnal Kesehatan, 12(1), 2721–8007.

Harikrishnan, U., & Sailo, G. L. (2021). Prevalence of Emotional and Behavioral Problems among School-Going Adolescents: A Cross-Sectional Study. Indian J Community Med.https://doi.org/https://doi.org/10.4103/ijcm.ijcm_451_20.

Hasanah, R. A., & Latifah, M. (2021). Investasi Online Resilience Remaja : Eksplanasi Peranan Karakteristik Remaja, Karakteristik Keluarga, Kelekatan Remaja-Orang Tua, Regulasi Emosi, Dan Hubungan Persahabatan. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Kunsumen, 14(3), 270–281.

Hockenberry, J. M., & Wilson, D. (2018). Wong’s Nursing Care of Infants and Children (11th ed.). https://share.google/BWD3byuVBiTt0O8B8

Juniati, P., Barus, M., & Siallagan, A. M. (2025). Gambaran Tingkat Kecemasan Anak Yang Menjalani Hospitalisasi Di Ruangan Santa Theresia Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. 8(2). https://doi.org/10.32524/jksp.v8i2.1478

Kemenkes RI. (2022). Mengenal Pentingnya Kesehatan Mental pada Remaja. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/3%0A62/mengenal-pentingnya- kesehatanmental-pada-remaja

Kristofora, E., & Hendriati, A. (2021). Peran Kualitas Perceived Social Support Terhadap Strategi Regulasi Emosi Remaja di Jakarta (pp. 69–80)

Marbun, M. S., Tambunan, D. M., & Teguh, U. M. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Anak Usia 3-6 Tahun Selama Hospitalisasi di Murni Teguh Memorial Hospital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9, 39205–39215.

Nursalam. (2016). Metodologi ilmu keperawatan:Pendekatan praktis (3rded).salembsmedika.

Pandia, V., Noviandhari, A., Amelia, I., Hidayat, G. H., & Fadlyana, E. (2021). Association of Mental Health Problems and Socio-Demographic Factors Among Adolescents in Indonesia. Global Pediatric Health, 1–8(28). https://doi.org/10.1177/2333794X211042223

Patantan, R. I., Romantika, I. W., Narmawan, & Andas, A. M. (2022). Hubungan Pengalaman dan Lama Rawat dengan Kecemasan pada Anak yang Menjalani Hospitalisasi di Ruang Rawat Inap RS Benyamin Guluh Kolaka. Jurnal Surya Medika, Vol 8 No 3, 263–267. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/jsm.v8i3.4520

Pratiwi, E. N., Wulanningrum, D. N., & Sulisetyawati, S. D. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Kemampuan Prososial Remaja Rawat Inap. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(2), 101–110.

Putri, T. N., Agustina, W. R., & Rizqiea, N. S. (2020). Gambaran Ketakutan Anak Usia Prasekolah Akibat Hospitalisasi. Jurnal Keperawatan ‘Aisyiyah, 7(2), 13–17.

Rahmadani, E., & Dwiana Maydinar, D. (2021). Hubungan Atraumatic Care Dengan Stres Hospitalisasi Pada Anak. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(2), 140–146. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id

Rizki, dhaifina D. G., & Keliat, B. A. (2021). The relationship between emotional problems with self-identity in adolescents. Jornal Enfermeria Clinica, 31, S161–S164. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2020.12.014

Roberts, C. M., & Steele, G. R. (2017). Handbook of Pediatric Psychology Fifth Edition (5th ed.). Publikasi Guilford. https://share.google/SYbFEE81YTs98Vk8G

Sabrina, K. N., Syakarofath, N. A., Karmiyati, D., & Widyasari, D. C. (2022). Loneliness dan Internalizing Problems Remaja.

Simamora, R., Indah, S., & Rahayu, T. (2021). Pengaruh Lama Rawat Inap Terhadap Kondisi Psikologis dan Perilaku Pasien Remaja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 14(1), 45–52. Jurnal Psikologi, 5(2), 142–149.

Sundari, R. I., Sitaresmi, M. N., & Lusmilasari, L. (2025). Prevalence and associated factors of emotional and behavioral problems in Indonesian early adolescents : A cross-sectional study. Journal Nursing Belitung, 11(4), 496–503.

Supartini, S., Istiqomah, N., Sarifah, S., & Mintarsih, S. (2023). Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Anak Usia Sekolah Yang Menjalani Hospitalisasi. Jurnal Profesional Islam Media Publikasi Penelitian, 20.2. https://doi.org/10.26576/profesi.v20i2.166

Swastika, G. M., & Prastuti, E. (2021). Perbedaan Regulasi Emosi Berdasarkan Jenis Kelamin dan Rentang Usia pada Remaja dengan Orangtua Bercerai. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 26(1), 19–34. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/psikologika.vol26.iss1.art2

Syakarofath, N. A. (2021). Masalah emosi dan perilaku remaja : Studi awal masalah kesehatan mental di Kabupaten Pamekasan , Indonesia. Jurnal mediapsi, 7(2), 141–149.

Syapitri. (2021). Metodologi Penelitian Keperawatan. Bandung: Alfabeta.

Wanda, D., & Hayati, H. (2017). Studi Kualitatif Pengalaman Anak Usia Sekolah Pasca Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 13–18.

Warsito, T. D., & Ayubi, D. (2024). Gambaran Perilaku Ditinjau dari Faktor Kesulitan Emosional dan Pro-Sosial Remaja di Kota Bekasi Tahun 2023. Journal of Health Promotion, 7(5), 1300–1312.

Widakdo, G., Naryati, N., Nuraenah, N., Aisyah, A., Hirfaturrahmi, H., Arifin, M., Mahmudah, A., & Rahmawati, A. P. (2025). Masalah Emosi dan Perilaku Remaja di SMPN 77 Jakarta Pusat. Malahayati Nursing Journal, 7(3), 1326– 1336. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i3.19644

Widyastuti, Cahyaningrum, K., Arrad, N., & Fitri, N. (2023). Validitas dan Reliabilitas Skala Strengths And Difficulties pada Remaja. Seminar Nasional Hasil Penelitian 2023, 1126–1135. file:///C:/Users/hp/Downloads/54371- 134507-1-SM.pdf.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Eliza, D., Wulanningrum, D. N., & Sulisetyawati, S. D. (2026). Gambaran Emosi dan Perilaku pada Remaja Saat Hospitalisasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(4), 147–154. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2648

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.