Terapi Menghardik untuk Atasi Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi

Authors

  • Bayu Seto Rindi Atmojo STIKES Pemkab Purworejo
  • Wahyu Widodo STIKes Pemkab Purworejo
  • Eko Riyanti STIKes Pemkab Purworejo
  • Niken Dian Safitri STIKes Pemkab Purworejo

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2565

Keywords:

asuhan keperawatan, gangguan persepsi sensori, halusinasi, menghardik, skizofrenia

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu masalah utama pada klien dengan skizofrenia yang ditandai dengan adanya persepsi sensorik tanpa stimulus eksternal. Apabila tidak ditangani secara tepat, halusinasi dapat mengganggu kemampuan klien dalam beraktivitas, berinteraksi, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan berisiko mendorong perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan untuk membantu klien mengontrol halusinasi adalah teknik menghardik, yaitu kemampuan klien menolak atau mengontrol stimulus halusinasi secara tegas. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi menghardik dalam asuhan keperawatan pada klien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi di RSUD Prembun. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua klien yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama pelaksanaan asuhan keperawatan. Intervensi utama yang diberikan adalah latihan teknik menghardik sebagai strategi pengendalian halusinasi. Penerapan terapi menghardik menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kedua klien dalam mengontrol halusinasi. Klien Tn. H mampu mengontrol halusinasi dengan menerapkan teknik menghardik dan minum obat secara tepat, sedangkan Tn. F mampu mengontrol halusinasi dengan menggunakan teknik menghardik. Terapi menghardik dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan untuk membantu klien skizofrenia meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi. Penerapan teknik ini perlu dilakukan secara terstruktur dan berulang serta dapat dikombinasikan dengan intervensi lain, termasuk kepatuhan minum obat dan strategi pengendalian halusinasi lainnya.

References

Dewi, L. K., & Pratiwi, Y. S. (2022). Penerapan Terapi Menghardik Pada Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 2332–2339. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.1068

Jatinandya, M. P. A., & Purwito, D. (2020). Terapi Okupasi Pada Pasien Dengan Halusinasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyu-mas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, September, 295–301.

Kemenkes, R. (2019). Persebaran Prevalensi Skizofrenia/Psikosis di Indonesia. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/10/08/persebaran-prevalensi-skizofreniapsikosis-di-indonesia

Kemenkes RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Khairani, W., & Yusniarita. (2022). Pengaruh Peran Keluarga Dalam Pencegahan Dan Penanganan Perilaku Agresif Prehospital Pada Orang Dengan Kelainan Jiwa. JMK : JURNAL MEDIA KESEHATAN, 15(1), 37.

Makkl, S. (2018). WHO: 23 Juta Warga Dunia Idap Skizofrenia. CNN Indonesia.

Maulita, E. A., & Rahmawati, A. N. (2026). Penerapan Latihan Menghardik pada Pasien Skizofrenia dengan Gangguan Persepsi Sensori Pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1322

Mubin, M. F., & Rahayu, D. A. (2019). Pengaruh Terapi Psikoedukasi Keluarga Skizofrenia Paranoid Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien. Jurnal Keperawatan, 11(2).

Muliyani. (2019). Karakteristik Pasien Skizofrenia Rawat Jalan di Poli Jiwa RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Politeknik Unggulan Kalimantan, 1(2), 21–25.

Pardede, J. A., & Hasibuan, E. K. (2019). Dukungan Caregiver Dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia Caregiver Support With The Frequency Of Recurrence Of Schizophrenia Patients. Idea Nursing Journal, X(2), 21–26.

Pratiwi, M., & Setiawan, H. (2018). Tindakan Menghardik Untuk Mengatasi Halusinasi Pendengaran Pada Klien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa. Jurnal Kesehatan, 7(1), 7. https://doi.org/10.46815/jkanwvol8.v7i1.76

Putria, A. A., Yudernab, V., Ramaitac, R., & Sari, D. H. A. (2026). Asuhan Keperawatan Jiwa pada Klien dengan Halusinasi Pendengaran di Wisma Melati Rumah Sakit Jiwa Prof HB Saanin Padang. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 03(01), 405–410. https://doi.org/https://doi.org/10.62379/jipk.v3i1.1842

Ridwanuloh, D., & Agustin, U. M. (2021). Psikoedukasi Dalam Merawat Odgj ( Orang Dengan Gangguan Jiwa ) Di Desa Sindangsari. Konferensi Nasional Penelitian Dan Pengabdian (KNPP) Ke-1 Karawang, 25 Februari 2021 Universitas Buana Perjuangan Karawang, 1401–1405.

Risit, W. F. (2026). Penerapan intervensi minum obat teratur terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Journal of Health Science, 3(1), 59–68. https://doi.org/https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i2.167

Rizkiana, N., & Rahmawati, A. N. (2024). Studi Kasus Penerapan Latihan Menghardik pada Pasien Halusinasi. Journal of Language and Health, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jlh.v5i2.3646

Rohayati, R., & Atmojo, B. S. R. (2022). Literature Review: Penerapan Teknik Menghardik Pada Klien Yang Mengalami Skizofrenia Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi. Nursing Science Journal (NSJ), 3(1), 43–56. https://doi.org/10.53510/nsj.v3i1.104

Sari, N. Y., Antoro, B., & Setevani, N. G. P. (2019). Pengaruh Terapi Okupasi Terhadap Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Rawat Inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, VII(1), 33–40.

Sutejo. (2019). Keperawatan Jiwa Konsep dan Praktik Asuhan KePerawatan Kesehatan Jiwa: Gangguan Jiwa dan PsiKososial (1st ed.). Pustaka Baru Press.

WHO. (2019). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia

WHO. (2021). Kesehatan Mental Remaja. Who.Int. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

Zaman, B., Ridha, M. Al, Husna, N., & Hidayat, M. (2024). Peran Perawat Dalam Penerapan Discharge Planning Dengan Tingkat Kepatuhan Kontrol Ulang Pasien Gangguan Jiwa. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1305–1312. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25316.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Atmojo, B. S. R., Widodo, W., Riyanti, E., & Safitri , N. D. (2026). Terapi Menghardik untuk Atasi Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(4), 1–8. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2565

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.