Pengaruh Ballon Blowing Exercise terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien dengan PPOK
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2040Keywords:
ballon blowing exercise, oksigen, PPOK, saturasiAbstract
PPOK dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas sehingga menurunkan saturasi oksigen akibat ketidakseimbangan ventilasi dan perfusi. Kondisi ini dapat menimbulkan hipoksemia hingga kerusakan sel apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi yang dapat diberikan adalah latihan pernapasan balloon blowing exercise. Tujuan implementasi ini adalah untuk mengetahui saturasi oksigen pada pasien PPOK sebelum dan sesudah diberikan balloon blowing exercise. Penelitian ini menerapkan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menerapkan intervensi khusus yaitu ballon blowing exercise. Subjek penelitian yang digunakan adalah 1 pasien PPOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya PPOK serta memengaruhi perubahan saturasi oksigen. Sebelum diberikan ballon blowing exercise, nilai saturasi Subjek sebesar 93,3% pada pagi hari dan sore hari sebesar 94%, nilai tersebut berada di bawah ambang batas normal. Setelah intervensi mengalami peningkatan sebesar 95% pada pagi hari dan sore hari sebesar 96%, sehingga sudah berada dalam kisaran normal. Hal ini menunjukkan bahwa balloon blowing exercise dalam membantu meningkatkan oksigenasi pada pasien dengan PPOK.
References
Adiana, I. N., & Putra, I. N. A. M. (2023). Hubungan antara tingkat pendidikan dan komorbiditas dengan perilaku perawatan diri pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(1), 72-77.
Allfazmy, P., Wahyuni, W., Nilas, A., & Rika. (2022). Faktor risiko penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) di Semen Padang Hospital (SPH). Scientific Journal, 1(1), 19-23.
Aspihan, M. (2021). Karakteristik dan kualitas hidup pasien Penyakit Paru Obstruksi Konik (PPOK). NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan.
Astriani, N., Dewi, P. I. S., & Yanti, K. H. (2020). Relaksasi Pernafasan dengan Teknik Ballon Blowing terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 426-435.
GOLD, G. I. f. C. O. L. D. (2023). Global Strategy for the Diagnosis, Management, and Prevention of Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Retrieved from https://goldcopd.org/wp-content/uploads/2023/03/GOLD-2023-ver-1.3-17Feb2023_WMV.pdf.
GOLD, G. I. f. C. O. L. D. (2025). Global Strategy for the Diagnosis, Management, and Prevention of Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Retrieved from https://goldcopd.org/2025-gold-report/.
Harahap, A. S., Fitriani, I. M., & Nurhidayah, R. (2021). Diaphrgam Breathing Exercise Berpengaruh terhadap Saturasi Oksigen dan Frekuensi Napas pada Pasien PPOK. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(2), 453-460.
Hashem, E. S., Abdou, L. M., El-Gamil, A. E., & Shaaban, A. Y. (2015). The Effect of Diaphragmatic Breathing versus Pursed-Lips Breathing on Pulmonary Functions among Patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Alexandria Scientific Nursing Journal, 17(1), 153-174.
Hidayat, A. S., Sofiani, Y., & Agung, R. N. (2024). Efektivitas tiupan blowing balloon exercise terhadap saturasi oksigen pada pasien penyakit paru obstruksi kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 219-229.
Imam, C., Ariyanti, R., & Rahayu, R. (2021). Kebiasaan merokok sebagai faktor resiko kejadian ppok pada lansia. Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 164-170.
Inayati, A., Ayubbana, S., Dewi, N. R., & Pakarti, A. T. (2025). Latihan Bernapas dengan Bibir Mengerucut (Pursed Lip Breathing) terhadap Saturasi Oksigen Pasien PPOK. Malahayati Nursing Journal, 7(2), 585-594.
Isakh, Mario, B., Eryando, T., & Hananto, M. (2018). Pajanan polutan dalam/luar rumah dan kejadian penyakit paru obstruktif kronis pada responden studi kohor PTM di kota bogor, provinsi jawa barat. Jurnal Ekologi Kesehatan, 16(3), 140-149.
