Implementasi Terapi Slow Deep Breathing terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.493Keywords:
hipertensi, slow deep breathing, tekanan darahAbstract
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Salah satu upaya pengendalian pada penderita hipertensi dengan terapi slow deep breathing. Slow deep breathing berefek menurunkan frekuensi pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas implementasi terapi slow deep breathing terhadap penderita hipertensi, Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan berupa SOP slow deep breathing, lembar observasi penelitian tekanan darah menurut American Heart Association (AHA) dan lembar ceklis. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Kelurahan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka dengan sampel sebanyak 3 responden dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi dan hasilnya data diklasifikasikan berdasarkan tingkat hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (100%) responden mengalami penurunan tekanan darah, diketahui 2 responden (66%) dengan kategori tekanan darah derajat 2 dan 1 responden (33%) dengan kategori tekanan darah derajat 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah slow deep breathing merupakan cara yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penanganan tekanan darah tinggi.
References
Adrian, S.J. and Tommy (2019) ‘Hipertensi Esensial: Diagnosis dan Tatalaksana Terbaru pada Dewasa’, Cermin Dunia Kedokteran, 46(3), pp. 172–178. Available at: https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/2887905
Cahyanti, L. and Febriyanto, F. (2019) ‘Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSUD Dr. Soeratno Gemolong Tahun 2018’, Jurnal Profesi Keperawatan, 6(1), pp. 61–75.
Dosoo, D.K. et al. (2019) ‘Prevalence of Hypertension in the Middle Belt of Ghana: A Community-Based Screening Study’, International Journal of Hypertension, pp. 1–7. Available at: https://doi.org/10.1155/2019/1089578.
Dumalang, E.R, Fransiska L, Vennetia R.D. (2019). Analisa Perbandingan Pengukuran Tekanan Darah Antara Posisi Tidur dan Posisi Duduk pada Lansia. Jurnal Biomedik, 14(1), pp. 96-101.
Hadinata, Dian & Awaludin Jahid Abdillah. 2022. Metodologi Keperawatan. Widina Bhakti Persada Bandung.
Hadinata D, Aisyah RS. Implementasi Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Pasien tentang Diet Hipertensi untuk Pencegahan Kekambuhan Hipertensi. Jurnal Kesehatan STIKES YPIB Majalengka. 2023;11(2):96-103.
Kemenkes. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1- 85.
Muttaqin, A. 2019. Pengantar Asuhan Keperawatan dengan Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika
Sari, Lia, Ludiana & Uswatun Hasanah. (2021). Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Penderita Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 1(4), 2807-3649.
Septiawan, T., Permana, I., & Yuniarti, F. A. (2020). Pengaruh Latihan Slow Deep Breathing Terhadap Nilai Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 111–118.
Syadidurrahmah, Fidah, Hoirun N & Mumu H. (2021). Pelaksanaan Surveilans Hipertensi di Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka. Jurnal Proteksi Kesehatan, 10(1), 26-34.
Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2022), Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat Jakarta Selatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



