Efektivitas Relaksasi Otot Progresif dan Dzikir terhadap Penurunan Intensitas Mual dan Muntah pada Pasien yang Menjalani Kemoterapi Kanker Kolorektal: Studi Kasus

Authors

  • Aurizya Luviva Desya Putri Lieni Sulistiyono Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Yanuar Primanda Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1891

Keywords:

CINV, dzikir, kanker kolon, kemoterapi, mual, muntah, relaksasi otot progresif, studi kasus

Abstract

Kanker kolorektal merupakan tantangan kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat. Prevalensi Chemotherapy-Induced Nausea and Vomiting (CINV) atau mual dan muntah akibat kemoterapi pada pasien kanker kolon yang menjalani kemoterapi mencapai 30-40% meskipun telah mendapatkan terapi farmakologis. Tujuan studi kasus ini adalah menganalisis efektivitas kombinasi relaksasi otot progresif dan dzikir dalam menurunkan intensitas CINV. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi kasus pada tiga pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi di rumah sakit. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner RINVR yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 20-25 menit per sesi sebagai tambahan terapi standar yang diterima pasien. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan pendekatan deskriptif komparatif guna mengevaluasi signifikansi klinis intervensi melalui tahapan tabulasi data dan analisis tren secara longitudinal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor total RINVR secara konsisten pada seluruh pasien, di mana kondisi mual muntah yang awalnya berada pada kategori sedang hingga berat menurun secara bertahap menjadi kategori ringan pada hari ketiga. Sinergi antara stimulasi sensorik dari otot ke otak dari relaksasi otot progresif dan koping religius melalui dzikir berpotensi dalam merangsang sistem saraf parasimpatis dan memberikan ketenangan jiwa sehingga dapat digunakan sebagai terapi komplementer pada pasien kanker kolorektal.

References

Al-Yyan, A. A., Elayan, A. A., & Saleh, M. (2024). The Effectiveness of Using Relaksasi otot progresif Techniques on Quality of Life, Stress, And Anxiety Among Acute Myocardial Infarction: A Systematic Review. OBM Neurobiology, 8(2). https://doi.org/10.21926/obm.neurobiol.2402226

Amjadian, M., Bahrami Ehsan, H., Saboni, K., Vahedi, S., Rostami, R., & Roshani, D. (2020). A pilot randomized controlled trial to assess the effect of Islamic spiritual intervention and of breathing technique with heart rate variability feedback on anxiety, depression and psycho-physiologic coherence in patients after coronary artery bypass sur. Annals of General Psychiatry, 19(1), 46. https://doi.org/10.1186/s12991-020-00296-1

Baojun Duan, E. a. (2022). Gastrointestinal Cancers.

Gupta, K., Walton, R., & Kataria, S. P. (2021). Chemotherapy-Induced Nausea and Vomiting: Pathogenesis, Recommendations, and New Trends. Cancer Treatment and Research Communications, 26(December 2020), 100278. https://doi.org/10.1016/j.ctarc.2020.100278

Hakim, H. R., Nurjanah, T., & Latifah, S. L. (2025). Dakwah Bil Hikmah dalam Eksplorasi Komparatif Intervensi Spiritual Keagamaan untuk Menopang Kesehatan Mental Pasien Kemoterapi. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 5(4). https://doi.org/10.47467/dawatuna.v5i4.9395

Hossain, M. S., Karuniawati, H., Jairoun, A. A., Urbi, Z., Ooi, D. J., John, A., Lim, Y. C., Kibria, K. M. K., Mohiuddin, A. K. M., Ming, L. C., Goh, K. W., & Hadi, M. A. (2022). Colorectal Cancer : A Review of Carcinogenesis , Global. Cancer, 14(1732), 1–25.

Juartika, W., Harmi, P.K. and Fatmadona, R. (2020) ‘Gambaran Skor INVR (Index of Nausea, Vomiting and Retching) pada CINV (Chemotherapy Induced Nausea and Vomiting) Kanker Payudara di RSUP M Djamil Padang’, Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4), pp. 209–214. Available at: https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1142.

Rhodes, V. A., & McDaniel, R. W. (1999). Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching Scale. In PsycTESTS Dataset. https://doi.org/10.1037/t61245-000

Sulistyawati, R., Probosuseno, & Setiyarini, S. (2019). Dhikr Therapy for Reducing Anxiety in Cancer Patients. Asia-Pacific Journal of Oncology Nursing, 6(4), 411–416. https://doi.org/10.4103/apjon.apjon_33_19

Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A., & Bray, F. (2021). Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers in 185 Countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 71(3), 209–249. https://doi.org/10.3322/caac.21660

Tan, L., Fang, P., Cui, J., Yu, H., & Yu, L. (2022). Effects of relaksasi otot progresif on health-related outcomes in cancer patients: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Complementary Therapies in Clinical Practice, 49(November 2021), 101676. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2022.101676

Tian, X., Tang, R.-Y., Xu, L.-L., Xie, W., Chen, H., Pi, Y.-P., & Chen, W.-Q. (2020). Relaksasi otot progresif is effective in preventing and alleviating of chemotherapy-induced nausea and vomiting among cancer patients: a systematic review of six randomized controlled trials. Supportive Care in Cancer, 28(9), 4051–4058. https://doi.org/10.1007/s00520-020-05481-2

WHO. (2022). Colon Cancer. International Agency for Research on Cancer.

Yan, Y., López-Alcalde, J., Zhang, L., Siebenhüner, A. R., Witt, C. M., & Barth, J. (2023). Acupuncture for the prevention of chemotherapy-induced nausea and vomiting in cancer patients: A systematic review and meta-analysis. Cancer Medicine, 12(11), 12504–12517. https://doi.org/10.1002/cam4.5.

Downloads

Published

2026-04-22

How to Cite

Sulistiyono, A. L. D. P. L., & Primanda, Y. (2026). Efektivitas Relaksasi Otot Progresif dan Dzikir terhadap Penurunan Intensitas Mual dan Muntah pada Pasien yang Menjalani Kemoterapi Kanker Kolorektal: Studi Kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 123–128. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1891

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.