Gambaran Perawatan Luka Amputasi Metode Moist Wound Healing (Metcovasin)

Authors

  • Sudiarto Sudiarto Politeknik Yakpermas Banyumas
  • Eko Julianto Politeknik Yakpermas Banyumas

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i3.2280

Keywords:

amputasi, metcovazin, moist wound healing, perawatan luka

Abstract

Amputasi merupakan tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat sebagian atau seluruh anggota tubuh akibat trauma, infeksi, gangguan vaskular, maupun komplikasi penyakit kronis seperti diabetes melitus. Perawatan luka pasca amputasi yang tepat sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan, mencegah infeksi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam perawatan luka modern adalah metode moist wound healing menggunakan balutan Metcovasin, yang berfungsi menjaga kelembapan luka sehingga mendukung proses regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan perawatan luka amputasi menggunakan metode moist wound healing (Metcovasin) serta perkembangan kondisi luka selama periode perawatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah pasien dengan luka amputasi yang menjalani perawatan menggunakan metode moist wound healing (Metcovasin). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi luka menggunakan instrumen pengkajian luka Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT), dokumentasi keperawatan, serta evaluasi perkembangan luka selama proses perawatan. Data disajikan dalam bentuk naratif dan deskriptif. Hasil perawatan luka menunjukan penurunan score BJWAT yaitu dari 40 menjadi 14. Perawatan luka amputasi pada Nn. N setiap dua hari sekali selama tiga bulan menggunakan metode moist wound healing (metcovazine regular) dapat membantu penyembuhan luka.

References

Anwar, A. N. I. A., Gani, A. B., Makmun, A., Sam, A. D. P., & Kanang, I. L. D. (2023). Gambaran Penderita Amputasi Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Mscakassar Tahun 2019-2023. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(8), 573–580. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i8.341

Cahyaningtyas, U., & Werdiningsih, R. (2022). ANALISIS FAKTOR LAMA PENYEMBUHAN KAKI DIABETES / ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DM TIPE 2. Jurnal Media Administrasi, 7(1), 28–39. https://doi.org/https://doi.org/10.56444/jma.v7i1.61

Faida, A. N., Dyah, Y., & Santik, P. (2020). Kejadian Diabetes Melitus Tipe I pada Usia 10-30 Tahun. HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH, 4(1), 33–42. https://doi.org/https://doi.org/10.15294 /higeia/v4i1/31763

Faswita, W., Nasution, J. D., & Elfira, E. (2023). PERILAKU PENCEGAHAN ULKUS DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINJAI KOTA. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1), 20–28. https://doi.org/https://doi.org/10.51771/jintan.v3i1.400

Hardianto, D. (2020). Telaah komprehensif diabetes melitus: klasifikasi, gejala, diagnosis, pencegahan, dan pengobatan. Jurnal Bioteknologi Dan Biosains Indonesia, 7(2), 304–317.

Hidayati, R., Sudiarto, & Astuti, D. (2025). GAMBARAN PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM GRADE II MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING (METCOVAZINE REGULER) PADA Tn. M DI DESA KUTAWULUH KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 591–598. https://doi.org/https://doi.org/10.62567/micjo.v2i1.454

Junaidi, Haryanto, & Kardiatun, T. (2022). Pengaruh Pembalut Wanita Terhadap Terjadinya Maserasi. 6(3), 1210–1222.

La’ade, N. R. (2020). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SELF-EFFICACY PETUGAS PARKIR UMUM DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS DI AREA PASAR GEDE KOTA SURAKARTA [UNIVERSITAS KUSUMA HUSADA SURAKARTA 2020]. https://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/480/1/Naskah Publikasi.pdf

Muslina, Dewi Kurniasih, D., & Latifah, A. (2022). The Relationship Of Calcium, Zink And Serum Iron Levels Of Asthma And Non Asthma Patients. Indonesian Journal of Pharma Science (IJPS) ISSN, 4(2), 156–166.

Oktavianti, Siti, D., & Putri, S. N. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Kepatuhan Merawat Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya (JAKHKJ), 7(3), 21–31.

Prameswari, D. A., & Haniyah, S. (2025). PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD KARDINAH TEGAL. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 17770–17775. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52090

Pratiwi, A. (2022). Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Cendikia Muda, 2(4), 607–616. https://doi.org/10.52523/maskermedika.v8i2.414

Purnomo, R. A., Yonata, A., & Kurniati, I. (2022). Faktor Risiko Kejadian Stroke di Usia Produktif. Medical Profession Journal of Lampung, 12(3), 408–412. https://doi.org/https://doi.org/10.53089/medula.v12i3.456

Sucipta, I. N., Suriasih, K., & Kenacana, P. K. D. (2017). Pengemasan pangan kajian pengemasan yang aman, nyaman, efektif dan efisien. In Udayana University Press (Pertama). Udayana University Press.

Suhana, S., Kusumajaya, H., & Nurvinanda, R. (2023). Faktor faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Thalassemia Beta Mayor Pada Anak. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1713–1724. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v5i4.1918

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Sudiarto, S., & Julianto, E. (2026). Gambaran Perawatan Luka Amputasi Metode Moist Wound Healing (Metcovasin). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(3), 53–60. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i3.2280

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.