Jaya, I. M. S. M., Ludiana, L., & Ayubbana, S. (2024). Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Saturasi Oksigen Pasien Ppok Di Ruang Paru Rsud Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 391-398.
Kosayriyah, S. D., Hafifah, V. N., Munir, Z., & Rahman, H. F. (2021). Analisis efektifitas pursed lip breathing dan balloon blowing untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien COPD (chronic obstructive pulmonary disease). Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(2), 328-334.
Kusumo, M. P. (2020). Buku pemantauan aktivitas fisik. Yogyakarta: the journal publishing.
Metungku, E. I. G. C., & Pujiastuti, D. (2024). Studi Kasus: Pengaruh Tindakan Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Pada Pasien Yang Terpasang Ventilator Mekanik Di Ruang ICU. SBY Proceedings, 3(1), 293-300.
Misra, A., Pawar, R., & Pal, A. (2023). Effect of balloon-blowing exercise on oxygen saturation in COVID-19 patients. Cureus, 15(6), e40250.
Niningasih, R., & Yuswantoro, E. (2020). The effectiveness of breath relaxation with balloon blowing technique towards oxygen saturation of COPD patients. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 193-199.
Oktarina, O. (2024). Pengaruh Peregangan Pernafasan (Streching) Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien Ppok Di Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu. Universitas Muhammadiyah Bengkulu,
Pattinaja, V. A., & Utama, J. E. P. (2025). Kecenderungan Gangguan Elektrolit dan Penyakit Penyerta pada Pasien Rawat Inap dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 16(1), 78-81.
Putri, Resyinta, G., Andriani, L., & Nisa, S. (2024). Application of ballon blowing therapy to reduce shortness of breath in patients with ineffective breathing patterns. As-Shiha: JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH, 5(2), 62-67.
Putri, D. A., Hasanah, U., & Utami, I. T. (2026). Implementasi Fisioterapi Dada Terhadap Saturasi Oksigen Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Jurnal Cendikia Muda, 6(2), 245-253.
Putri, D. E., Dewi, N. R., Inayati, & Anik. (2025). Implementasi Breating Relaxation Dengan Teknik Ballon Blowing Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien PPOK. Jurnal Cendikia Muda, 5(2), 193-199.
Ramadhani, S., Purwono, J., Utami, & Tri, I. (2021). Penerapan Pursed Lip Breathing Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) Di Ruang Paru RSUD Jend. Ahmad Yani Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2(2), 276-284.
Rianisa, A. Y., Khaira, N., Wirasakti, S. S., Sulaiman, S. M. M., Purwanti, O. S., & Kusuma, A. N. (2024). Terapi Deep Breathing Terhadap Perbaikan Saturasi Oksigen Dan Respiratory Rate Pada Pasien Dyspnea: Literatur Review. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 15(1), 27-35.
Romadon, M., & EPP, R. W. (2025). Implementasi Terapi Blowing Ballon Untuk Mengurangi Sesak Nafas Pada Anak Dengan Asma Di Rumah Sakit Vita Insani Pematang Siantar. World Health Digital Journal, 2(1), 10-16.
Sari, N. K., Hudiyawati, D., Herianto, & Agus. (2022). Pengaruh pemberian posisi semi-fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien kritis di ruang intensive care unit di RSUD dr. Soeradji Tirtinegoro Klaten. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ulida, R., & Jansen, S. (2024). Asuhan Keperawatan pada An. A dengan Pneumonia di Ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan. Medical: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(1), 8-18.
WHO, W. H. O. (2024). Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) (Publication no. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive-pulmonary-disease-(copd).
Windari, N. I., Hanan, N. D., Fathurrahman, & Hilmi, M. (2025). Gambaran Kepatuhan Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dalam Penggunaan Terapi Inhaler di Instalasi Rawat Jalan RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSDADT) Bandar Lampung. Jurnal Farmasi Udayana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



