Korelasi Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Pil KB terhadap Hipertensi Wanita Usia Subur
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2491Keywords:
hipertensi, kontrasepsi, pil kb, tekanan darah, wanita usia suburAbstract
Penyakit tidak menular, khususnya hipertensi, kini semakin mengancam kelompok usia produktif, termasuk Wanita Usia Subur (WUS). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi korelasi antara riwayat penggunaan kontrasepsi Pil KB dengan kejadian hipertensi pada populasi WUS, serta mengukur risiko sistemik yang ditimbulkannya. Studi dengan pendekatan kuantitatif observasional ini dilaksanakan di Desa Getrakmoyan, Kabupaten Cirebon. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden WUS. Pengumpulan data utama dilakukan melalui metode anamnesis dan pengukuran tekanan darah secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan dan berbanding lurus antara lamanya durasi penggunaan pil kontrasepsi dengan peningkatan keparahan tekanan darah. Mayoritas responden (32 dari 36 WUS) yang menggunakan Pil KB lebih dari satu tahun terindikasi mengalami Hipertensi Derajat 1 dan Derajat 2. Sebaliknya, WUS yang tidak menggunakan atau baru menggunakan di bawah tiga bulan mayoritas memiliki tekanan darah pada ambang batas normal. Secara patofisiologis, peningkatan tekanan darah ini dipicu oleh hormon sintetis yang mengaktifkan sistem Renin-Angiotensin-Aldosteron (RAAS) sehingga menyebabkan retensi cairan. Kesimpulannya, semakin lama durasi pemakaian Pil KB, semakin tinggi risiko penderita mengalami hipertensi, sehingga mendesak perlunya program skrining dan pemantauan tekanan darah terstruktur di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
References
Anggraini, D., & Safitri, N. (2021). Efek samping kardiovaskular dari estrogen sintetik pada kontrasepsi oral kombinasi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(4), 289-297.
Astuti, Y., & Kusuma, D. (2020). Determinan kejadian hipertensi pada wanita usia 15-49 tahun di Indonesia: Analisis data survei nasional. Jurnal Biostatistik dan Epidemiologi, 8(1), 12-21.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BKKBN Tahun 2021. Jakarta: BKKBN RI.
Fitriani, A., & Yanti, D. (2025). Korelasi durasi pemakaian pil kontrasepsi terhadap risiko kardiovaskular pada perempuan usia produktif. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 10(1), 34-41.
Handayani, P. (2022). Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, D., Amalia, R., & Susanti, E. (2023). Dampak hipertensi pada wanita usia subur terhadap risiko komplikasi kehamilan: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 112-120.
Mardiana, L. (2022). Perbandingan risiko hipertensi antara pengguna kontrasepsi hormonal pil dan suntik. Jurnal Bidan Cerdas, 4(1), 22-29.
Ningsih, F., Mulyani, S., & Harahap, J. (2021). Lama penggunaan kontrasepsi pil dengan peningkatan tekanan darah pada wanita usia subur. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(2), 601-608.
Pratiwi, N., & Rahayu, S. (2024). Analisis faktor risiko kejadian hipertensi pada akseptor KB aktif di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(2), 88-95.
Putri, K. E., & Wibowo, A. (2024). Evaluasi program skrining penyakit tidak menular pada kelompok wanita usia subur. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(1), 55-63.
Ramadhani, F., & Hapsari, W. (2023). Hubungan usia dan riwayat penggunaan kontrasepsi dengan kejadian hipertensi pada perempuan. Jurnal Medika Husada, 11(2), 77-85.
Sari, A., & Siregar, B. (2021). Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 45-52.
Syarifah, A., & Anwar, M. (2020). Edukasi efek samping kontrasepsi hormonal terhadap kepatuhan kunjungan ulang akseptor KB. Jurnal Promosi Kesehatan, 8(2), 140-148.
Utami, R., & Setiawan, A. (2023). Pemantauan tekanan darah pada akseptor kontrasepsi hormonal di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 9(3), 150-158.
Wulandari, S., & Hidayat, T. (2022). Patofisiologi retensi cairan pada akseptor pil KB kombinasi melalui aktivasi RAAS. Majalah Kedokteran Andalas, 45(3), 210-218.
Yuliana, E., & Rahman, F. (2021). Analisis spasial sebaran penyakit tidak menular pada wanita usia subur di Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Lingkungan dan Masyarakat, 14(3), 211-220.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




